Headlines News :

PT. MEDIA NASIONAL INVESTIGASI

SEBELUMNYA

PEMDA LABUHANBATU

Dampak Covid-19, Petani Cabe Keluhkan Harga Cabe Anjlok

INVESTIGASINEWS.CO 
SIAK. Sabtu 06/06/2020. Dampak Covid-19 sangat menyengsarakan masyarakat, kususnya masyarakat petani cabai di Kampung Langsat Permai dan Temusai, Kecamatan Bungaraya, Kabupaten Siak, Riau. 

Para petani cabe ini sangat mengeluhkan harga cabai merah yang mencapai Rp 9000 sampai dengan Rp.10000 perkilogramnya. Sehingga hal tersebut mengakibatkan banyaknya petani cabai yang enggan memanen cabai yang dimilikinya.

Hal itu disampaikan Istiani, salah seorang petani cabai dari Kampung Temusai kepada INVESTIGASINEWS.CO, Sabtu 06/06/2020, Ia mengatakan, biasanya cabai merah dihari normal berkisaran Rp20.000 hingga 35.000 per kilogramnya, namun saat ini harga cabe sangat merosot sekali  mencapai Rp.9000 perkilo, tentu dengan menurunya harga cabe ini, khusus petani cabe sabagian enggan untuk memanen hasil kebunnya.

"Dengan harga Rp.9000 sampai  harga Rp10.000 per kilogramnya, tentu para petani tidak akan mendapat untung sama sekali bahkan merugi dalam penjualannya. Harapan kami sebagai petani cabe, semoga pihak dinas ketahanan pangan atau dinas terkait bisa menjembatani masalah harga cabe yang semakin merosot, selain itu juga bisa membantu alat bajak sawah seperti jonder, karena petani merupakan garda terdepan ketahanan pangan disaat pandemik Covid-19," harap wanita yang juga sebagai Sekretaris Bapekam Kampung Temusai ini.
Hal senada juga disampaikan Hasan, atau yang sering di sapa Mas Kancek, Petani Cabe dari Kampung Langsat Permai, menurutnya kalau harga cabe Rp25.000 sampai Rp35.000 per kilogram, petani bisa dikatakan mendapat untung, tapi kalau dibawah itu, hasil penjualannya habis untuk biaya oprasional saja, ditambah lagi saat ini biaya produksinya lebih.

“Sebelum COVID-19, harga cabai Rp25.000 sampai Rp35.000 per kilogram mas, sekarang Rp10.000 per kilogramnya,” ungkapnya sambil mengelus dada.

Dia berharap kepada Pemerintah Daerah Siak untuk dapat menstabilkan harga cabai di pasaran.

“Kami berharap pemerintah atau dinas Disperindag Siak dapat kembali menormalkan harga cabai di pasaran, paling tidak diatas Rp20.000 per kilogramnya. Dimana masyarakat dapat membeli dengan harga terjangkau dan petani pun dapat untuk sikit-sikit memperbaiki ekonomi untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga," pungkasnya.***Sugianto

Cimahi Crisis Center( C3 ) Maksimalkan Kinerja Pemerintah Tangani Covid-19

InvestigasiNews.co
Cimahi. Jumat 05/06/2020. Dalam upaya memenuhi kebutuhan ketersedian Alat Pelindung Diri (APD) untuk tim medis dalam penanggulangan penyembuhan pasien positif Covid-19, Cimahi Crisis Centre (C3) memberikan bantuan APD berupa Hamzat Suit kepada sejumlah rumah sakit di Kota Cimahi.

Hal itu disampaikan Frans Savela Ketua tim C3, disela pemberian bantuan di RSUD Cibabat, Rabu 03/06/2020. 

"Kami memang diproyeksikan untuk saat ini memberikan bantuan Sosial dan Kesehatan bagi masyarakat Kota Cimahi yang terdampak Covid-19, serta untuk Tenaga dan Relawan Medis", ungkapnya.

Ia menjelaskan, C3 merupakan perkumpulan atau komunitas kepemudaan yang diinisiasi oleh sekelompok mahasiswa Universitas Jenderal Ahmad Yani, kota Cimahi, Jawa Barat.
Hadirnya C3, katanya, dalam upaya memaksimalkan kerja keras pemerintah kota dalam menghadapi pandemi Covid-19. Pihaknya, sudah lakukan kegiatannya sejak awal bulan ramadhan yang lalu.

"Sejak Ramadhan, kami sudah mendistribusikan bantuan berupa beras sebanyak 1000 kg beras kepeda masyarakat terdampak, dan 1000 pcs Hamzat untuk puskesmas dan rumah sakit. Seperti, RSUD Cibabat, RS Dustira, RS Mitra Kasih, RS Mitra Anugrah Lestari, RS Avisena dan RS Kasih Bunda", sebutnya.

Ia berencana, Kedepannya C3 akan menjadi semacam Kontrol Sosial bagi Masyarakat dan Pemerintah Kota. Sebagai jembatan antara yang di perintah dan yang memerintah.

"Apapun program/kebijakan yang dibuat oleh Pemerintah Kota Cimahi dapat tepat sasaran dan memberikan kemaslahatan bagi seluruh masyarakat, tanpa embel-embel apapun", pungkasnya.

Masih di tempat yang sama, dr. Reri Marliah Plt RSUD Cibabat mengucapkan terima kasih, atas bantuan yang diberikan.

"Kami dari RSUD Cibabat berterimakasih atas Donasi Hamzatnya dari Cimahi Crisis Center dan @reclays.id", ucapnya.***FENDY

Kabupaten Siak Bersiap Ikuti Lomba Implementasi Tatanan Normal Baru Tingkat Nasional.

INVESTIGASINEWS.CO
SIAK. Jumat 05/06/2020. Pemerintah Kabupaten Siak melaksanakan rapat pembahasan keikutsertaan Lomba Inovasi Tatanan Normal Baru di daerah, pasca berakhirnya Pembatasan Sosial Berskala Besar, di Ruang Rapat Zamrud Siak Sri Indrapura Jumat 05/06/2020.

Pertemuan juga yang sekaligus juga dirangkai dengan agenda Evaluasi Refocusing dan Relokasi Anggaran tersebut, dipimpin langsung oleh Bupati Siak Alfedri, dan dihadiri Asisten Pemkesra dan Asisten Ekbang, Kepala Bappeda, Kapala Dinas Kesehatan, serta sejumlah pimpinan OPD terkait lainnya.

Beberapa hal yang dibahas dalam rapat ini, yaitu terkait keikutsertaan Kabupaten Siak dalam rangka mengikuti Lomba Inovasi Daerah bersempena Pelaksanaan Tatanan Normal Baru (New Normal) dan Aman Covid-19 yang dilaksanakan oleh pemerintah pusat melalui Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian Dalam Negeri, dan pembahasan mengenai evaluasi anggaran recofusing dan realokasi untuk penanganan covid.

Bupati Siak Alfedri dalam arahannya menyampaikan, keikutsertaan Kabupaten Siak dalam perlombaan tersebut haruslah mengutamakan ide inovasi, dengan menonjolkan karakter daerah sebagai tujuan pariwisata, sambil mempromosikan Istana Asserayah Al Hasyimiyah sebagai ikon utama pariwisata Kabupaten Siak itu.

"Diharapkan nanti dalam video yang diperlombakan dapat mengilustrasikan usaha kita dalam memperhatikan protokol kesehatan dibidang pariwisata, misalnya lewat publikasi tagline tatanan baru dan aman covid-19 berupa media luar ruang, memaksimalkan peran bujang dara, dan pimpinan OPD terkait yang ikut mengkampanyekan implementasi new normal life. Jadi dilengkapi semuanya" sebutnya.

Sementara, Kepala Bappeda Siak Wan M. Yunus mengatakan, dari 7 kategori yang diperlombakan, Kabupaten Siak rencananya akan mengirimkan video lomba untuk 6 kategori, diantaranya yakni penerapan tatanan normal baru di pasar, hotel, restoran, transportasi, tempat wisata dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP).***komar/adv

Pemkab Siak - Tanoto Foundation Vidcon Bersama Kemendikbud RI, Bahas Persiapkan New Normal Pendidikan


INVESTIGASINEWS.CO
SIAK. Jumat 05/06/2020. Menghadapi new normal pendidikan, para pemangku kepentingan dari 21 kabupaten/kota mitra Tanoto Foundation dan Dirjen Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Kemendikbud menggelar diskusi via zoom sinergi pusat dan daerah untuk peningkatan kualitas pendidikan dasar.

Diskusi tersebut juga membagikan pengalaman praktik baik dari daerah dalam penyelenggaraan pembelajaran jarak jauh (PJJ).

Bupati Siak Alfedri menyampaikan melalui online metting bersama ini, dapat mengetahui arah kebijakan dan target Kementrian Pendidikan, serta menjaga dan meningkatkan kwalitas pembelajaran dalam menghadapi kondisi" new normal".

"Baru saja kita mengikuti online metting bersama pemangku kepentingan mitra program PINTAR Tanoto Foundation. Pertemuan itu juga dihadiri CEOnya, dan Dirjen GTK Kemendikbud RI juga di hadiri para Bupati. Tentu banyak inovasi-inovasi pendidikan yang dikembangkan Pemda sebagai mitra Tanoto yang bisa menjadi referensi kita dalam menerapkan pendidikan di masa new normal nanti,"kata Alfedri usai acara di Ruang Bandar Siak lantai II Kantor Bupati, Kamis, 04/06/2020.

Lanjutnya, dengan adanya wabah Corona ini, sangat dibutuhkan pola penbelajaran yang efektif bagi siswa sekolah. Ia mengharapkan peran Tanoto Fondation dalam merespon Covid 19 melalui program pintar yang sudah berjalan di kabupaten Siak.

"Kita harapkan setelah ditetapkan new normal pendidikan oleh pemerintah,  aktifitas sekolah kembali seperti semula. Namun tidak longar, harus pakai masker, jaga jarak dan tidak sering berkumpul. Saya juga minta pemberlakuan new normal pendidikan. Ada inovasi baru yang bisa digunakan bagi para pelajar serta peningkatan kualitas guru, kepala sekolah dan pengawas melalui program PINTAR yang sudah berjalan,"ungkapnya

Pada kesempatan itu Alfedri juga menghimbau kepada guru dan orang tua agar anak gemar membaca buku, mengulang pelajaran. Ia juga tertarik dari paparan yang di sampaikan sejumlah narasumber yang menginspirasi. Seperti inovasi di buat Pemkab Kendal dimusim pendemi. adanya aplikasi e pengawas, peningkatan kapasitas internet dan rapat antar guru melalui Virtual.

Ia juga menyampaikan beberapa waktu lalu Siak juga telah meluncurkan channel Yotube"Disdikbud Siak Bedelau" kerjasama Tanoto Foundation diharapkan melalui channel ini dapat membantu anak-anak sekolah belajar di rumah.

Menurut Dirjen GTK Kemendikbud RI Iwan Syahril pada new normal yang terpenting prioritasnya adalah keamanan, kesehatan, dan keselamatan. Kalau daerahnya aman, tapi sekolah tidak aman, maka sekolah dilarang melaksanakan pembelajaran yang mengumpulkan massa.  Begitu juga kalau komunitas sekolah menyampaikan tidak aman, maka tidak perlu dibuka.

“Menutup sekolah bukan berarti pembelajaran tidak terjadi. Pilihannya bisa melaksanakan belajar dari rumah, baik secara daring, luring, atau blended. Yang terpenting orientasi pembelajarannya berdasar pada kebutuhan siswa,” jelas Iwan.

Yang juga penting, jangan sampai penggunaan teknologi dalam pembelajaran jarak jauh, hanya memindahkan tatap muka ceramah di kelas. Siswa harus difasilitasi untuk aktif belajar bukan berpusat pada guru.

Sekarang tidak ada tuntutan yang kuat siswa harus ikut ujian. Ini menjadi kesempatan bagi guru dan kepala sekolah untuk membuat inovasi-inovasi hal-hal yang relevan untuk kebutuhan belajar siswanya. Itulah prinsip merdeka belajar yang didorong penerapannya dalam pembelajaran.

Kemendikbud saat ini juga tengah mengembangkan super aplikasi pendidikan yang dapat membantu siswa belajar lebih baik. Aplikasi ini jauh lebih canggih dan semudah penggunaannya seperti aplikasi gojek atau tokopedia.

 “Dengan adanya pandemi ini, kita ingin mempercepat untuk mengakselerasi pemanfaatan aplikasi tersebut. Semoga bisa lebih cepat dari yang direncanakan,” tutup Iwan

Pada pertemuan online itu, tampak hadir Sekretaris Dinas Pendidikan kabupaten Siak Mahadar, Kepala Bapeda Siak Wan Yunus, Kabag Humas dan Protokol Siak Wan Saiful Efendi. Sementara itu melalui layar tampak hadir Chief Executive Officer (CEO) Tanoto Foundation Jean Satrijo Tanudjojo, Dirjen GTK Kemdikbud RI Iwan Syahril, 20 bupati/Kota mitra kerja Tanoto Foundation se-Indonesia.***komar/adv

Alfedri Bersyukur, Kasus Positif dan PDP Covid-19 di Siak Nihil

INVESTIGASINEWS.CO 
SIAK. Kamis 04/06/2020. Sudah tiga hari kasus positif dan pasien dalam pengawasan (PDP) Covid-19 di Kabupaten Siak nihil. Bupati Siak, Alfedri bersyukur dengan kondisi ini. Ia juga senang mendapat kabar kepulangan semua santri dari Magetan, Jawa Timur yang terkonfirmasi positif sembuh dan negatif hasil swab ke empat dan ke limanya.

"Syukur alhamdulillah tiga santri yang dari pesantren di Magetan, Jawa timur terkonfirmasi positif sudah sembuh dan dibawa pulang. Keluarganya juga dinyatakan negatif berdasarkan hasil swabnya, artinya mereka yang membawa virus itu juga tidak menularkan ke orang lain atau tidak terjadi transmisi lokal," kata Alfedri kepada, Kamis 04/06/2020.

Alfedri mengungkapkan rasa terima kasih kepada semua unsur yang menjadi garda terdepan penanganan Covid-19 di Siak. Menurutnya, berhasilnya penekanan penyebaran virus Corona ini berkat usaha dari tim Gugas dan kesadaran masyarakat.

"Tentunya ini semua berkat kerja keras dan semangat pelayanan terbaik dari teman-teman tenaga medis dan garda terdepan lainnya. Kami atas nama Pemkab Siak berterima kasih yang setulusnya kepada tenaga medis di RSUD Tengku Rafian yang menangani pasien dan semua unsur yang membantu penanganan Covid-19," kata dia.

Atas keberhasilan itu, Pemerintah Kabupaten Siak akan memberikan insentif kepada pendukung tim medis yang juga bekerja menangani Covid-19.

"Seperti Cleaning Service rumah sakit, supir ambulan termasuk petugas protokol pemakaman itu kita siapkan dari daerah. Kalau insentif untuk dokter spesialis, dokter umum dan paramedis sudah dianggarkan oleh Menteri Keuangan," katanya.

Meski kasus positif dan PDP di Siak nihil, Alfedri mengharapkan masyarakat disiplin untuk tetap melakukan pola hidup bersih sesuai protokol kesehatan agar terhindar dari virus Corona.

"Kita harapkan jangan ada nanti gelombang ke dua, jangan diabaikan protokol kesehatan. Untuk itu kita harus menjaga pola hidup bersih agar terhindar dari Covid-19 dan segala penyakit," harapnya.***komar/adv

Tingkatkan Imunitas di Tengah Covid-19, Bupati Siak Bagi-bagi Olahan Ikan

INVESTIGASINEWS.CO 
SIAK. Kamis 04/06/2020. Sebanyak 80 Kepala Keluarga di Kampung Merempan Hilir Kecamatan Mempura, Kabupaten Siak memperoleh bantuan produk olahan ikan dari Kementrian Kelautan dan Perikanan (KKP) untuk meningkatkan imunitas agar terhindar dari Covid-19.

"Alhamdulillah KKP juga membantu, selamat menerima. Mudah-mudahan ibu hamil dan anaknya sehat dan cerdas, ada lima macam ikannya," kata Bupati Siak, Alfedri ketika menyerahkan bantuan tersebut di Kampung Merempan Hilir, Kamis 04/06/2020.

Bantuan tersebut diantaranya ikan sarden, sop ikan kuah udang, dan ikan salai. 80 KK penerima bantuan diwakili oleh 30 orang karena mengikuti protokol Covid-19.

Penerima bantuan merupakan ibu hamil, orang tua sakit menahun, anak usia remaja produktif dan ibu menyusui.

Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan Siak, Susilawati mengatakan bahwa ini adalah bagian dari program safari gemar makan ikan.

"Ini program KKP di Riau dialokasikan untuk dua daerah saja yakni Kota Pekanbaru dan Kabupaten Siak. Di Siak penerimanya ada 500 KK, 80 di Kampung Merempan Hilir, selebihnya di Kecamatan Tualang dan Kandis," kata Susi.

Dikatakannya bahwa ada tiga sasaran untuk bantuan ini yakni mitra KKP, wilayah terdampak stunting, dan bencana alam ataupun wabah. Siak katanya mendapatkan bagian untuk kategori ketiga yang sasarannya adalah nelayan terdampak.

Produk yang diberikan adalah olahan perikanan yang mengandung asam amino dan omega tiga yang ada pada ikan. Ini dibutuhkan ibu hamil dan remaja putri dan diharapkan dapat meningkatkan imunitas tubuh untuk mempertahankan diri dari penyakit.

"Produk olahan ini masih segar dari freezer yang harus segera dikonsumsi yakni sop ikan kuah udang dan ikan salai. Ada juga masker diberikan untuk terhindar dari Covid-19," katanya.***komar/adv

Ceroboh, Proses Pemakaman jenazah Diduga PDP Covid 19 Nyungsep di Liang Kubur

INVESTIGASINEWS. CO
PALI SUMSEL. Rabu 03/06/2020. Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Talang Ubi mengeluarkan surat pernyataan Kematian terhadap Pasien atas nama Sukowati (57th) yang beralamat Jl. pasar Baru Pendopo gang aljana No 26 RT 016 RW 006 Kelurahan Bhayangkara kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) pada 21 Mei 2020 lalu. 

Di dalam surat tersebut almarhumah dinyatakan DM Tipe ll+Oastknhs Rsrif+Anemia+PDP Covid 19 dan pada hari itu juga jenazah almarhumah dimakamkan dengan pemakaman aturan Covid 19.

Pelaksanaan pemakaman dipimpin langsung oleh PLH Ketua Gugus Tugas Junaidi Anwar dan Juru Bicara Covid 19 dr. Zamir Alvi beserta petugas pemakaman.

Namun pelaksanaan pemakaman pada Kamis malam sekira Pukul 22.45 Wib tersebut tampak mencekam, pasalnya terjadi kesalahan prosedural standar Covid 19.

Dari pantauan Tim INVESTIGASINEWS.CO di lapangan yang berhasil menghimpun video rekaman prosesi pemakaman, bahkan detik-detik peti Jenazah Nyungsep ke liang lahat hingga terbuka, dan tampak jelas bagian kepala jenazah tersungkur ke bawah dan kaki di atas.

Hal tersebut sontak menyulut emosi anak-anak dan kerabat almarhumah, yang menyaksikan pemakaman tersebut dengan sumpah serapah.

Dalam tayangan video tampak jelas saat peti jenazah akan diturunkan, salah satu petugas yang menahan tali disudut kepala tidak kuat menahan beratnya beban sehingga peti jenazah jatuh keliang kubur, dan tutup peti terbuka dengan posisi jenazah kepala dibawah kaki diatas. 

Seketika seluruh pihak keluarga yang berada dekat dengan lubang kubur langsung terkejut dengan menjerit histeris melihat kejadian itu.

Luapan emosi dan amarah pihak keluarga dengan mengucapkan kata-kata kasar kepada petugas, mengundang seluruh warga yang hadir mendekati jenazah.

Dengan situasi yang semakin mencekam dan tidak terkendali, petugas pemakaman dari Gugus Tugas mundur teratur menjauhi jenazah.

Saat itulah pihak keluarga yang sudah tersulut emosi masuk kedalam lubang kubur. Mereka berusaha membantu jenazah yang masih posisi tertuncap. Peti jenazah langsung dikeluarkan, kantung mayat dan plastik dilepaskan. 

Mereka tidak memperdulikan lagi apakah mereka akan tertular atau terinfeksi Virus Corona dari jenazah.

Pihak keluarga dan warga langsung melaksanakan pemakaman almarhumah tanpa ada satupun petugas yang mencoba untuk mengingatkan mereka. 

Rencana awal pemakaman akan dilaksanakan standar Covid 19 tetapi akhirnya dimakamkan secara islam. 

Perihal ini dibenarkan oleh pihak keluarga saat dikonfirmasi ke kediamannya (21/05/2020), melalui Eka Kamelia (37th).
Saat kejadian ini dikonfirmasi ke ketua Gugus Tugas penanganan Covid19, Junaidi Anuar, melalui Whats App, nengatakan, "kami melakukan pemakaman berdasarkan rekomendasi dari tim medis, semua itu dilakukan demi keselamatan keluarga dan masyarakat, proses pemakaman kami sudah berusaha standar protokol Covid 19 dengan sebelumnya masing-masing anggota dibrifing dan dilatih dengan melihat cara cara pemakaman di tempat lain, adanya kelalaian dalam pelaksanaan kami atas nama gugus tugas dari hati yang paling dalam mengucapkan mohon maaf kepada pihak keluarga dan masyarakat, semua itu diluar dugaan kami, dan tidak sama sekali faktor kesengajaan, sekali lagi kami mohon maaf yang sebesar besarnya. Kedepannya kami akan menjadikan pembelajaran", terang Junaidi Anwar yang juga merupakan Plt Kepala BPBD PALI. 

Namun pihak keluarga, Eka Kamelia, kepada awak media, mengatakan bahwa Tim gugus tugas sampai saat ini belum ada itikad baik untuk mendatangi ke kediamannya dan meminta maaf atas kecerobohan dalam melaksanakan pemakaman almarhumah orang tuanya.

Eka Kamelia juga mengatakan, "kami dak senang kami nak ngaduh, dan terkait masalah ini kami sudah serahkan ke kuasa hukum kami untuk menindaklanjutinya", tutupnya, rabu 03 Juni 2020.***Md

Rapat Sosialisasi New Normal, Camat Bungaraya Komitmen dalam Penanganan Covid-19

INVESTIGASINEWS.CO 
SIAK. Bungaraya. Rabu 03/06/2020. Dalam rangka pemberlakuan pembatasan skala besar (PSBB) yang sudah dilaksanakan beberapa waktu lalu, pemerintah kabupaten Siak melalui kecamatan Bungaraya melakukan rapat koordinasi penerapan New Normal bersama unsur Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Kecamatan Bungaraya, Rabu (3/6/2020) di gedung aula kantor camat Bungaraya.

Camat Bungaraya Amin Soimin SH,M.si menuturkan pihaknya akan senantiasa optimis dalam penerapan Pelaksanaan New Normal yang akan dilaksanakan esok hari di kecamatan Bungaraya, untuk mewajibkan masyarakat untuk mematuhi aturan  aturan prosedur covid -19 seperti wajib memakai masker,sosial distancing, cuci tangan dalam setiap sela sela kegiatan.

Pemerintah Kecamatan Bungaraya sudah melakukan dua kegiatan, pertama, sosialisasi secara umum, dan ini hari tindak lanjut dari sosialisasi, kemudian dikeluarkan nya surat surat edaran baik dari kementerian agama, kementerian kesehatan, ataupun dari pemerintah kabupaten Siak yang telah melakukan rapat koordinasi, untuk pemerintah Kecamatan agar melakukan rapat koordinasi ditingkatkan kecamatan, tentang penerapan New Normal.

Camat Bungaraya juga berharap kepada Masyarakat agar lebih meningkatkan kesadaran akan bahaya virus copid 19 dengan cara tetap memakai masker,jaga jarak,cuci tangan dan menghindari dari kerumunan.

"Kita akan melaksanakan sosialisasi penerapan Pelaksanaan New Normal, yang intruksi dari Kementerian yang berhubungan dengan penanggulangan covid - 19 dan Pemerintah Kabupaten mengenai teknisnya, dan nantinya seluruh kampung yang ada di Kecamatan Bungaraya akan mengadakan sosialisasi penerapan New Normal kesetiap masjid, mushola, geraja, pasar dan seluruh tempat wisata yang ada di kecamatan Bungaraya", ujar Camat.

Camat Bungaraya juga menambahkan kepada masing masing Penghulu untuk benar benar menginformasikan kepada masyarakatnya agar menerapkan teknis kedisiplinan New Nermol di kampungnya masing masing sesuai prosedur covid -19

"Kita berharap sosialisasi New Normal disetiap tempat ibadah, tempat wisata di setiap kampung bisa dilaksanakan dan disosialisasikan keseluruhan masyarakat. Dan tentunya masyarakat bisa mempraktekkan protokol Covid-19 seperti memakai masker, cuci tangan, dan jaga jarak aman", sambungnya.

Masih dikesempatan yang sama Danramil Sabak Auh melalui Babinsa Serma Safri Teguh  meminta kepada peserta rapat, untuk menerapkan, mengingatkan, melakukan kerjasama dan tidak bosan bosannya untuk selalu mensosialisasikan new normal ke masing masih kampung yang ada di kecamatan Bungaraya.

"Terkait aturan ini kita harus optimis dan jangan bosan bosannya untuk selalu ngingatkan kepada masyarakat walaupun masyarakat ada sebagian yang mengabaikan. Bagaimana cara kita untuk mengingatkan kepada masyarakat kita untuk lebih meningkatkan kesadaran dalam memutus mata rantai penyebaran covid -19 di wilayah Kabupaten Siak terkhusus di kecamatan Bungaraya ini.***ABB/MG

Terkait Bangunan Tak Berijin. LSM PH2I: 'Jika Benar Tidak Ada IMB dan Ijin Lainnya, Bangunan Terancam Dibongkar Pol PP'

INVESTIGASINEWS.CO 
SIAK. Rabu 03/06/2020. Informasi sebuah bangunan yang terletak di Dusun II, Kampung Temusai, Kecamatan Bungaraya, Kabupaten Siak, Riau, terbukti sampai saat ini ternyata belum mengantongi Izin Mendirikan Bangunan (IMB).

Hal itu dikatakan oleh Dinas PU Tarukim, Bagian Perizinan Tataruang dan Ciptakarya Kabupaten Siak, Nando Angga Ariano, bahwa sejauh ini pihaknya baru menerima gambar dari bentuk bangunan itu. Butuh waktu lama untuk bisa sampai IMB dikeluarkan. Banyak yang harus dilengkapi dari persyaratan yang ada.

”Saat ini kami menunggu persyaratan dilengkapi. Tiba tiba mereka sudah memulai pembangunan. Hal itu merupakan pelanggaran dan menjadi ranahnya Satpol PP untuk menghentikannya,” katanya kepada awak media.

Sementara, Kepala BPMP2T Siak, Harianto, melalui Kabid Perizinan DPMPTSP Siak, Teguh Santoso, mengatakan bahwa Izin Mendirikan Bangunan (IMB) yang berada di Kampung Temusai, Kecamatan Bungaraya selama ini memang belum ada.

“Belum mengurus IMB, dan selama ini saya tidak tahu sama sekali. Untuk pengurusan IMB secara birokrasinya, ke kecamatan dulu, kan ada kasi trantib, lalu mereka turun dan melaporkan kesini ksp kabupaten, dan perusahaan ini disurati, jadi mereka surati perusahaan untuk mengurus izin nanti tembusannya kekita, itu cara pertama. Yang kedua, bisa juga langsung Satpol PP, itukan IMB Perda, jadi Satpol PP bisa menertibkan perda IMB. Yang jelas untuk penertiban IMB, pihak Satpol PP lah yang mempunyai kewenangan,” jelasnya.

”Memang menurut prosedur, mengurus izin dulu baru bangunan didirikan, bukan malah sebaliknya, dan ini tentu suatu pelanggaran yang harus ditertibkan,” imbuhnya.

Kasatpol PP Siak, Kaharuddin, melalui Kabid Penindakan dan Perundang-undangan Daerah, Subandi, ketika dihubungi mengatakan, pihaknya baru mendapat laporan belum mengantongi IMB.

“Rencana besok kami akan turun ke lokasi tempat berdirinya bangunan perumahan atau perkantoran yang belum memiliki izin itu, dan aktifitasnya akan kami hentikan serta akan kita panggil pemiliknya,” tegasnya.

Informasi media yang didapat di lapangan, areal pembangunan perumahan dan perkantoran yang belum memiliki IMB dan ijin ini seluas lebih kurang sekitar 2ha.

LSM PH2I (Penyelamat Hutan dan Hukum Indonesia) merasa heran masih saja hal seperti ini terjadi.

"Sebelum membangun atau merenovasi gedung, pemilik bangunan itu wajib mengurus Izin Mendirikan Bangunan (IMB) dan ijin lainnya. IMB adalah izin yang dikeluarkan oleh pemerintah daerah untuk mendirikan, memperbaiki, menambah, mengubah atau merenovasi suatu bangunan. Urus itu dulu, lalu pasang saja plang IMB itu. Masa iya begitu saja sampai tidak tahu mas?", ujarnya sambil bertanya.

Seperti kita ketahui, dengan memiliki IMB pada sebuah bangunan, diharapkan tercipta keserasian dan keseimbangan antara lingkungan dan bangunan. 

"Jika sebuah bangunan tidak dilengkapi IMB dan ijin pendukung lainnya, disebabkan kelalaian pemilik, maka bisa terancam dibongkar oleh pemerintah setempat. Rugi besar nanti kalau sampai dibongkar. Satpol PP pasti tahu itu", tutup Ketua LSM PH2I, Dwi Purwanto.***Sugianto

Corona Belum Usai, Pemkab Siak Rencanakan Skema Kelas Pagi-Sore di Sekolah

INVESTIGASINEWS.CO 
SIAK. Selasa 02/06/2020. Pemerintah Kabupaten Siak berencana akan membuat shift untuk kegiatan belajar-mengajar di sekolah setelah diberlakukannya normal baru atau 'New Normal'.

Pemerintah Siak terus mematangkan penerapan physical distancing di setiap sekolah. Salah satu opsi yang direncanakan pemerintah saat ini adalah memberlakukan sistem masuk sekolah dengan cara shift (bergilir kelas pagi dan sore), serta merancang sistem dalam jaringan (daring)

"Sementara ini, sekolah yang kita minta menerapkan hal tadi yakni SD dan SMP sederajat. Sebab, kedua sekolah itu tanggungjawab Pemkab. Kalau SMA sederajat tanggungjawab Pemprov. Kita masih menunggu skema dari Pemprov", kata Bupati Siak, Alfedri, Senin 01/06/2020.

Tak hanya itu, ada skema lain yang akan disiapkan untuk upaya pencegahan Covid-19 di lingkungan pendidikan. Nantinya setiap sekolah wajib menyediakan tempat cuci tangan, alat pengukur suhu badan atau thermo gun serta bagi siswa diwajibkan pula memakai masker.

"Tengah kita siapkan skemanya agar proses belajar mengajar tetap dilakukan tapi tidak melanggar protokol kesehatan," kata Alfedri lagi.

Kendati sudah mulai mematangkan skema itu, hingga kini Pemkab Siak belum bisa memastikan kapan proses belajar mengajar di sekolah mulai berlaku.

"Belum. Masih menunggu petunjuk dari pusat. Kendati begitu kita matangkan dulu skema yang akan diterapkan jika nanti proses belajar mengajar di sekolah sudah mulai berjalan," tutupnya.***komar/adv

Pemkab Siak Bahas Penerapan “New Normal” di Siak

INVESTIGASINEWS.CO 
SIAK. Rabu 03/06/2020. Pasca pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kabupaten Siak beberapa waktu lalu, Pemerintah telah menetapkan 4 Provinsi dan 25 Kabupaten dan Kota se-Indonesia, termasuk Kabupaten Siak, untuk menerapkan New Normal.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Siak Alfedri bersama unsur Forkompimda dan pimpinan OPD, serta seluruh Camat se-Kabupaten Siak melaksanakan rapat koordinasi untuk merumuskan kebijakan pelaksanaan New Normal di Negeri Istana.

"Daerah yang diusulkan untuk melaksanakan New Normal, merupakan daerah yang dinilai baik dan berhasil dalam pelaksanaan PSBB beberapa waktu yang lalu, dan terbukti menurunkan penyebaran covid-19 di Daerahnya", kata Alfedri saat memimpin rapat di Ruang Pertemuan Zamrud Kompleks Abdi Praja, Selasa (02/06/2020). 

Masih kata Alfedri, dari sejumlah kabupaten dan kota di Provinsi Riau, pelaksanaan PSBB di Kabupaten Siak berdampak positif, karena tidak terjadinya transmisi lokal penyebaran covid 19, dari klaster santri dari Magetan, termasuk penularan dilingkungan keluarganya sendiri.

"Meskipun PSBB berakhir dan akan diberlakukan kondisi New Normal, namun yang terpenting harus tetap diikuti dengan kedisiplinan. Kegiatan masyarakat perlu menjalankan protokol kesehatan, baik dalam kegiatan keagamaan, kegiatan ditempat umum, dan kegiatan ditempat kerja", jelas Bupati Siak itu.

Untuk kegiatan keagamaan, Pemerintah Kabupaten Siak kata dia akan mengacu pada Surat Edaran Menteri Agama No. SE. 15/2020 dan Fatwa MUI No. 14/2020, menyangkut pelaksanaan peribadatan di masa pandemi Covid-19. Salah satunya yaitu dapat membuka masjid untuk jamaah baik sholat wajib lima waktu maupun jumatan dengan tetap mengikuti perkembangan informasi penularan Covid-19 di daerah setempat, selain itu menjaga jarak 1 meter antar jamaah, mengenakan masker dari rumah, serta bawa sajadah atau sapu tangan.

"Terkait penerapan pemberlakuan dibidang lainnya dalam rangka New Normal di Kabupaten Siak, Pemda akan segera merumuskan kajian pelaksanaan New Normal bersama unsur terkait. Jadi, kita masih menunggu hasil dari seluruh kajian tersebut", ucapnya. 

Selain membahas tentang rumusan pelaksanaan New Normal di Kabupaten Siak, rapat tersebut juga membahas mengenai persiapan Pemda Siak dalam mengikuti Lomba Inovasi Daerah, yang digelar oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), berupa pembuatan video menyongsong kehidupan normal baru di tengah pandemi Covid-19. 

Peserta lomba berasal dari seluruh Pemerintah Daerah Provinsi dan kabupaten/kota. Lomba tersebut mengusung tema persiapan tatanan normal baru produktif dan aman covid-19.

"Lomba Inovasi Daerah tersebut mengambil tujuh sektor, diantaranya pasar tradisional, pasar modern seperti mal supermarket dan mini market, transportasi umum, restoran, hotel, tempat wisata, serta Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP)", jelas kepala Bappeda Kab.Siak Wan Yunus dalam forum tersebut.

Lomba Inovasi Daerah dapat melibatkan publik figur seperti kepala daerah, Ketua DPRD, Forkopimda dan gugus tugas Covid-19, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan masyarakat umum.

"Aspek penilaian dari lomba Inovasi Daerah meliputi konten 40% (pembaharuan, manfaat, replikasi, protokol Covid 19), Vidio Inisiatif 30%, sosialisasi (media sosial) 25% dan deskripsi Inovasi 5%", kata dia.

Untuk bahan lomba Inovasi Daerah, video terlebih dulu diunggah ke sistem indeks inovasi daerah Kemendagri, paling lambat 8 Juni 2020. Pengumuman pemenang lomba Inovasi Daerah akan dilaksanakan pada 15 juni 2020.

"Pemda Siak beserta unsur terkait akan merumuskan inovasi yang tepat sesuai dengan kriteria Kabupaten Siak, sehingga diharapkan juga dapat mempromosikan Kabupaten Siak baik itu di segi budaya, peninggalan sejarah, dan keadaan pasar tradisionalnya dan lain sebagainya", sebut Wan Yunus.***komar/adv

Kantor Lurah Kandis Kota Pindah dan Miliki Kantor Baru

InvestigasiNews.co
SIAK. Kandis. Setelah pembangunan Kantor Pemerintah Kelurahan Kandis Kota Kecamatan Kandis Kabupaten Siak,Riau selesai maka pada hari ini Selasa tanggal 02/062020 secara resmi pindah tempat

Awalnya Kantor Pemerintah Kelurahan Kandis Kota berada di jalan lintas pekan baru-duri km-80 dan saat ini telah berpindah ke tempat Kantor Kelurahan Kandis Kota yang baru yaitu dijalan lintas pekanbaru-duri km-78

Dengan berpindahnya Kantor Kelurahan Kandis Kota selaku Lurah Kandis Kota Wendy S.Sos mengimbau kepada seluruh masyarakat Kelurahan Kandis Kota.

"Kepada seluruh masyarakat yang bertempat tinggal di Kelurahan Kandis Kota dan sekitarnya bahwa untuk pelayanan Kantor Lurah Kelurahan Kandis Kota telah berpindah ketempat yang baru yaitu jalan Kantor Lurah km-78", terangnya.

Lurah juga menyampaikan, apabila bapak ibu masyarakat Kelurahan Kandis Kota ingin mengurus sesuatu yang berhubungan dengan Kelurahan silakan datang ketempat Kantor pelayanan masyarakat yang baru dan jalan menuju Kantor Lurah Kandis Kota yang baru bapak ibu bisa melalui jalan Kantor Kelurahan km-78 atau jalan Bahtin Sagalas Simpang Kerikil

"Kami berharap semoga Kantor Pemerintah Kelurahan Kandis Kota yang baru dapat memberikan kenyamanan kepada jajaran pegawai Kelurahan Kandis Kota dan juga dibarengi dengan peningkatan pelayanan kepada masyarakat demikian pula dengan masyarakat, dapat dipermudah mengurus keperluan yang berhubungan dengan Kelurahan," tutup Lurah Kandis Kota Wendy S.Sos.***Jm.Tampubolon

Pasien Positif Corona di Siak Sudah Sembuh

INVESTIGASINEWS.CO
SIAK. Selasa 02/06/2030. Kabar baik datang dari Kabupaten Siak, Provinsi Riau. Pasalnya, pasien positif Covid-19 terakhir di Negeri Istana ini telah dinyatakan sembuh.

Hali itu disampaikan oleh Juru Bicara Penanggulangan Covid-19, dr Indra Yovi mengatakan, sebelumnya Siak masih merawat satu pasien dari total empat kasus.

"Alhamdulillah, satu pasien terakhir di Siak ini telah dinyatakan sembuh hari ini. Pasien ini merupakan anak laki-laki berusia 16 tahun, berinisial MY," kata Indra di Pekanbaru, Selasa 02/06/2020.

Dengan demikian, kata Yovi, seluruh pasien positif Covid-19 di Siak telah sembuh keseluruhannya.

"Siak menyusul lima kabupaten dan kota sebelumnya yang telah selesai merawat hingga sembuh seluruh pasien Covid-19-nya," kata Yovi.

Adapun lima daerah yang dimaksud dr Indra Yovi ini, yaitu Kota Pekanbaru, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Kuantan Singingi (Kuansing), Kampar, dan Rokan Hulu (Rohul).

"Artinya sekarang sudah enam kabupaten yang selesai merawat pasien Covid-19 dan satu kabupaten yang masih nihil kasus Covid-19, yaitu Rokan Hilir (Rohil)," tukasnya.***komar/adv

Mantan Bupati Siak H. Arwin, AS, SH memberikan Bantuan Alat Pelindung Diri (APD) dan Masker

INVESTIGASINEWS.CO
SIAK. Selasa 02/06/2020. Perkembangan yang signifikan terhadap penanganan bencana Covid-19 ini membuat Mantan Bupati Siak H. Arwin, AS.SH tergerak hatinya untuk membantu Tim Medis yang sangat membutuhkan dengan memberikan Alat Pelindung Diri (APD) yang diserahkan langsung oleh Bapak H.Arwin kepada Bupati Siak  Alfedri yang akan diteruskan kepada Direktur Rumah Sakit Tengku Rafi'an Siak, Dr. Benny.

"Ini merupakan salah satu partisipasi dan kepedulian kami terhadap kondisi sekarang ini. Salah satu bentuk pengabdian yang bisa saya lakukan untuk Siak ini adalah dengan memberikan bantuan ini. Semoga ini bisa dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya", kata Arwin.

Selain APD, mantan Bupati Siak 2 Periode ini juga memberikan bantuan Masker berjumlah 500 buah untuk masyarakat.

"Dan ini juga diharapkan dapat membantu Gugus Tugas menjalankan tugas nya dan Bapak Bupati Siak dapat memanfaatkan bantuan ini untuk masyarakat" tutup Arwin.

Dalam sambutannya Bupati Siak Drs.H.Alfedri mengucapkan terima kasih yang setulusnya dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada orang tua kita Bapak H. Arwin, AS. SH yang telah perduli dan ikut membantu Penanganan Covid-19 ini.

"Kami juga berharap kepada Bapak Arwin untuk tetap memberikan arahan dan bimbingan bagi Pemerintah Daerah Kabupaten Siak,seluruh jajaran termasuk Organisasi-organisasi sebagai infrastruktur pembangunan sehingga bisa meneruskan pembangunan untuk kearah yang lebih baik dan maju dimasa yang akan datang" kata Alfedri.***komar/adv

Bupati Sambut Kunker Danrem 042 Garuda Putih

INVESTIGASINEWS.CO 
MUARABULIAN - Bupati Batang Hari, Ir.H.Syahirsah,Sy menyambut Kunjungan Kerja Komandan Korem 042 Garuda Putih Provinsi Jambi, Kolonel Kav. M.Zulkifli, SIP,MM di Ruang VIP Rumah Dinas Bupati Batang Hari pada Selasa (12/05) sekitar Pukul 15.00 WIB.

Hadir pada Kunker tersebut Para Kepala Forkopimda diantaranya Dandim 0415 Batang Hari, Kapolres Batang Hari, Kajari Batang Hari, Kepala Pengadilan Negeri, Kepala Pengadilan Agama, dan Para Asisten Setda Batang Hari.

Dalam Kunjungannya, Danrem 042 Garuda Putih, Kolonel Kav.M.Zulkifli, SIP,MM mengatakan Kunjungan ini merupakan silaturahmi sekaligus Diskusi membahas tentang penanganan Wabah Covid-19. 

“Karena disini kan saya selaku Wakil Ketua Gugus Tugas juga telah melakukan diskusi dengan Bupati membahas tentang Penanganan Covid-19 ini bagaimana kedepannya, dan kita juga sudah rapat dengan BPBD apa lagi yang harus dikejar mengenai pasien-pasien yang sudah diakukan tes rapid,” kata Danrem.***ihm

TP-PKK Batang Hari Berikan Bantuan Sembako Kepada Masyarakat Terdampak Wabah Covid-19

INVESTIGASINEWS.CO 
MUARABULIAN - Tim Penggerak PKK Kabupaten Batang Hari pada Rabu (06/04) pagi, mengadakan kegiatan Bhakti Sosial sebagai salah satu wujud kepedulian Tim Penggerak PKK Kabupaten Batang Hari untuk ikut serta mengurangi beban masyarakat yang kurang mampu yang terdampak Wabah Covid-19. Pembagian sembako dilaksanakan di Halaman Kantor Gedung PKK Muara Bulian dengan tetap menerapkan Social Distancing dan Wajib menggunakan Masker.

Hadir langsung dan turut menyerahkan bantuan sembako kepada penerima, Ketua Tim Penggerak PKK kabupaten Batang Hari, Hj.Yunninta Syahirsah, didampingi Kepala DPPKBP3A, Tesar Arlin, serta para anggota Tim Penggerak PKK Kabupaten Batang Hari.

Jumlah Penerima Sembako yang diberikan oleh Tim Penggerak PKK Kabupaten Batang Hari berjumlah 450 Paket sembako yang dibagikan ke beberapa Kelurahan yang ada di Kecamatan Muara Bulian sesuai data dari RT/RW setempat dan Data Tim Penggerak PKK. Diharapkan Bantuan sembako ini dapat sedikit meringankan beban masyarakat Kabupaten Batang Hari yang kurang mampu yang terdampak Wabah Covid-19 ini.

Dalam wawancaranya Ketua TP-PKK Batang Hari, Hj.Yunninta Syahirsah tidak bosan untuk terus menghimbau kepada masyarakat Kabupaten Batang Hari agar tetap dirumah, jaga kebersihan, menerapkan pola hidup sehat, rajin cuci tangan dan menggunakan masker jika keluar rumah dengan harapan Wabah Covid-19 ini cepat berlalu dan masyarakat bisa menjalankan aktivitas seperti biasa.***ihm

Bupati Batanghari Hadiri Kunjungan Kerja Gubernur Jambi

INVESTIGASINEWS.CO 
MUARATEMBESI. Bupati Batang Hari pada Selasa (02/06), pagi menghadiri Kunjungan Kerja Gubernur Jambi H.Fachrori Umar, M.Hum dalam rangka Penyerahan Bantuan Jaring  Pengaman Sosial (JPS) Covid 19 Provinsi Jambi di Kabupaten Batang Hari.

Turut hadir pada acara Unsur Forkopimda, Provinsi Jambi dan Kabupaten Batang Hari, Kepala BPKP Perwakilan Jambi, PT. Pos Indonesia Cabang Jambi, Kepala Kantor Wilayah Bulog Jambi, Para Staf Ahli dan Kepala OPD Lingkup Provinsi Jambi dan Lingkup Pemkab Batang Hari, dan para tamu undangan lainnya.

Bupati Batang Hari, Ir.H.Syahirsah,Sy dalam sambutannya menyampaikan kepada Gubernur Jambi dalam rangka pelaksanaan bantuan kepada masyarakat yang terdampak Covid 19 di Kabupaten Batang Hari sudah menyalurkan melalui Pemerintah Desa yaitu Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) sebanyak 110 Desa yang telah menyalurkan pada tahap pertama ini sebanyak 14.052 KK.

Pemkab Batang Hari juga telah menyalurkan bantuan melalui Bantuan Batang Hari Tunai (BBT) yang sudah tersalurkan melalui Bank 9 Jambi dengan Sistem Non Tunai sebanyak 14 Kelurahan yang setiap KK akan mendapat bantuan sebesar Rp.600.000,- dan telah tersalurkan secara keseluruhan sebanyak 2.793 KK pada 14 Kelurahan yang ada di Kabupaten Batang Hari.

“Dalam kesempatan ini kami juga mengucapkan terima kasih kepada Bapak Gubernur atas Penyerahan Bantuan Jaring Pengaman Sosial (JPS) kepada masyarakat Kabupaten Batang Hari sehingga dapat meringankan dan membantu masyarakat yang terdampak Covid-19. Kami berharap kedepan kita dapat mempertahankan, bahkan dapat meningkatkan koordinasi untuk lebih menyempurnkan program bantuan ini, sehingga dapat memaksimalkan manfaat bagi masyarakat Kabupaten Batang Hari,” Harap Bupati.

Gubernur Jambi, H.Fachrori Umar,M.Hum, dalam sambutan juga menyampaikan Pemerintah Provinsi Jambi juga melakukan berbagai kebijakan dalam percepatan penanggulangan Covid-19 ini dengan mengalokasikan anggaran dalam penyediaan bantuan kesehatan dan Jaring Pengaman Sosial bagi masyarakat yang terdampak Covid-19 sebanyak 30.000 sebesar Rp.600.000,- /rumah tangga yang tersebar di 11 Kabupaten/Kota dalam Provinsi Jambi.

“Perlu menjadi perhatian bahwa Pemerintah Provinsi telah melakukan kerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Batang Hari dalam menetapkan besaran alokasi keseluruhan calon bantuan JPS Covid-19 ini. Dapat disampaikan jumlah alokasi daftar calon penerima bantuan Kabupaten Batang Hari sebanyak 3.371 Rumah Tangga,namun dalam Hal ini Pemerintah Provinsi Jambi akan menyalurkan bantuan sebanyak 1.125 Rumah Tangga dengan total sebesar Rp.675.000.000,- dimana kriteria penetapan telah dilaksanakan,” jelas Gubernur.

Bantuan diserahkan langsung secara simbolis oleh Gubernur Jambi,H.FAchrori Umar,M.Hum kepada Bupati Batang Hari, Ir.H.Syahirsah,Sy dan dilanjutkan dengan penyerahan kepada beberapa penerima secara langsung yang juga diserahkan langsung oleh Gubernur.***ihm

Sosialisasi New Normal Terkait Pandemi Covid-19 di Koto Gasib

InvestigasiNews.co
SIAK. Selasa 02/06/2020. Kegiatan sosialisasi new normal pandemi civid-19 di aula kantor kecamatan Koto Gasib, Siak, dilaksanakan Selasa 02/05/2020.

Giat dihadiri oleh kapolsek dan kepala urusan agama (KUA) beserta MUI Koto Gasib, Penghulu dan seluruh pengurus mesjid se-Kecamatan Koto Gasib.

"New normal sudah mulai kita berlakukan untuk masyarakat, agar bisa beraktivitas sebagai mana biasa dengan tetap mengikuti protokol kesehatan. Mesjid2 sudah mulai bisa dibuka untuk melaksanakan ibadah sholat wajib dan sholat jum'at secara berjamaah, namun tetap mengikuti protokol kesehatan, seperti memakai masker, membawa sajadah dari rumah dan menerapkan rapid tes untuk cek suhu tubuh jamaah. Apabila ada diantara jamaah yang suhu tubuhnya diatas 37 maka diharapkan untuk melakukan sholat dirumah saja. Ini diberlakukan guna untuk pencegahan penularan copid19", ujar Camat Koto Gasib, Dicky sofian, S. stp saat menyampaikan sambutannya.

Dicky juga menambahkan agar kegiatan yang bersifat mengumpulkan orang banyak, seperti wirid dan peringatan2 hari besar islam ditiadakan sementara sampai pandemi covid19 ini benar2 normal.

"Untuk kegiatan pernikahan tetap boleh dilakukan namun tidak boleh melebihi dari 10 orang, apabila kegiatan akad nikah melebihi dari ketentuan tersebut maka petugas KUA bisa meninggalkan kegiatan itu. Untuk pesta ditunda dulu sampai pandemi ini betul2 normal. Kami juga mengajak kepada kita semua untuk mematuhi protokol kesehatan semoga dengan ditetapkannya new normal ini, kita bisa melakukan aktivitas sehari2 sebagaimana biasa", tutup Dicky.***Reporter Taufik Hidayat

Innallilahiwainnallilahirojiun. Wakil Bupati Batanghari Berpulang

INVESTIGASINEWS.CO 
Batanhhari. Berpulangnya Wakil Bupati Batanghari Sofia Joesoef ke pangkuan sang Kholik pada Senin malam 25/05/2020, menyisahkan kesedihan mendalam bagi keluarga, kerabat dan masyarakat Batanghari.

Ribuan masyarakat Batanghari menyambut kedatangan jenazah almarhumah ibu empat anak itu, di rumah dinas Wakil Bupati Batanghari, jalan Sri Sodewi Muara Bulian.

Usai melakukan sholat jenazah di rumah dinas Wakil Bupati Batanghari sekira Pukul 11.55 WIB, Bupati Batanghari Syahirsah mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Batanghari, untuk bersama sama mengirimkan do’a kepada mendiang Sofia Joesoef agar arwahnya ditempatkan sebaik baiknya tempat disisi Allah SWT.

"Almarhumah Ayuk Sofia (Wakil Bupati Batanghari) orang baik, mari kita bersama mengirimkan do’a kepada Allah SWT, agar almarhumah diberikan sebaik baiknya tempat disisi Allah SWT. Untuk keluarga yang ditinggalkan kiranya untuk bersabar menghadi cobaan ini”, kata Syahirsyah saat melepas Jenazah di kediaman Rumah Dinas Wakil Bupati Batanghari Selasa 26/05/2020.***ihm

Sulaiman, Tokoh Pemuda Teluk Mesjid, Sikapi Tumbangnya Tiang PLN di Dusun 3 Kampung Teluk Mesjid

InvestigasiNews.co
SIAK. Senin 01/96/2020. Tumbangnya tiang listrik yang mengenai tiang sebelahnya yang terjadi di dusun 3 Sialang Para Kampung Teluk Mesjid kecamatan Sungai Apit, kuat dugaan tumbangnya tiang listrik terjadi disaat hujan lebat pada Ahad malam 31/05/2020 sekitar pukul 23.00 WIB sampai pukul 08.00 WIB.

Sulaiman, tokoh pemuda kampung Teluk Mesjid menjelaskan bahwa malam saat hujan lebat sampai jam 8 pagi, ia lewat melintasi jalan pada pukul 09.00 tiang sudah miring mengenai tiang sebelahnya.

"Ya benar, saya lewat melintasi jalan pada pukul 09.00 WIB, tiang sudah miring mengenai tiang sebelahnya,
lokasi di dusun 03 di jembatan Sungai Sialang Para", ujarnya saat dikonfirmasi investigasinews.co

Selaku tokoh pemuda, Sulaiman berharap agar pihak PLN untuk aktif mengontrol tiang listrik yang berada di sepanjang jalan lintas Sungai Apit itu.

"Karena sangat beresiko sekali bagi pengguna jalan yang berkendaraan, anak anak, dewasa maupun orang tua, tentunya sangat khawatir apabila terjadi konslet hingga tidak bisa pungkiri akan terjadi korban bagi pengguna jalan", katanya.

Tokoh pemuda yang akrab dipanggil Leman itu juga menyampaikan keluhan masyarakat kampung teluk mesjid.

"Dari tadi pagi sekitar jam 10 WIB sampai sekarang PLN masih mati bang, pastinya kami resah, karena semuanya sudah serba listrik", tutupnya.***th

Ikuti Protokol Pencegahan Penyebaran COVID-19, Tim Kukerta UNRI Membangun Tempat Cuci Tangan di Kantor Kampung Perawang Barat

INVESTIGASINEWS.CO
SIAK. TUALANG. Senin 01/06/2020. Sebagai salah satu protokol pencegahan penyebaran Coronavirus Disease, mencuci tangan sangat efektif dilakukan apabila sedang memiliki kegiatan di muka umum.

Tim Kukerta Relawan yang berasal dari Universitas Riau di Perawang, melakukan pemanfaatan barang bekas sebagai bentuk kreatifitas dengan membangun tempat cuci tangan untuk fasilitas di Kantor Kampung Perawang Barat.

Tim Kukerta yang beranggotakan tiga orang mahasiswi yaitu Amirah Handa Yani (S1 Manajemen), Tiara Roza (S1 PGSD), dan Viona Annastasya Baihaki (S1 Manajemen) yang dibimbing oleh bapak Dahlan Tampubolon, S.E, M.Si, Ph.D mengaku sangat semangat untuk menyalurkan kreatifitasnya dalam membuat tempat cuci tangan ini, mengingat masih kurang tersedianya fasilitas tempat cuci tangan di Kantor Kampung Perawang Barat.

Mewakili tim, Viona mengatakan kepada media INVESTIGASINEWS.CO bahwa mereka berharap tempat cuci tangan ini dapat bermanfaat bagi setiap orang yang memiliki keperluan ke Kantor Kampung Perawang Barat.

“Dikarenakan warga jarang membawa handsanitizer saat berkegiatan diluar rumah, tempat cuci tangan ini diharapkan bermanfaat bagi masyarakat dan petugas Kampung Perawang Barat dalam mencegah penyebaran COVID-19 dengan mencuci tangan sebelum berinteraksi di area Kantor,” ungkapnya.

Serah terima tempat cuci tangan di dilakukan di kantor desa (29/5/2020) kepada Faisal, S.Hi selaku penghulu Kampung Perawang Barat. 

“Alhamdulillah, dengan adanya bantuan dari anak-anak kukerta, semoga kebersihan warga dan petugas dapat terjaga dengan baik”, ungkap Faisal.***Dal

Terkait Dugaan Ilegal Kayu. LSM PH2I (Penyelamat Hutan dan Hukum Indonesia): 'Tanya Saja Kayu Itu Beli Darimana?'

INVESTIGASINEWS.CO 
SIAK. Senin 01/06/2020. Terkait dugaan sebuah perusahaan kilang padi di Kacamatan Bungaraya yang sempat diberitakan terkait hal penggunakan kayu, pihak Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Propinsi Riau mengharapkan masyarakat aktif untuk mengawasi dan melaporkan kepihak berwajib setempat agar dilakukan tindakan.

Karena menurutnya, kalau ilegal logging dibiarkan saja, tentu akan mengancam kelestarian Suaka Margasatwa Giem Siak Kecil.

"Terkait kayu ilegal saat ini, kami belum mengetahui dari mana asalnya, karena sejak operasi di Suaka Margasatwa Giam Siak Kecil terus menerus selama tiga bulan sebelum lebaran, dan sampai sekarang, belum ada kayu yang keluar dari Giam Siak Kecil. Karena kita sudah musnahkan pondok pondok pembalak, chainsaw, sepeda kargo dan jalan kargo," jelas Kepala BBKSDA Propinsi Riau Haryono melalui Kepala Bidang Wilayah II BBKSDA Riau Heru Sutmantoro beberapa waktu lalu, 03/05/2020.

Lebih lanjut Sumantoro mengungkapkan,hasil pengecekan terakhir lima hari yang lalu, aksesibilitas menuju paket D, sudah steril dari kegiatan Illegal logging, dan kemungkinan besar, kayu yang keluar sekarang dari areal lindung perusahaan hutan yang ada di Siak Kecil.

"Kemungkinan bisa juga kayu itu dari areal lindung perusahaan hutan tanaman industri ataupun kayu kayu lama yang masih tersimpan dan dikelola oleh mereka. Untuk itu, sekali lagi kita berharap kepada masyarakat untuk aktif dan menjaga hutan lindung kita, dan bila ada oknum aparat yang bermain, bisa laporkan kepihak yang lebih tinggi," tegasnya.

Sementara, ketika hal ini dikonfirmasikan kepada LSM PH2I (Penyelamat Hutan dan Hukum Indonesia), Ketua LSM PH2I, Dwi Purwanto mengatakan bahwa negara juga pasti sudah mengatur hal itu.

"Begini mas, kasus seperti ini sebenarnya sangat sering terjadi. Negara sudah mengatur. Ada aturan UU P3H sangat jelas disitu. Siapa saja yang melanggar akan dikenakan sangsi, sangat berat sangsinya itu, karena disamping pidana ada denda sampai milyaran rupaih", ujarnya.

Sebagaimana diketahui, dalam undang undang P3H pasal 17 berbunyi: "Setiap orang yang berada di dalam atau di luar wilayah Indonesia dilarang: menyuruh, mengorganisasi, atau menggerakkan pembalakan liar dan/atau penggunaan kawasan hutan secara tidak sah; ikut serta melakukan atau membantu terjadinya pembalakan liar dan/atau penggunaan kawasan hutan secara tidak sah; melakukan permufakatan jahat untuk melakukan pembalakan liar dan/atau penggunaan kawasan hutan secara tidak sah; mendanai pembalakan liar dan/atau penggunaan kawasan hutan secara tidak sah secara langsung atau tidak langsung; menggunakan dana yang diduga berasal dari hasil pembalakan liar dan/atau penggunaan kawasan hutan secara tidak sah; mengubah status kayu hasil pembalakan liar dan/atau hasil penggunaan kawasan hutan secara tidak sah, seolah-olah menjadi kayu yang sah, atau hasil penggunaan kawasan hutan yang sah untuk dijual kepada pihak ketiga, baik di dalam maupun di luar negeri; memanfaatkan kayu hasil pembalakan liar dengan mengubah bentuk, ukuran, termasuk pemanfaatan limbahnya; menempatkan, mentransfer, membayarkan, membelanjakan, menghibahkan, menyumbangkan, menitipkan, membawa ke luar negeri, dan/atau menukarkan uang atau surat berharga lainnya serta harta kekayaan lainnya yang diketahuinya atau patut diduga merupakan hasil pembalakan liar dan/atau hasil penggunaan kawasan hutan secara tidak sah; dan/atau menyembunyikan atau menyamarkan asal usul harta yang diketahui atau patut diduga berasal dari hasil pembalakan liar dan/atau hasil penggunaan kawasan hutan secara tidak sah sehingga seolah-olah menjadi harta kekayaan yang sah".

"Juga UU P3H (Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan) pada pasal 21, berbunyi: 'Setiap orang dilarang memanfaatkan kayu hasil pembalakan liar dan/atau penggunaan kawasan hutan secara tidak sah yang berasal dari hutan konservasi'. Jadi intinya ditanya saja, dari mana kayu-kayu itu dibeli", tutup Ketua PH2I, Dwi Purwanto.***Sugianto

Hari Ini Jalan Kota Bandung Mulai Dibuka Lagi

INVESTIGASINEWS.CO 
BANDUNG. Senin 01/06/2020. Selama Pembatasaan Sosial Berskala Besar (PSBB) maximal, jajaran kepolisian melakukan penutupan jalan di beberapa ruas jalan di Kota Bandung.

Kasatlantas Polrestabes Bandung, Kompol Bayu Catur Prabowo mengatakan, seiring dengan diberlakukannya PSBB Proporsional di Kota Bandung, maka jajarannya akan mulai membuka blokade jalan sehingga tak ada lagi jalan yang ditutup mulai malam hari ini.
"
Kita akan membuka jalur yang sudah kita lakukan penutupan seperti di ring satu di pusat Kota di Merdeka, Jalan-Diponegoro, Jalan-Dago, Jalan Asia Afrika dan Jalan Braga. Kemudian di ring dua pintu masuk melalui jalur Lingkar Selatan itu sudah akan kita lakukan pembukaan malam hari ini", jelasnya.

Untuk pembukaan jalan ini, Bayu juga menyampaikan akan dimulai pada pukul 19:00 WIB sampai pukul 21:00 WIB diharapkan semua jalan di Kota Bandung sudah dibuka kembali seperti biasa, sebelum membuka jalan, jajaran Kepolisian sudah meniadakan pos pantau atau cek poin PSBB.

Menurut Bayu hal ini dilakukan karena tingkat kepatuhan warga terhadap prosedur atau aturan PSBB sudah sangat baik.

"Meski jalan dibuka kembali, kami berharap warga tetap disiplin dan tetap menjalankan protokol kesehatan yang sudah ditetapkan pemerintah. Jajaran Polri, TNI dan Pemerintah Kota Bandung akan melakukan pemantauan di beberapa lokasi yang diprediksi akan menjadi pusat keramaian orang. Hal ini dilakukan agar semua orang tetap menerapkan protokol kesehatan mulai dari menggunakan masker hingga jaga jarak", sambungnya.

Polrestabes ini sudah menyiapkan beberapa tim untuk berada di titik-titik keramaian yang bekerjasama dengan TNI dan Pemerintah Daerah, karena dengan situasi PSBB yang masih diterapkan di Provinsi Jawa Barat secara proporsional.

"Sehingga beberapa titik masih jadi pemantauan kita dan kita berharap tidak menjadi euforia bagi masyarakat tapi sebagai upaya bagi kita menyikapi situasi yang ada dan kita tetap berprinsip kesehatan adalah yang paling utama", tutupnya.***Nur.

Warga Desa Koto Pait Beringin, Talang Muandau, Bengkalis, Berharap Jaringan Internet Diperbaiki

InvestigasiNews.co
Bengkalis. Talang Muandau. Ahad 31/05/2020. Masyarakat Desa Beringin dan desa Koto Pait Beringin kecamatan Talang Muandau kabupaten Bengkalis, mengeluhkan kondisi jaringan internet yang tiba-tiba hilang dan tidak stabil.

Hal itu sebagai mana yang diungkapkan oleh salah satu masyarakat, sebut saja Polan, kepada wartawan INVESTIGASINEWS.CO.

"Ketidak stabilan jaringan internet di desa kami membuat sulitnya mengakses data internet. Sehingga kami tidak bisa bekerja secara online", ujar Polan, Ahad 31/05/2020.                                 
Dia juga mengatakan bahwa ketiadaan jaringan internet atau jaringan sangat low di desanya, kadang hilang, kadang timbul dan tidak stabilnya jaringan internet, menjadi hal krusial kepada masyarakat.

"Kami sangat kesulitan dalam hal kirim mengirim data dan bertransaksi mengunakan jaringan internet, seperti pengisian token listrik, pencairan PKH, KIP, padahal semua itu harus menggunakan internet atau jasa E-warung", sambungnya.

Masyarakat sangat berharap kepada pihak terkait di pemerintahan Bengkalis, agar bisa turun ke lapangan guna mengecek kondisi tower yang berada di sini, tepatnya di jln. sawit desa Beringin, Talang Muandau kabupaten Bengkalis. Apakah masih berfungsi atau tidak. Karena hilang dan tidak stabilnya jaringan internet sangat merugikan warga sekitar sebagai pelanggan.

Ia juga menyayangkan akibat jaringan yang sangat tidak stabil dan sulit terkoneksi internet, banyak warga merasa mengeluh dan dirugikan.

"Yang mana selain sulitnya bertransaksi ketika memakai jaringan dan melakukan pengisian paket internet tidak bisa digunakan, dikarenakan jaringan internetnya tidak stabil, sehingga masa aktifnya berakhir. Kami mohon agar sesegera mungkin diperbaiki", tutupnya.

Masyarakat berharap agar ada kiranya perhatian dari pemerintah terkait sulitnya akses internet di tempat mereka.***Abdul Hadi

Antisipasi Peyebaran COVID-19, Tim Kukerta UNRI Melakukan Pengecekan Suhu Tubuh Jamaah Shalat Jum'at

INVESTIGASINEWS.CO 
SIAK. Ahad 31/05/2020. Pengurus Mesjid Al-Mukhlisin bekerja sama dengan aparat Kampung Perawang Barat beserta Mahasiswa Kukerta UNRI  untuk melakukan pengecekan suhu tubuh jamaah shalat Jumat di salah satu masjid yang berada di kawasan Kampung Perawang Barat.

Pengecekan dilakukan untuk mengantisipasi penyebaran COVID-19 yang tengah berstatus Pandemi dan mewabah hampir di seluruh penjuru dunia. 

Tim yang beranggotakan 3 orang mahasiswi yakni Amirah Handa Yani (S1 Manajemen), Tiara Roza (S1 PGSD), dan Viona Annastasya Baihaki (S1 Manajemen) sangat antusias membantu aparat kampung beserta pengurus mesjid dalam melakukan pencegahan Covid-19 melalui pengecekan suhu tubuh kepada kamaah mesjid yang hendak sholat Jumat.

Kegiatan ini merupakan bentuk partisipasi dan kepedulian mereka selaku mahasiswa Kukerta di Kampung Perawang Barat.

Tim kukerta juga mendapat amanah dari penghulu Kampung Perawang Barat, Faisal, S.Hi untuk membagikan masker gratis kepada jamaah mesjid yang tidak membawa masker.

Hanya saja, jumlah masker gratis yang terbatas tidak dapat memenuhi kebutuhan jamaah yang tidak membawa masker. 

"Kami berharap pada jum'at mendatang jamaah shalat Jum'at lebih memperhatikan pentingnya mengenakan masker ditengah pandemi COVID-19 yang tengah mewabah", ungkap Tiara, mewakili tim Kukerta yang bertugas. 

Tiara juga menyampaikan bahwa pemeriksaan suhu tubuh jamaah sholat Jum'at di Mesjid Al-Mukhlisin berjalan dengan lancar.

"Seluruh jamaah tidak ada yang terdeteksi memiliki suhu tubuh lebih dari 37° (demam). Kami berharap semoga pandemi COVID-19 segera berakhir agar semua masyarakat dapat melakukan aktifitas seperti sedia kala", tutup Tiara.***dal

BEJAT!!! Bapak Tiri Gauli Dua Anak Tiri Hingga Hamil

INVESTIGASINEWS.CO 
Batanghari. Sabtu 30/05/2020. AD (28th) warga Kecamatan Muara Bulian, Kabupaten Batanghari diamankan oleh jajaran Satreskrim Polres Batanghari karena diduga mengauli anak tirinya hingga hamil 6 bulan

Informasi berhasil dirangkum, AD diduga mengauli anak tirinya tidak hanya satu. Tapi kedua anak tirinya yang dia gaulinnya, yakin Bunga (red- nama samaran) (17th) , dan Mawar (red nama samaran) Mawar (15th), dan salah satunya diduga hamil

Untuk Bunga, AD mengauli sejak September 2019 hingga April 2020. Sedangkan Mawar diduga diperkosa pada Januari hingga Mei 2020 yang dilakukan di rumahnya sendiri.

Kapolres Batanghari, AKBP Dwi Mulyanto, saat menggelar konfrensi pers di Mako Polres mengatakan, kasus pemerkosaan ini berawal pada saat ibu korban melaporkan kejadian tersebut ke unit PPA Polres Batanghari atas perbuatan suaminya yang tega memperkosa salah satu putrinya hingga hamil.

“Pelaku sudah kita amankan beserta barang bukti,” kata Kapolres AKBP Dwi Mulyanto yang didampingi Kasat Reskrim Iptu Orivan, Sabtu 30/05/2020.

Atas perbuatannya, pelaku dikenakan Pasal 81 ayat (1) dan (3) undang undang RI Nomor 17 tahun 2016 tentang penetapan peraturan pemerintah pengganti undang undang nomor 1 tahun 2016 tentang perubahan ke dua atas undang undang nomor 23 tahun 2002 tentang perlndungan anak Jo Pasal 76D UU RI Nomor 35 tahun 2014 tentang Perubahan UU RI Nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan anak dengan ancaman pidana paling Singkat 5 (lima) tahun dan paling lama 20 (tahun) tahun penjara.***ihm

Pelantikan Pejabat Fungsional Auditor, Berlangsung Khidmat

INVESTIGASINEWS.CO 
MUARABULIAN. Sabtu 30/05/2020.  Inspektur Kabupaten Batang Hari, Mukhlis, SE, MM, melantik satu orang pejabat fungsional auditor, Sukri, SH di Ruang Aula Inspektorat Kabupaten Batang Hari, Rabu 27/05/2020 lalu.

Hadir pada acara pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan dan pelantikan tersebut, Kepala BKPSDMD Kabupaten Batang Hari, Mula P Rambe, Kepala Kemenag dan para tamu undangan lainnya.

Inspektur Kabupaten Batang Hari dalam sambutannya mengharapkan kepada Pejabat Auditor yang dilantik dapat mengemban amanah sesuai janji yang diucapkan dan menjalankan tugas dengan baik.***ihm

Perusahaan Kilang Padi Ini, Diduga Gunakan Kayu Illegal

INVESTIGASINEWS.CO 
SIAK. Sabtu 30/05/2020. Perusahaan Kilang Padi yang berada di Kampung Temusai, Kecamatan Bungaraya, Kabupaten Siak ini, diduga mengunakan kayu ilegal untuk membangun kantornya.

Informasi di lapangan, kayu ilegal ini berasal dari Siak Kecil Kabupaten Bengkalis. Kayu itu diambil dengan mengunakan mobil tronton bermuatan 9 atau 10 kubik kayu sejenis meranti dan shonte.

Seperti yang disampaikan oleh salah seorang warga kepada media ini, Sabtu 30/05/2020 di kecamatan Bungaraya.

"Kami bersama teman-teman wartawan dapat info dari masyarakat bahwa ada kayu yang diduga ilegal logging yang dibawa mengunakan mobil tronton itu, dibawa ke lokasi sebuah perusahaan di Kampung Temusai. Setelah kami cek, memang benar, mereka sudah membongkar kayu jenis meranti dan shonte berbentuk papan dan broti sekitar 10 kubik beberapa hari yang lalu," ungkap Komar, salah satu wartawan liputan Siak kepada Investigasinwes.co, Sabtu 30/05/2020.

Pantauan media di TKP, ternyata memang benar kayu berbentuk broti dan papan ditumpuk di areal perusahaan tersebut, tanpa merasa bersalah, perusahaan dengan santai membiarkan kayu itu di areal perusahaan tanpa ditutup-tutupi dengan trepal ataupun penutup lainnya.

Dalam pengiriman kayu itu, diduga kuat dibeking oleh oknum yang dilakukan pada tengah malam hari.

"Memang benar Bang, malam kemarin sekitar pukul 04.00 WIB di areal perusahaan itu berisik sekali orang menurunkan kayu dari atas mobil tronton, sekitar 9 kubik lebih kayu broti dan papan diturunkan di situ dan sepertinya aman-aman saja tidak ada aparat yang mengamankan kegiatan orang itu, yang jelas-jelas mereka membawa kayu ilegal," ungkap masyarakat tempatan yang tidak ingin disebutkan namanya.

Sementara, Penghulu Kampung Temusai, Markuat,  ketika dikonfirmasi terkait adanya kayu Ilegal yang masuk di wilayahnya mengatakan tidak tahu, karena masuknya kayu itu pada tengah malam.

"Kita tidak tahu masalah kayu Ilegal itu, dan tentunya kita akan menyerahkan kepada pihak berwajib apa bila ada pelanggaran pengunaan kayu ilegal untuk pembangunan perusahaan itu," tegasnya.

Lebih lanjut penghulu juga mengatakan bahwa, pihaknya juga sudah menghimbau kepada pihak perusahaan agar dapat memanfaatkan masyarakat tempatan untuk bekerja, namun pada kenyataannya hanya satu atau dua orang saja masyarakat yang bekerja di sana.

"Awalnya kita berharap, dengan adanya perusahaan ini masyarakat tempatan bisa bekerja di perusahaan ini dan perusahan dapat merangkul masyarakat untuk bersama-sama mensukseskan pembangunan ini, namun bila tidak, kemungkinan besar akan terjadi sebaliknya. Yang jelas kalau masalah kayu ilegal, itu terserah pihak yang berwajib," tegasnya.

Kapolsek Bungaraya, AKP Amarllulah melalui Kanit Reskrim IPDA Musa H Sibarani ketika dikonfirmasi via seluler mengatakan tidak mengetahui keberadaan kayu tersebut.

"Kita tidak tau kayu itu ilegal atau tidak, sebelum kita cek ke lokasi. Untuk membahas masalah ini datanglah kekantor," pungkasnya.***Sugianto

Ket foto: Kayu berbentuk broti dan papan yang diduga ilegal yang ditumpuk di areal perusahaan.

WASPADA. Rumah Warga Kampung Temusai Disatroni Maling. Honda Beat, Hp dan Uang Jutaan Raib

INVESTIGASINEWS.CO 
SIAK. Sabtu 30/05/2020. Rumah Suwandi warga RT.01 RW.05 Kampung Temusai, Bungaraya, Kabupaten Siak dibobol maling. Meskipun di dalam rumah ada orang, namun pelaku nekat memasuki rumah dan membawa kabur motor Beat BM 6498 YR, HP android seharga 2juta lebih dan beberapa uang.

Diduga, maling masuk rumah melalui rongga atas pintu dapur, lalu mengacak acak isi dalam rumah dan mengambil barang-barang berharga.

"Tadi malam kami sekeluarga tertidur lelap mas, tak satupun anak, suami yang bangun ketika maling itu masuk rumah. Kami sadar setelah bangun dan menuju dapur. Ternyata kami dapati pintu dapur terbuka. Honda beat hilang, uang dalam dompet dan hp Vivo seharga 2 juta lebih juga hilang", ungkap Ririn kepada INVESTIGASINEWS.CO Sabtu 30/05/2020.

Ririn hanya bisa pasrah dan berharap kapada masyarakat agar bisa membantunya untuk mencari kendaraannya yang hilang.
"Saya berharap motor saya bisa ketemu kembali, karena motor itu yang digunakan setiap hari untuk aktifitas saya aktifitas dan mengantar anak sekolah dll," harapnya.

Ketua RT.01, Supri, juga membenarkan bahwa telah terjadi pembobolan rumah milik warganya tadi malam. Diduga pelaku sudah memahami situasi rumah korban, sehingga pelaku dengan nekatnya memasuki rumah korban walau korban ada didalam rumah itu.

"Saya heran, maling ini sangat luar biasa nekatnya, padahal di dalam rumah ini ada orangnya, kok berani beraninya masuk rumah, apa tidak takut pemilik rumah terbangun dan ketahuan," ungkap ketua RT sambil geleng kepala.

Pak RT juga mengatakan, kejadian ini bukan pertama kalinya dialami warganya. Beberapa bulan yang lalu juga terjadi pembobol rumah warganya yang tak jauh dari rumah korban. Kejadiannya hampir sama, pelaku naik dari atas pelapon rumah  dan mengacak-acak isi dalam kamar dan lemari. Namun pelaku zonk karena rumah yang dimasukinya tak ada barang berharga, melainkan motor yang sudah dikunci stang.

"Ini kedua kalinya mas, dulu rumah Bu Nur juga dibobol maling, padahal pemiliknya ada di rumah depan. Diduga pelakunya sama, karena cara masuk rumahnya dengan cara yang sama yaitu naik melalui plafon," jelasnya.

Sementara, Kapolsek Bungaraya, AKP Amarullah, mengaku belum ada laporan dari pihak korban ke Polsek Bungaraya, jadi belum bisa olah TKP. Ia juga mengharapkan agar korban segera melaporkan kejadian ini kepihaknya, agar segera dilakukan tindakan.

"Kita belum mendapatkan laporan dari korban, kita berharap di tengah-tengah Pandemi Covid-19 masyarakat harus waspada. Hidupkan poskamling, saling menjaga dan waspada, karena musim seperti ini sangat rawan akan pencurian dan lain-lain," imbaunya.***Sugianto

Ket Foto: Warga menunjuk pelapon yang diduga dijadikan tempat masuknya  maling itu.

DPC FORSA Cimahi Melaksanakan Halal Bi Halal di Kabupaten Bandung Barat

INVESTIGASINEWS.CO 
JABAR. Kamis 28/05/2020. Untuk mempererat tali silahturahmi Forsa (Fans Rhoma Irama dan Soneta) Kota Cimahi, melaksanakan halal bihalal di KBB, Kampung-Cimerang Cipatat, tepatnya di rumah Nur Desi selaku Bendahara Forsa Cimahi.

Apriyono Ketua DPC FORSA Cimahi mengapresiasi atas diglarnya syukura halal bihalal ini.

"Alhamdulillah hari ini kami menggelar halal bihalal untuk mempererat tali silahturahmi sesama anggota Forsa, walau kita dibatasi waktunya dari jam 12:00-16:00 WIB, karena situasi Pandemi Virus Corona. Kita bersyukur masih bisa melaksanakan halal bihalal ditengah pandemi ini. Halal bihalal ini dihadiri kurang lebih 20 orang saja", kata Apriyono Ketua DPC FORSA Cimahi kepada InvestigasiNews.co Kamis 28/05/2020.
Apriyono juga sampaikan ucapan terimakasih secara khusus kepada mesia nasional INVESTIGASINEWS.CO yang selalu menjadi mitra dalam hal publikasi.

"Kami juga mengucapkan terima kasih kepada Media Online InvestigasiNews.co yang sudah hadir dalam acara halal bihalal ini, kami harap halal bihalal ini bisa dilaksanakan buat tahun-tahun berikutnya, yang Insya Allah kita sudah bebas dari Virus Corona", tutup Apriyono.***Nur/Heru.

Progress PSBB Siak Sesuai Harapan, Bupati Usulkan Pemberlakuan New Normal Kepada Gubernur Riau

INVESTIGASINEWS.CO 
SIAK. Kamis 28/05/2020. Pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kabupaten Siak yang dilaksanakan dalam rentang Tanggal 15-28 Mei 2020, berdasarkan hasil evaluasi Gugus Tugas Penanganan Covid 109 telah berjalan sesuai rencana dan berdampak baik positif bagi penanganan penyebaran Covid 19 di Negeri Istana. Oleh karena itu, Gugus Tugas Penanganan Covid 19 Kabupaten Siak mendukung sepenuhnya diberlakukan kebijakan “new normal” atau normalisasi aktivitas social ekonomi masyarakat dengan tetap memperhatikan pelaksanaan Protokol Kesehatan yang telah diatur pemerintah.

Hal tersebut dilaporkan Bupati Siak Alfedri kepada Gubernur Riau Syamsuar, saat pelaksanaan Rapat Evaluasi Pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Provinsi Riau melalui video conference, dari Ruang Rapat Pucuk Rebung Kantor Bupati Siak, Kamis 28/5/2020. Dalam rapat yang membahas agenda sosialisasi dalam mewujudkan masyarakat yang produktif dan aman Covid-19 tersebut, juga dihadiri Kapolres Siak, Kepala Kejaksaan Negeri Siak, Perwakilan Kantor Pengadilan Negeri Siak, serta sejumlah pimpinan OPD terkait dilingkungan Pemerintah Kabupaten Siak.

“Hingga saat ini jumlah ODP di Kabupaten Siak tercatat sebanyak 4425 orang, dan yang masih dalam pantauan sebanyak 674 orang. Jumlah tersebut berkurang dari jumlah sebelum PSBB yaitu sebanyak 824 orang. Sementara saat ini tidak terdapat PDP yang tengah menjalani masa perawatan” kata Alfedri dalam laporannya kepada Gubernur Riau.

Kemudian lanjut dia, selama pelaksanaan PSBB terdapat ada 3 orang yang dinyatakan positif Covid 19, yaitu sejumlah santri yang masuk dalam klaster pondok pesantren di Magetan. Kata dia, sampai saat ini hasil swab ketiga kalinya para pasien tersebut dinyatakan negatif dan sedang menunggu hasil pemeriksaan swab selanjutnya. 

“Pihak keluarga para pasien tersebut juga sudah dilakukan tracing, dan juga telah dilakukan pemeriksaan swab. Diantaranya keluarga pasien di Kecamatan Dayun sejumlah 4 orang sudah dilakukan pemeriksaan swab dengan hasil negatif. Keluarga pasien dari Kecamatan Mempura saat ini sedang menunggu hasil, dan keluarga pasien asal Kecamatan Siak yang berjumlah 7 orang hasil pemeriksaannya juga dinyatakan negative”, sebut Alfedri.

Bupati Alfedri juga menyampaikan rasa syukur karena berdasarkan hasil tes dinyatakan tidak terjadi penularan virus transmisi lokal dari para pasien yang dinyatakan positif Covid 19 di Kabupaten Siak. Oleh sebab itu pemimpin Negeri Istana itu menyampaikan usulan kepada Gubernur Riau agar pelaksanaan PSBB di Kabupaten Siak dapat diakhiri dan segera diberlakukan kondisi New Normal.

Sementara Gubernur Riau Syamsuar dalam arahannya secara khusus kepada Pemerintah Kabupaten Siak, menyarankan agar objek-objek wisata di Kabupaten Siak dapat dibuka dengan tetap memperhatikan protokol Covid-19, diantaranya menyediakan tempat mencuci tangan, alat pengukur suhu badan, mengatur jumlah dan jarak wisatawan dan kewajiban pengunjung menggunakan masker.

“Objek wisata yang ada di Kabupaten Siak seperti Istana Siak, sudah bisa dibuka kembali dengan catatan mengikuti protokol covid-19, supaya normalisasi perekonomian dan pariwisata berjalan”, kata Syamsuar. 

Gubernur Syamsuar juga berharap para pelaku usaha bisa secepatya kembali menjalankan usaha, dan terjadi transaksi jual beli sehingga ekonomi berjalan normal kembali. 

Menanggapi arahan tersebut, Bupati Alfedri mengatakan pihaknya akan segera menyusun rancangan kebijakan di tahapan new normal tersebut bersama jajaran terkait, khususnya dibidang pariwisata, pendidikan dan berbagai bidang lainnya.***komar/adv

Alfedri: 'Kasus PDP Covid-19 di Kabupaten Siak Menurun Selama PSBB'

INVESTIGASINEWS.CO 
SIAK. Kamis 28/05/2020. Selama 13 hari pemberlakuan PSBB di Kabupaten Siak sejak 15 Mei 2020 lalu, kasus pasien dalam pengawasan atau PDP Covid-19 menunjukkan angka penurunan.

Bupati Siak, Alfedri mengatakan diawal PSBB jumlah PDP di Siak sempat tertinggi, namun dipenghujung masa pemberlakuan PSBB jumlahnya justru menurun.

"Selama PSBB Kabupaten Siak pernah tertinggi jumlah PDPnya mencapai 14 orang, kemudian turun menjadi 4 orang, naik lagi jadi 8, dan sekarang tinggal 3 pasien yang dirawat di RSUD Tengku Rafian. Analisa sementara kami tidak ada penularan transmisi lokal di wilayah Siak, jadi curva untuk PDP turun," kata Bupati Alfedri, Rabu 27/5/2020.

Sementara untuk jumlah kasus terkonfirmasi positif Covid-19 tercatat ada kenaikkan, dari yang sebelumnya hanya 1 orang dan telah sembuh, kini bertambah jadi 3 orang yang positif.

"Perkembangan kasus di Siak, ada 3 orang terkonfirmasi positif Covid-19 yang sekarang diisolasi di RSUD Tengku Rafian. Mereka santri yang pulang dari Magetan, Jawa Timur.  Satu warga Dayun, satu warga Mempura dan satu warga Siak. ini masih menunggu hasil swab yang ketiga dan keempat, semoga hasilnya negatif," kata dia.

Masa PSBB tahap pertama di Siak akan berakhir 28 Mei ini. Ditanya soal perpanjangan PSBB, Bupati Siak masih menunggu hasil rapat bersama Pemprov Riau.

"Terkait PSBB akan diperpanjang, Pemprov Riau akan mengadakan rapat secepatnya untuk mengevaluasi pelaksanaan di 6 kabupaten/kota yang diusulkan PSBB. Tentunya kita menunggu hasil rapat itu, Pemprov akan mengkaji ulang oleh tim ahli epidemiologi apakah Siak berlanjut PSBBnya, kalau memang berlanjut kami siap," kata Alfedri.

Jika tetap PSBB berlanjut, sambung Alfedri, kebijakan dan sistem pelaksanaan akan tetap berjalan tanpa ada kelonggaran seperti sebelumnya.***komar/adv

Update Info: Gugus Tugas Kabupaten Siak Konpers Penangananan Covid-19 di Kabupaten Siak

INVESTIGASINEWS.CO 
SIAK. Kamis 28/05/2020. Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Siak, mengadakan konferensi pers terkait dengan update informasi penanganan penyebaran covid-19 di Kabupaten Siak, yang dilaksanakan pada Rabu sore (27/5/2020).

Dalam kesempatan ini, Asisten I Setda Kabupaten Siak Budhi Yuwono selaku kepala sekretariat Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Siak mengatakan bahwa, jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) di Kabupaten Siak seluruhnya berjumlah 4425 orang, dengan rincian yang sudah selesai pemantauan 3726 orang, yang masih dipantau 634 orang, dan orang tanpa gejala (OTG) 25 orang.

Masih kata Budhi, Untuk Pasien Dalam Pengawasan (PDP) 57 orang, dengan rincian yang sedang dirawat 0, PDP meninggal dunia 8 orang, sudah sembuh 45 orang, PDP terkonfirmasi positif 3 orang. Dan pasien positif Covid-19 4 orang, dengan rincian yang sudah sembuh 1 orang, sedang dalam perawatan 3 orang. 

"Penambahan jumlah ODP ini merupakan hasil dari pelaksanaan PSBB, karena setiap orang yang masuk ke Siak, kita pantau dan kita suruh untuk melaksanakan isolasi mandiri selama 14 hari dirumah masing-masing", jelas Budhi.

Menambah penjelasan dari Asisten I Setda Kabupaten Siak, Kadis Kesehatan Toni Candra mengatakan bahwa untuk pasien positif Covid-19 di Kabupaten Siak sedang dirawat di RSUD Tengku Rafi'an. 

"3 Pasien positif Covid-19 tersebut, merupakan santri yang mondok di pesantren magetan", kata Toni. 

Sebelumnya, ada 38 santri asal Kabupaten Siak yang mondok di pesantren Magetan. Dari 38 orang santri, 31 sudah dipulangkan karna hasilnya negatif, 4 orang sedang menunggu hasil swapnya, dan 3 orang dinyatakan positif Covid-19.

"Kami mohon kejujuran dan keterbukaan dari seluruh masyarakat Kabupaten Siak, jika masih ada santri dari Magetan yang belum terpantau, mohon laporkan segera demi memutuskan mata rantai penyebaran covid-19 di Kabupaten Siak", harap Kadis Kesehatan itu.

Saat ini, sambung Toni, di asrama haji ada 7 orang yang ditetapkan sebagai PDP, yakni 4 orang santri Magetan, 1 orang santri gontor, 1 orang orang tua santri dan 1 orang yang baru pulang dari luar negeri.

"7 orang tersebut sedang menjalani isolasi diri di asrama haji dan sudah melaksanakan pemeriksaan rafites dan swap, kita tinggal menunggu hasil dari pemeriksaan tersebut paling lama sabtu malam mendatang", jelas Toni.***komar/adv

Simpang Siur Informasi Terkait Ditutupnya Pasar Antri Baru (PAB) Cimahi, Pedagang Resah

InvestigasiNews.co
Cimahi. Rabu 27/05/2020. Ditutupnya pasar Antri Baru selama 14 hari menuai polemik pasalnya data yang dikeluarkan pemerintah kota Cimahi dan kenyataan di lapangan berbeda.

Seperti diberitakan sebelumnya, Walikota Cimahi Ir.Ajay M Priatna MM di halaman IG pribadinya Ajay menyatakan berdasarkan Swab tes dari 58 pedagang Pasar Antri Baru, 4 orang dinyatakan terpapar virus Covid 19 sehingga untuk mencegah penyebaran virus Covid 19 lebih meluas, pemerintah kota Cimahi membuat kebijakan untuk menutup pasar antri selama 14 hari terhitung mulai tanggal 24 Mei 2020 yang lalu.

Hal tersebut mendapat tanggapan dari Pengelola Pasar Antri Baru bahwa berita tersebut berbeda dengan kenyataan di lapangan.

Salah satu pedagang yang juga perwakilan dari Paguyuban Pedagang Pasar Antri Baru (PAB), Agus Rudianto, menyampaikan bahwa berita yang disampaikannya Pemerintah simpang siur.

"Yang di swab tes itu cuman 51 orang dan yang terpapar virus Covid 19 itu cuman 1 orang bukan 4 orang. Pemberitaan tersebut hoax dan meresahkan masyarakat. Informasi yang simpang siur ini membuat Resah pedagang PAB yang lainnya ada sekitar 3000 pedagang yang  berjualan di PAB kini nasibnya tidak jelas, apalagi beredar kabar untuk rapid tes akan diminta biaya 300 RB rupiah perorang dan ini sangat membebankan kami", ungkap Agus.

Sementara itu Kepala Dinas Kominfoarpus, Hardjono, saat dihubungi melalui pesan What'sAppnya Rabu 27/05/2020 menyatakan fan menanggapi.
"Betul yang swab di pasar antri adalah 51 orang dan hasilnya sudah keluar semua. 2 orang terkonfirnasi posirif 1 orang wanita, warga setiamanah, pedagang aksesoris dan kerudung di block B atas dan 1 orang pria, warga KBB, pedagang kelontong di blok c bawah. Awalnya, hari sabtu siang, bu kadinkes menerima info ada 4. Info ini disampaikan ke pak Wali Kota pada malam takbir, malam harinya, bu kadinkes melihat ada yg janggal. Maka pagi hari, setelah sholat Ied, bu sekdis menghubungi pa Joni, pengelola pasar antri, dan mencocokan data pedagang. Saya ada pada saat itu. Dan terkonfirmasi dari 4 itu hanya 2 yang pedagang pasar antri, yang 2 bukan. Kedua orang itu warga cibabat. Nah, hasil konfirmasi ini saat itu belum disampaikan ke pak Wali, dan beliau sudah menginformasikan di IG pada pagi hari. Lalu pada pertemuan hari  selasa kemarin dengan paguyuban pedagang, info ini sudah disampaikan, dan saya ada di ruangan itu, di manajemen pasar antri", jelasnya panjang lebar.

Ketika dikonfirmasi terkait adanya biaya Rapid test, Hardjono mengungkapkan tenaga medisnya yang siapkan dari pemkot.

"Kemarin  dalam rapat dengan manajemen sudah disampaikan, Pemkot menangung swab yang 100 orang pedagang dan 38 orang yang kontak erat dgn ibu itu (pedagang tepapar Covid 19- red). Dan untuk 650 pedagang lainnya, diminta untuk  rapid tes mandiri. Artinya alat yang siapkan manajemen dan pedagang, tenaga medisnya yang siapkan pemkot. Pedagang diminta utk menyiapkan alat bagi diri dan karyawannya", tutupnya.***FENDY
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Investigasinews.co - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger