Sukses Kelola Sampah! Dari Gunung Sampah Jadi Puluhan Ton Pupuk, Bank Sampah Buantan Besar Siak Siap Kembangkan Produksi

InvesBoleh diganti atau hapus

InvesBoleh diganti atau hapus

HU-KRIM


Sukses Kelola Sampah! Dari Gunung Sampah Jadi Puluhan Ton Pupuk, Bank Sampah Buantan Besar Siak Siap Kembangkan Produksi

Selasa, 02 Juni 2026
Foto: Sukses Kelola Sampah! Dari Gunung Sampah Jadi Puluhan Ton Pupuk, Bank Sampah Buantan Besar Siak Siap Kembangkan Produksi. 

INVESTIGASINEWS.CO
SIAK – Kelompok Bank Sampah Buantan Besar yang beroperasi di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Kampung Buantan Besar, Kecamatan Siak, Kabupaten Siak, berhasil mengubah tumpukan sampah menjadi produk bernilai ekonomi tinggi berupa Pupuk Organik Siak Nusantara. 

Keberhasilan tersebut tidak hanya membantu mengurangi volume sampah yang menumpuk di TPA, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat.

Saat ini, kelompok tersebut secara rutin memilah dan mengolah sampah organik yang masuk ke TPA dengan volume mencapai 15 hingga 20 ton per hari. 

Namun, karena keterbatasan sarana dan peralatan, kapasitas pengolahan baru mencapai sekitar 5 ton per hari.

Meski demikian, produk pupuk organik yang dihasilkan telah mendapat kepercayaan dari petani dan pelaku usaha pertanian di Kabupaten Siak. Tingginya minat pasar membuat kelompok pengelola mulai menerima pesanan dalam jumlah besar yang mencapai puluhan ton.

Dukungan terhadap pengembangan pengolahan sampah tersebut juga datang dari Pemerintah Kabupaten Siak. 

Hal itu disampaikan Anggota DPRD Kabupaten Siak, Sujarwo, usai melakukan peninjauan ke lokasi pengelolaan sampah bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) serta Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) Kabupaten Siak, Selasa (02/06/2026).

Kunjungan tersebut merupakan peninjauan kedua yang dilakukan untuk melihat langsung proses produksi pupuk organik sekaligus mengidentifikasi kebutuhan yang diperlukan guna meningkatkan kapasitas produksi kelompok Bank Sampah Buantan Besar.

"Ini kali kedua saya meninjau lokasi pengelolaan sampah menjadi pupuk organik bersama dinas terkait. Kami ingin melihat langsung dan mendata apa saja yang perlu disesuaikan untuk mendukung kelompok bank sampah agar produksinya semakin meningkat," kata Sujarwo.
Menurutnya, pengolahan sampah organik di TPA Buantan Besar memiliki prospek yang sangat menjanjikan karena mampu menghasilkan produk bernilai ekonomi sekaligus menjadi solusi dalam mengatasi persoalan penumpukan sampah di TPA.

"Kalau saya melihat langsung di lokasi, apa yang mereka produksi sangat berpotensi berhasil dan bisa dikembangkan lebih besar lagi. TPA seharusnya menjadi " Tempat Pengelolaan Sampah" bukan sekadar Tempat Pembuangan Sampah," ujarnya.

Sujarwo menjelaskan, volume sampah yang masuk ke TPA Buantan Besar saat ini mencapai sekitar 20 ton per hari. 

Namun, kelompok pengelola baru mampu mengolah sekitar 5 ton sampah menjadi pupuk organik karena masih terkendala fasilitas pendukung dan peralatan produksi.

"Mereka masih terkendala tempat dan mesin yang lebih canggih. Jika fasilitas itu terpenuhi, produksi bisa ditingkatkan dan sampah tidak lagi menumpuk hingga menyebabkan overload seperti saat ini," jelasnya.

Selain berdampak positif terhadap lingkungan, pengembangan usaha pengolahan sampah organik tersebut juga dinilai berpotensi menciptakan sumber pendapatan baru serta membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat sekitar.

Bahkan, DPRD Kabupaten Siak menyatakan kesiapan untuk membantu proses pengurusan perizinan usaha kelompok pengelola pupuk organik agar memiliki legalitas yang kuat dan dapat berkembang lebih luas.

"Ini bisa membuka peluang kerja bagi masyarakat. Kami juga siap membantu proses pengurusan izin usahanya agar dapat berkembang lebih besar," ungkap Sujarwo.

Ia menambahkan, produk Pupuk Organik Siak Nusantara yang dihasilkan Kelompok Bank Sampah Buantan Besar mulai mendapat perhatian pasar. 

Sejumlah permintaan dalam jumlah besar terus berdatangan, menjadi indikator tingginya potensi pengembangan usaha berbasis pengelolaan sampah tersebut.
Dengan dukungan pemerintah daerah serta penyediaan fasilitas yang memadai, pengelolaan sampah menjadi Pupuk Organik Siak Nusantara diharapkan mampu menjadi solusi pengurangan sampah di Kabupaten Siak. 

Selain itu, keberadaan Bank Sampah Buantan Besar ini mampu mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis lingkungan yang berkelanjutan.

Kelompok Bank Sampah Buantan Besar Buktikan Sampah Bernilai Ekonomi.***b.h.d.red

Most Popular

Video InvestigasiNews.co

https://www.youtube.com/@investigasinewsredaksi/featured

Video Terpopuler

https://www.youtube.com/@DwiPurwanto-kd4uf

Berita Terkini

Sukses Kelola Sampah! Dari Gunung Sampah Jadi Puluhan Ton Pupuk, Bank Sampah Buantan Besar Siak Siap Kembangkan Produksi

Foto: Sukses Kelola Sampah! Dari Gunung Sampah Jadi Puluhan Ton Pupuk, Bank Sampah Buantan Besar Siak Siap Kembangkan Produksi. ...