INVESTIGASINEWS.CO
LEMBATA - Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Daerah (DKP) Kabupaten Lembata menggelar Festival Literasi selama sepekan, mulai 5 hingga 11 Mei 2026, di pelataran kantor DKP Lembata. Kegiatan bertema “Dari Kandang, Tanah, dan Laut, Kita Menyulam Napas Kehidupan” itu mendapat apresiasi dari Dinas Pendidikan Kabupaten Lembata karena dinilai mampu mendorong budaya literasi yang lebih aplikatif di tengah masyarakat.
Festival tersebut diikuti berbagai instansi, satuan pendidikan di lingkup Pemerintah Kabupaten Lembata, pihak swasta, serta masyarakat umum. Kegiatan itu juga menjadi ruang kolaborasi untuk meningkatkan minat baca dan penerapan literasi dalam kehidupan sehari-hari.
Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Lembata, Suharten Bungalaleng, menyampaikan apresiasinya kepada DKP Lembata atas penyelenggaraan Festival Literasi yang melibatkan banyak elemen masyarakat, termasuk Dinas Pendidikan.
“Kami sangat mengapresiasi Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Daerah Lembata yang telah menggelar Festival Literasi ini dengan melibatkan berbagai elemen masyarakat, termasuk Dinas Pendidikan,” ujar Suharten kepada Investigasinews.co.
Menurut dia, literasi tidak hanya sebatas membaca, tetapi juga bagaimana seseorang mampu menerjemahkan apa yang dibaca menjadi tindakan nyata dalam kehidupan sehari-hari. Ia menilai konsep tersebut sejalan dengan tema festival yang mengangkat kehidupan masyarakat dari kandang, tanah, dan laut.
“Anak-anak bisa melihat materi atau benda nyata, lalu menyinkronkannya dengan apa yang mereka baca. Mereka juga dapat mempelajari karya atau kegiatan yang nantinya diterapkan dalam kehidupan, seperti cara mencangkok tanaman, menanam di pekarangan, dan berbagai tindakan praktis lainnya,” katanya.
Lebih lanjut, Suharten menegaskan bahwa penguatan literasi membutuhkan kerja sama semua pihak, terutama keluarga. Untuk mendukung hal tersebut, Dinas Pendidikan Kabupaten Lembata telah meluncurkan program JURNAL sebagai media kontrol antara orang tua dan sekolah terkait kejujuran anak dalam mengerjakan tugas.
Ia juga mengajak masyarakat untuk aktif membaca dengan memanfaatkan fasilitas perpustakaan, taman baca, maupun pondok baca yang tersedia di desa-desa. Menurutnya, keterlibatan orang tua dalam membaca akan menjadi motivasi bagi anak-anak untuk meningkatkan minat baca.
Di akhir kegiatan, Suharten kembali menyampaikan terima kasih kepada DKP Lembata atas terselenggaranya Festival Literasi. Meski belum melibatkan seluruh sekolah di Kabupaten Lembata, ia menilai kegiatan tersebut telah menjadi motivasi bagi sekolah lain untuk lebih aktif membaca dan berpartisipasi pada festival berikutnya.
“Kami juga mengucapkan terima kasih kepada Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Daerah atas terselenggaranya kegiatan ini. Meski belum melibatkan semua sekolah, setidaknya kegiatan ini menjadi motivasi bagi sekolah lain untuk ambil bagian pada festival berikutnya,” pungkasnya.***tvbw
Komentar