Bahas Identitas Melayu dan Pariwisata, Tokoh Siak Sepakat Pembangunan Harus Berpijak pada Budaya

InvesBoleh diganti atau hapus

InvesBoleh diganti atau hapus

HU-KRIM


Bahas Identitas Melayu dan Pariwisata, Tokoh Siak Sepakat Pembangunan Harus Berpijak pada Budaya

Rabu, 03 Juni 2026

Foto: Bahas Identitas Melayu dan Pariwisata, Tokoh Siak Sepakat Pembangunan Harus Berpijak pada Budaya


INVESTIGASINEWS.CO

SIAK — Sejumlah tokoh Kabupaten Siak menegaskan pentingnya menjaga identitas Melayu sebagai landasan pembangunan daerah dalam kegiatan Gelar Podcast yang berlangsung di kawasan Siak Bermadah, tepatnya di depan Istana Siak, Rabu (3/6/2026).


Kegiatan tersebut menghadirkan mantan Bupati Siak, Syamsuar; mantan Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Siak, Irving Kahar Arifin; serta Budi Raharjo sebagai narasumber. Acara dipandu oleh Mayonal Putra dan Bambang Cahyadi.


Dalam diskusi itu, para narasumber membahas pentingnya pelestarian sejarah, budaya Melayu, serta pengembangan sektor pariwisata sebagai bagian dari strategi pembangunan jangka panjang Kabupaten Siak.


Syamsuar menjelaskan bahwa identitas dan sejarah daerah harus terus dijaga, termasuk keberadaan Sungai Siak dan Istana Siak yang menjadi bagian penting dari warisan sejarah masyarakat.


Menurutnya, slogan "Siak The Truly Malay" lahir sebagai upaya memperkuat citra Kabupaten Siak sebagai pusat kebudayaan Melayu yang dikenal hingga tingkat nasional maupun internasional.


"Siak harus memiliki ikon yang mudah diingat masyarakat luas. Karena itu, berbagai kegiatan seni, budaya, dan pelestarian warisan sejarah terus dikembangkan dengan melibatkan lembaga adat, tim cagar budaya, dan seluruh elemen masyarakat," ujarnya.


Sementara itu, Irving Kahar Arifin mengatakan banyak pembangunan infrastruktur di Siak lahir dari visi besar Syamsuar untuk menjadikan daerah tersebut sebagai tujuan wisata unggulan.


Ia menjelaskan bahwa sejak pemekaran Kabupaten Siak pada 1999, pembangunan infrastruktur diarahkan untuk mendukung sektor pariwisata. Salah satu hasilnya adalah kawasan Waterfront City Siak yang kini menjadi ikon wisata daerah.


"Pak Syamsuar selalu berpikir jauh ke depan. Beliau berkeyakinan bahwa sumber daya alam seperti minyak dan perkebunan suatu saat akan habis, tetapi pariwisata akan terus berkembang dan mampu menjadi sumber ekonomi masyarakat," kata Irving.


Menurutnya, sejumlah proyek strategis seperti Waterfront City, Jembatan Kupu-Kupu, dan pengembangan infrastruktur pendukung Tour de Siak merupakan bagian dari upaya memperkuat sektor pariwisata sekaligus memperkenalkan Siak ke tingkat nasional dan internasional.


Pada kesempatan yang sama, Budi Raharjo menekankan bahwa identitas Melayu harus tetap menjadi ruh pembangunan daerah. Ia menyebut konsep "Siak The Truly Malay" telah memiliki dasar hukum yang kuat dan menjadi identitas kolektif masyarakat Siak.


Budi mengingatkan seluruh pihak agar tetap berkomitmen mempertahankan ciri khas Melayu dalam berbagai aspek kehidupan, mulai dari tata ruang, ornamen bangunan, pakaian adat, hingga kegiatan budaya.


Ia juga mendorong pemerintah daerah untuk menghidupkan kembali tradisi masyarakat Melayu, seperti Kenduri Apam pada bulan Rajab, Kenduri Nasi pada bulan Sya'ban, Ratib Beranyut, serta tradisi adat lainnya yang memiliki nilai sejarah dan budaya tinggi.

Selain itu, Budi mengusulkan pembangunan replika Istana Buantan dan sejumlah situs sejarah lainnya sebagai daya tarik wisata baru yang dapat semakin memperkuat identitas Siak sebagai pusat kebudayaan Melayu.


Para narasumber sepakat bahwa pembangunan Kabupaten Siak harus tetap berpijak pada falsafah Melayu, yakni "Adat Bersendi Syarak, Syarak Bersendi Kitabullah". Dengan demikian, kemajuan pembangunan dapat berjalan seiring dengan pelestarian nilai-nilai budaya dan sejarah yang menjadi kebanggaan masyarakat Siak.***km.d.red

Most Popular

Video InvestigasiNews.co

https://www.youtube.com/@investigasinewsredaksi/featured

Video Terpopuler

https://www.youtube.com/@DwiPurwanto-kd4uf

Berita Terkini

Bahas Identitas Melayu dan Pariwisata, Tokoh Siak Sepakat Pembangunan Harus Berpijak pada Budaya

Foto: Bahas Identitas Melayu dan Pariwisata, Tokoh Siak Sepakat Pembangunan Harus Berpijak pada Budaya INVESTIGASINEWS.CO SIAK ...