Kecelakaan Kerja, Akibatkan Satu Orang Meninggal Dunia

InvesBoleh diganti atau hapus

InvesBoleh diganti atau hapus

Iklan Semua Halaman | Masukkan kode iklan di sini. Direkomendasikan iklan ukuran 970px x 250px.

HU-KRIM

Kecelakaan Kerja, Akibatkan Satu Orang Meninggal Dunia

MEDIA DETIL 1
Selasa, 14 Januari 2020

INVESTIGASINEWS.CO
PALI. Kecelakaan kerja terjadi di salah satu perusahaan Migas yang beroperasi di wilayah Kecamatan Tanah Abang Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) tepatnya pada RIG milik PT EPI yang dikontrak PT PPM. Dimana PT PPM tengah mengerjakan proyek pengeboran milik PT QEI (Queen Energy Indonesia) salah satu subcon Pertamina.

Lokasi kejadian itu tepatnya di sumur Candi 03 Talang Gula Desa Sukamanis, Kamis (9/1) sekitar pukul 11.00 WIB.

Pada kejadian itu, dikabarkan satu pekerja meninggal dunia bernama Supriyadi (49th) warga Rejosari Kelurahan Talang Ubi Utara Kabupaten PALI, dan dua pekerja lainnya terluka dan harus dilarikan ke rumah sakit.

Kejadian itu terkuak dari pihak keluarga korban, sebagaimana yang diceritakan oleh Erkomsiatun, istri korban Supriyadi.

"Kami dapat kabar pukul 13.00 WIB dari teman kerja suami aku bahwa suami aku alami kecelakaan kerja. Lalu kami berangkat ke Tanah Abang, tapi ditengah jalan kami dikabari bahwa suami aku meninggal," ungkap Erkomsiatun, istri korban Supriyadi, kepada sejumlah awak media, Senin (13/01/2020).

Ditambahkannya bahwa korban telah dikebumikan dan ada pihak perusahaan sempat datangi rumah duka.

"Pihak perusahaan memang sudah datang, ucapkan bela sungkawa dan memberikan gaji suami aku selama 10 hari. Karena suami aku statusnya masih pekerja harian, sebab masa kerja baru satu bulan, sejak tanggal 13 Desember 2019. Namun sangat disayangkan, pihak perusahaan tidak menceritakan kronologi kejadiannya," tambahnya.

Mendapat kronologi kejadian diakui istri korban jurstu dari rekan kerja korban.

"Dari keterangan teman kerja suami aku bahwa ada pipa gas pecah dan mengenai kepala suami aku dan dua rekannya. Lalu seluruh korban dilarikan ke Puskesmas Tanah Abang kemudian dirujuk ke RSU Prabumulih, namun suami aku meninggal dunia," kenangnya.

Pihak keluarga ditegaskan Erkomsiatun meminta pihak kepolisian mengusut masalah tersebut dan meminta pihak perusahaan bertanggung jawab.

"Suami aku itu tulang punggung keluarga, dia tutup usia meninggalkan empat anak yang masih sekolah. Untuk itu kami meminta pertanggungjawaban perusahaan," pintanya.

Sementara pihak perusahaan, memberi kronologis kecelakaan kerja sbb;

Bapak dan ibu ysh,
bersama ini kami mohon ijin melaporkan *Fatality Akibat Terhantam Benda Tumpul yang Disebabkan oleh Flash Fire di Rig EPI #08 Sumur Candi-3*  di KSO QEI Talang Gula sebagai berikut :

*Dilaporkan oleh :* Irmedi (Wakatek KSO QEI Loyak Talang Gula)

*Tanggal & lokasi kejadian :* Kamis, 9 Januari 2020 pukul 11.10 WIB, di Sumur Candi-03, Desa Sukamanis, Kecamatan Tanah Abang, PALI

*Kategori insiden :* Fatality

*Deskripsi kejadian :*

*WHEN*
Kamis, 9 Januari 2020 pukul 11.10 WIB

*WHERE*
Sumur Candi-03, Desa Sukamanis, Kecamatan Tanah Abang, PALI

*WHO*
Sdr. Supriyadi (49, Toolpusher)

*WHAT*
Flash fire yang menyebabkan mud gas separator terpental 10 meter dan IP terhantam benda tumpul

*WHY*
Masih dalam penyelidikan

*HOW*
08 Januari 2020, 17.00 WIB selesai swab job Sumur dinyatakan flowing setelah itu sumur di shut-in sementara (seluruh kerangan ditutup, shut in pressure : 1400 psig)
09 Januari 2020, 07.00-10.30 WIB, cuaca tdk mendukung sehingga rencana memproduksi kan sumur di tunda
10.30 WIB, PJSM dan diskusi rencana proses memproduksikan sumur
11.00 WIB, kerangan dibuka 6 drat, coba di monitoring (P:500 psig)
Pada saat pressure 500 psig, tiba-tiba terdengar ledakan dr arah mud gas separator, Co-Man langsung menutup valve pada floor, dan x-mas tree
Ditemukan IP tergeletak dalam keadaan tdk sadarkan diri, dan posisi mud gas separator terpental 10m Dr posisi awal
Pukul 11. 20 WIB IP langsung dibawa ke puskesmas Tanah Abang, langsung dirujuk ke RS Bunda Prabumulih, dan dirujuk ke RSUD Prabumulih
Pukul 13.30 WIB IP dinyatakan meninggal dunia di RSUD Prabumulih

*Penanganan Saat Ini :*
Pada saat terjadi ledakan/flash fire coman langsung mengamankan sumur
IP langsung dirujuk ke Puskesmas terdekat kemudian dirujuk ke RS Bunda kemudian dirujuk ke RSUD Prabumulih.***mh