Foto: Musrenbang Kampung Langkai 2027: Jalan Usulan Sejak 2018 Belum Terakomodasi, Warga Harap Perhatian Serius.
INVESTIGASINEWS.CO
SIAK — Pemerintah Kampung Langkai, Kecamatan Siak, Kabupaten Siak, menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kampung untuk Tahun Anggaran 2027, Kamis (5/2/2026).
Forum ini menjadi ruang strategis bagi warga menyampaikan kebutuhan pembangunan yang dinilai mendesak dan belum terjawab selama bertahun-tahun.
Musrenbang dibuka secara resmi oleh Penghulu Kampung Langkai, Sugeng Purwadi, dan dihadiri Camat Siak Arie, Bhabinkamtibmas, Ketua dan anggota Bapekam, perangkat kampung, tokoh masyarakat, serta warga dan beberapa Mahasiswa UNRI KKN.
Kehadiran lintas unsur tersebut menegaskan Musrenbang sebagai forum partisipatif yang menentukan arah pembangunan kampung.
Dalam sambutannya, Penghulu Langkai Sugeng Purwadi menekankan pentingnya Musrenbang sebagai wadah menampung aspirasi masyarakat secara terbuka dan transparan. Ia menyatakan, seluruh usulan akan dicatat dan diperjuangkan agar dapat masuk dalam prioritas pembangunan daerah.
“Musrenbang ini bukan sekadar agenda rutin, tetapi momentum menyatukan kebutuhan riil masyarakat dengan perencanaan pemerintah,” ujarnya.
Salah satu isu utama yang mengemuka adalah usulan pembangunan Jalan Bayam sepanjang kurang lebih 800 meter dengan lebar badan jalan 6 meter. Usulan tersebut disebut telah diajukan sejak 2018, namun hingga kini belum juga terealisasi, padahal jalan tersebut melayani sekitar 30 kepala keluarga.
Kepala Dusun (Kadus) I Kampung Langkai, Tasrip, menyampaikan kekecewaan warga atas belum diakomodirnya usulan tersebut.
Menurutnya, kondisi jalan yang belum memadai berdampak langsung pada aktivitas ekonomi dan mobilitas masyarakat.
“Jalan Bayam sudah kami usulkan sejak 2018. Sampai sekarang belum ada realisasi, sementara warga sangat bergantung pada akses jalan itu,” kata Tasrip.
Sementara itu, Ketua Bapekam Kampung Langkai, Musram, memaparkan sejumlah usulan lain yang masuk dalam Musrenbang TA 2027. Usulan tersebut mencerminkan kebutuhan dasar masyarakat, mulai dari infrastruktur hingga pemberdayaan ekonomi.
“Usulan yang masuk antara lain pemasangan Penerangan Jalan Umum (PJU), normalisasi drainase, pelebaran dan pengerasan jalan gang, serta perbaikan jalan menuju TPU,” jelas Musram.
Selain infrastruktur, warga juga mengusulkan pembangunan pagar SD Negeri 6 Langkai, program pengembangan peternakan kambing, sapi, dan ayam, pengadaan sampan dan jaring bagi nelayan, pembangunan drainase lingkungan, serta bantuan Rumah Layak Huni (RLH) bagi warga kurang mampu.
Menutup Musrenbang, Camat Siak Arie menyampaikan bahwa seluruh usulan akan dibahas lebih lanjut dan disinkronkan dengan rencana pembangunan kecamatan dan kabupaten.
Ia berharap aspirasi masyarakat Kampung Langkai dapat memperoleh perhatian serius.
“Prinsipnya, usulan yang benar-benar prioritas dan menyentuh kebutuhan masyarakat akan kami kawal dalam tahapan perencanaan berikutnya,” ujarnya.
Musrenbang Kampung Langkai TA 2027 pun menjadi cermin harapan warga agar perencanaan pembangunan tidak berhenti pada daftar usulan, melainkan berujung pada realisasi nyata yang berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat.***dw
Komentar