Headlines News :

Redaksi


REDAKSI:

INVESTIGASINEWS.CO merupakan media online yang berada di bawah manajemen PT. MEDIA NASIONAL INVESTIGASI. Tagline: Lintas Berita Investigasi & Informasi Aktual. Tegas, Lugas dan CERDAS. INVESTIGASINEWS.CO memberikan akses informasi secara mudah, cepat, akurat, dan berkualitas kepada masyarakat luas. Berita yang disajikan lebih mengarah kepada umum yang ingin membaca berita secara cepat, akurat, dan efisien. Berita-berita INVESTIGASINEWS.CO dengan mudah bisa diakses oleh pengunjung kapan saja dan di mana saja.

Redaksional: INVESTIGASINEWS.CO

Dewan Redaksi:
Devid Prestia Wanto S.Sos, Irvan Aditya Febrianto S.Pi, Sugianto A.ma.Pd (Sertifikasi UKW), Dwi Purwanto (Sertifikasi UKW), Heri Bukhari, S.Ag.

DASAR HUKUM: UU RI Nomor 40 Tahun 1999 Tentang PERS.
BADAN HUKUM: PT. MEDIA NASIONAL INVESTIGASI.
SK Kemenkum HAM RI: No.AHU-0000993.AH.01.01.Tahun 2018.
NPWP: 83.939.287.5-222.000.
DPD IWO (Ikatan Wartawan Online) Kab.Siak Periode 2017-2022.
DPC-GWI (Gabungan Wartawan Indonesia) Kab.Siak Periode 2014-2018. Terdaftar di Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Siak Nomor: 00-06-0609/0005/V/2014. Terdaftar di Dewan Pers Depdagri dan Otonomi Daerah Nomor: 42/D.I/X/2000.
Anggota DPD PWI Kabupaten Siak

Pimpinan Redaksi/ Penanggungjawab:
Dwi Purwanto (Sertifikasi UKW)

Penasehat Hukum:
Dwipa Dalius SH, Hasan Basri SH, Padri SH, Suardi SH MH, Edo T Zagoto SH MH, Yosi Zalukhu SH, L.Simanjuntak SH, Syafrizon SH, Rusda Harahap Ama SH, Lewi Aro SH MH, Furqon Amd.

Dewan Pembina:
Sugiantara, Sofyan, Hendri Susilo, Kol.Inf.Sapuan Toyib (Purnawirawan), Anton.

Pemimpin Perusahaan:
Irvan Aditya Febrianto, SPi

Wakil Pimpinan Redaksi I:
Sugianto A.ma.Pd (Sertifikasi UKW)

Wakil Pimpinan Redaksi II:
Unggal Gultom ST MT.

Sekretaris Redaksi I:
Irvan Aditya Febrianto S.Pi.

Bendahara:
Devid Prestia Wanto S.Sos.

Redaktur:
Heri Bukhari S.Ag.

Kepala Pengembangan Bisnis:
Rajahot Tinambunan.

Koordinator Liputan:
Roderi

Koordinator Lapangan:
Ariston Pasaribu

Design/ Lay Out/ Artistic:
Team Investigasi News.

Kantor Pusat Redaksi:
Jl. Kolam Hijau Makam Raja Kecik RT.03/RW.01 Nomor: 17 Desa Buantan Besar Kecamatan Siak Kabupaten Siak Propinsi Riau. Kode Pos: 28763

Kantor Perwakilan Siak:
Jl. Sri Paduka (Jalan Kulim) RT.10 RW.04 No.211 Desa Tualang Kecamatan Tualang Kabupaten Siak Propinsi Riau. HP/WA: 0853 1200 1915.

Kantor Perwakilan Pekanbaru:
Jl. Kelapa Sawit Blok I No.21 Marpoyan Kota Pekanbaru, Riau.

Nomor Rekening Perusahaan:
BANK Riaukepri
Rek: 1160 8009 95
An: MEDIA NASIONAL INVESTIGASI. PT

Nomor Rekening Redaksi:
Bank BRI
Rek: 0666 0100 1659 531
An: DWI PURWANTO

Email: dwipurwanto1915@gmail.com
Web: www.investigasinews.co
Fb: dwipurwanto1915@gmail.com ; pur_pekanbaru@yahoo.co.id

Pemesanan Iklan, Kritik dan Saran SMS/ WA: 0853 1200 1915

WARTAWAN:
TUALANG: Ismail, Cendry, Dwi Purwanto, Idris.
MINAS: Idris Harahap.
SEI MANDAU: -
KERINCI KANAN: Alex.
LUBUK DALAM: Sumaryadi.
DAYUN: Feri Agus Setiawan.
KOTO GASIB: Taufik Hidayat.
SIAK: Zulfikar (Komar), Awalludin Butar Butar.
BUNGARAYA: Ellys Ruddy.
SABAK AUH: Aswarto, Jefri.
SUNGAI APIT: Indra Gunawan (Sertifikasi UKW).
MEMPURA: -
PUSAKO: Koko A (Sertifikasi UKW).
KANDIS: -

KEPALA BIRO:
PEKANBARU KOTA: Edi Zusri, Rasmadianto, Dwi Purwanto.
BENGKALIS: Abdul Hadi, Nurdin Sitorus..
ROKAN HILIR: Wisman Sinaga.
ROKAN HULU: Darwin Saleh Rambe, Ramlan.
KAMPAR: Amri.
PELALAWAN: Marissa Novrillia, Anton Sikumbang.
INHIL: Dibutuhkan.
INHU: Dibutuhkan.
KUANSING: Dibutuhkan.
DUMAI: Dibutuhkan.
BANDUNG RAYA: Muchammad Efendi, Wartawan: Haerudin, Aep Toto Suhendar.
KABUPATEN PALI: Mahessa Dewata (Sertifikasi UKW).
KABUPATEN MUSI BANYUASIN: Muhammad Ericho.
KABUPATEN MUARA ENIM: Muhamad Aji, Jajak Suharja.
KABUPATEN LAMPUNG TENGAH: Supendi.
KABUPATEN TULANG BAWANG BARAT: Ruslan Bujung, Subhan.
KABUPATEN KEPULAUAN MERANTI: Tommy Romadan.
KABUPATEN PIPIKORO: Yohan.
KABUPATEN LABUHAN BATU: Kader Wahyu
KABUPATEN KEPULAUAN SULA: Halid Umasugi
KABUPATEN SUNGAI PENUH, JAMBI: Apendi.
KABUPATEN BATANG HARI, JAMBI: Ilham.
KABUPATEN MUARO JAMBI: Nurdin.
KABUPATEN BELITUNG TIMUR: Mulyadi.
KABUPATEN LEBAK: Farid Pranata.
KABUPATEN Lainnya: Dibutuhkan

KEPALA PERWAKILAN:
PROPINSI JAWA BARAT: Cecep Nur Mardiono.
PROPINSI SUMSEL: Mahessa Dewata (Sertifikasi UKW).
PROPINSI SULAWESI SELATAN: Fadly Syarif SI.Kom.
PROPINSI SULAWESI BARAT: Muhklis SE.
PROPINSI RIAU: Ariston.
PROPINSI LAMPUNG: Supendi.
PROPINSI SULAWESI TENGAH: Yohan.
PROPINSI MALUKU UTARA: Halid Umasugi
PROPINSI JAMBI: Andi Feri
PROPINSI LAINNYA: Dibutuhkan.

PERHATIAN:
Sehubungan dengan banyaknya oknum yang mengaku-ngaku Wartawan INVESTIGASINEWS.CO yang melakukan penipuan dan pemerasan terhadap berbagai instansi Pemerintah/Swasta/Perorangan. Maka dengan ini kami umumkan bahwa: SIAPAPUN YANG NAMANYA TIDAK TERCANTUM BOX REDAKSI TIDAK ADA HUBUNGAN APAPUN. Bagi yang merasa dirugikan oleh oknum-oknum tersebut, diminta melaporkan kepada Pihak Kepolisian terdekat. Seluruh wartawan INVESTIGASINEWS.CO dalam melaksanakan tugas jurnalistik dibekali Kartu Pers, Surat Tugas dan memiliki SK.

NOTE:
INVESTIGASINEWS.CO menerima kiriman artikel, opini, cerpen dan karya lainnya dan akan dimuat dalam rubrik yang telah disediakan. Redaksi berhak menyunting dan mengedit tulisan yang akan dimuat, tanpa mengurangi substansi tulisan. Segera kirim tulisan anda di email: dwipurwanto1915@gmail.com dan/ atau WA: 0853 1200 1915

KODE ETIK JURNALISTIK WARTAWAN INVESTIGASINEWS.CO:
Untuk menjamin kemerdekaan pers dan memenuhi hak publik untuk memperoleh informasi yang benar, wartawan Indonesia memerlukan landasan moral dan etika profesi sebagai pedoman operasional dalam menjaga kepercayaan publik dan menegakkan integritas serta profesionalisme. Atas dasar itu, wartawan Indonesia menetapkan dan mentaati Kode Etik Jurnalistik sbb:

Pasal 1. Wartawan Indonesia bersikap independen, menghasilkan berita yang akurat, berimbang, dan tidak beritikad buruk.
Penafsiran:
Independen berarti memberitakan peristiwa atau fakta sesuai dengan suara hati nurani tanpa campur tangan, paksaan, dan intervensi dari pihak lain termasuk pemilik perusahaan pers. Akurat berarti dipercaya benar sesuai keadaan objektif ketika peristiwa terjadi. Berimbang berarti semua pihak mendapat kesempatan setara. Tidak beritikad buruk berarti tidak ada niat secara sengaja dan semata-mata untuk menimbulkan kerugian pihak lain.


Pasal 2. Wartawan Indonesia menempuh cara-cara yang profesional dalam melaksanakan tugas jurnalistik.
Penafsiran:
Cara-cara yang profesional adalah: Menunjukkan identitas diri kepada narasumber; Menghormati hak privasi; Tidak menyuap; Menghasilkan berita yang faktual dan jelas sumbernya; Rekayasa pengambilan dan pemuatan atau penyiaran gambar, foto, suara dilengkapi dengan keterangan tentang sumber dan ditampilkan secara berimbang; Menghormati pengalaman traumatik narasumber dalam penyajian gambar, foto, suara;Tidak melakukan plagiat, termasuk menyatakan hasil liputan wartawan lain sebagai karya sendiri;
Penggunaan cara-cara tertentu dapat dipertimbangkan untuk peliputan berita investigasi bagi kepentingan publik.


Pasal 3
Wartawan Indonesia selalu menguji informasi, memberitakan secara berimbang, tidak mencampurkan fakta dan opini yang menghakimi, serta menerapkan asas praduga tak bersalah.
Penafsiran:
Menguji informasi berarti melakukan check and recheck tentang kebenaran informasi itu. Berimbang adalah memberikan ruang atau waktu pemberitaan kepada masing-masing pihak secara proporsional. Opini yang menghakimi adalah pendapat pribadi wartawan. Hal ini berbeda dengan opini interpretatif, yaitu pendapat yang berupa interpretasi wartawan atas fakta.Asas praduga tak bersalah adalah prinsip tidak menghakimi seseorang.


Pasal 4
Wartawan Indonesia tidak membuat berita bohong, fitnah, sadis, dan cabul.
Penafsiran:
Bohong berarti sesuatu yang sudah diketahui sebelumnya oleh wartawan sebagai hal yang tidak sesuai dengan fakta yang terjadi. Fitnah berarti tuduhan tanpa dasar yang dilakukan secara sengaja dengan niat buruk. Sadis berarti kejam dan tidak mengenal belas kasihan. Cabul berarti penggambaran tingkah laku secara erotis dengan foto, gambar, suara, grafis atau tulisan yang semata-mata untuk membangkitkan nafsu birahi. Dalam penyiaran gambar dan suara dari arsip, wartawan mencantumkan waktu pengambilan gambar dan suara.


Pasal 5
Wartawan Indonesia tidak menyebutkan dan menyiarkan identitas korban kejahatan susila dan tidak menyebutkan identitas anak yang menjadi pelaku kejahatan.
Penafsiran:
Identitas adalah semua data dan informasi yang menyangkut diri seseorang yang memudahkan orang lain untuk melacak. Anak adalah seorang yang berusia kurang dari 16 tahun dan belum menikah.


Pasal 6
Wartawan Indonesia tidak menyalahgunakan profesi dan tidak menerima suap.
Penafsiran:
Menyalahgunakan profesi adalah segala tindakan yang mengambil keuntungan pribadi atas informasi yang diperoleh saat bertugas sebelum informasi tersebut menjadi pengetahuan umum. Suap adalah segala pemberian dalam bentuk uang, benda atau fasilitas dari pihak lain yang mempengaruhi independensi.


Pasal 7
Wartawan Indonesia memiliki hak tolak untuk melindungi narasumber yang tidak bersedia diketahui identitas maupun keberadaannya, menghargai ketentuan embargo, informasi latar belakang, dan “off the record” sesuai dengan kesepakatan.
Penafsiran:
Hak tolak adalah hak untuk tidak mengungkapkan identitas dan keberadaan narasumber demi keamanan narasumber dan keluarganya. Embargo adalah penundaan pemuatan atau penyiaran berita sesuai dengan permintaan narasumber. Informasi latar belakang adalah segala informasi atau data dari narasumber yang disiarkan atau diberitakan tanpa menyebutkan narasumbernya. “Off the record” adalah segala informasi atau data dari narasumber yang tidak boleh disiarkan atau diberitakan.


Pasal 8
Wartawan Indonesia tidak menulis atau menyiarkan berita berdasarkan prasangka atau diskriminasi terhadap seseorang atas dasar perbedaan suku, ras, warna kulit, agama, jenis kelamin, dan bahasa serta tidak merendahkan martabat orang lemah, miskin, sakit, cacat jiwa atau cacat jasmani.
Penafsiran:
Prasangka adalah anggapan yang kurang baik mengenai sesuatu sebelum mengetahui secara jelas. Diskriminasi adalah pembedaan perlakuan.


Pasal 9
Wartawan Indonesia menghormati hak narasumber tentang kehidupan pribadinya, kecuali untuk kepentingan publik.
Penafsiran:
Menghormati hak narasumber adalah sikap menahan diri dan berhati-hati. Kehidupan pribadi adalah segala segi kehidupan seseorang dan keluarganya selain yang terkait dengan kepentingan publik.


Pasal 10
Wartawan Indonesia segera mencabut, meralat, dan memperbaiki berita yang keliru dan tidak akurat disertai dengan permintaan maaf kepada pembaca, pendengar, dan atau pemirsa.
Penafsiran:
Segera berarti tindakan dalam waktu secepat mungkin, baik karena ada maupun tidak ada teguran dari pihak luar. Permintaan maaf disampaikan apabila kesalahan terkait dengan substansi pokok.


Pasal 11
Wartawan Indonesia melayani hak jawab dan hak koreksi secara proporsional.
Penafsiran:
Hak jawab adalah hak seseorang atau sekelompok orang untuk memberikan tanggapan atau sanggahan terhadap pemberitaan berupa fakta yang merugikan nama baiknya. Hak koreksi adalah hak setiap orang untuk membetulkan kekeliruan informasi yang diberitakan oleh pers, baik tentang dirinya maupun tentang orang lain. Proporsional berarti setara dengan bagian berita yang perlu diperbaiki.


Penilaian akhir atas pelanggaran kode etik jurnalistik dilakukan Dewan Pers. Sanksi atas pelanggaran kode etik jurnalistik dilakukan oleh organisasi wartawan dan/ atau perusahaan pers.

Kami atas nama organisasi wartawan dan organisasi perusahaan pers Indonesia sbb:
1.   Aliansi Jurnalis Independen (AJI)-Abdul Manan.
2.   Aliansi Wartawan Independen (AWI)-Alex Sutejo.
3.   Asosiasi Televisi Swasta Indonesia (ATVSI)-Uni Z Lubis.
4.   Asosiasi Wartawan Demokrasi Indonesia (AWDI)-OK. Syahyan Budiwahyu.
5.   Asosiasi Wartawan Kota (AWK)-Dasmir Ali Malayoe
6.   Federasi Serikat Pewarta-Masfendi.
7.   Gabungan Wartawan Indonesia (GWI)-Fowa’a Hia
8.   Himpunan Penulis dan Wartawan Indonesia (HIPWI)-RE Hermawan S.
9.   Himpunan Insan Pers Seluruh Indonesia (HIPSI)-Syahril
10. Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI)-Bekti Nugroho.
11. Ikatan Jurnalis Penegak Harkat dan Martabat Bangsa (IJAB HAMBA)-Boyke M. Nainggolan
12. Ikatan Pers dan Penulis Indonesia (IPPI)-Kasmarios SmHk.
13. Kesatuan Wartawan Demokrasi Indonesia (KEWADI)-M. Suprapto.
14. Komite Wartawan Reformasi Indonesia (KWRI)-Sakata Barus.
15. Komite Wartawan Indonesia (KWI)-Herman Sanggam
16. Komite Nasional Wartawan Indonesia (KOMNAS-WI)-A.M. Syarifuddin.
17. Komite Wartawan Pelacak Profesional Indonesia (KOWAPPI)-Hans Max Kawengian
18. Korp Wartawan Republik Indonesia (KOWRI)-Hasnul Amar
19. Perhimpunan Jurnalis Indonesia (PJI)-Ismed hasan Potro.
20. Persatuan Wartawan Indonesia (PWI)-Wina Armafa Sukardi
21. Persatuan Wartawan Pelacak Indonesia (PEWARPI)-Andi A. Mallarangan.
22. Persatuan Wartawan Reaksi Cepat Pelacak Kasus (PWRCPK)-Jaja Suparja Ramli
23. Persatuan Wartawan Independen Reformasi Indonesia (PWIRI)-Ramses Ramona S.
24. Perkumpulan Jurnalis Nasrani Indonesia (PJNI)-Ev. Robinson Togap Siagian
25. Persatuan Wartawan Nasional Indonesia (PWNI)-Rusli.
26. Serikat Penerbit Suratkabar (SPS) Pusat- Mahtum Mastoem.
27. Serikat Pers Reformasi Nasional (SEPERNAS)-Laode Hazirun
28. Serikat Wartawan Indonesia (SWI)-Daniel Chandra
29. Serikat Wartawan Independen Indonesia (SWII)-Gunarso Kusumodiningrat.***si

Ttd: www.investigasinews.co
PT. MEDIA NASIONAL INVESTIGASI



+ komentar + 2 komentar

6 November 2019 07.31

Tetap konsisten cerdaskan anak bangsa

19 November 2019 21.16

Jam 3 sore aku dah kirim berita lewat email bung dwi karna whatvapp saya eror

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Investigasinews.co - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger