Tokoh Muda Dile dan Mahasiswa KKN STPM Luncurkan "Minyak Kemiri Dile" Sambut HUT Ke-81 RI

InvesBoleh diganti atau hapus

InvesBoleh diganti atau hapus

HU-KRIM


Tokoh Muda Dile dan Mahasiswa KKN STPM Luncurkan "Minyak Kemiri Dile" Sambut HUT Ke-81 RI

Minggu, 02 Agustus 2026
Foto: Tokoh Muda Dile dan Mahasiswa KKN STPM Luncurkan "Minyak Kemiri Dile" Sambut HUT Ke-81 RI. 

INVESTIGASINEWS.CO
ENDE – Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, tokoh muda Desa Dile bersama mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) STPM 2026 berkolaborasi meluncurkan produk unggulan berbasis komoditas lokal, "Minyak Kemiri Dile".
 
Peluncuran produk tersebut menjadi langkah nyata dalam mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat sekaligus memperkenalkan potensi Desa Dile kepada masyarakat luas.

Peluncuran Minyak Kemiri Dile dijadwalkan berlangsung pada 15 Agustus 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari program pengabdian masyarakat KKN STPM 2026 yang mengusung tema "Mandiri dari Desa untuk Indonesia", dengan fokus mengembangkan potensi desa melalui peningkatan nilai tambah hasil pertanian lokal.

Tokoh muda Desa Dile, Aloysius D. Dame, mengatakan kolaborasi antara generasi muda, mahasiswa, pemerintah desa, dan masyarakat menjadi kunci dalam membangun desa yang mandiri dan berdaya saing.

"Untuk menuju Dile yang lebih baik, semua kita harus bekerja sama. Kemiri di kebun warga kita sulap menjadi produk bernilai tambah. Keuntungannya kembali kepada para petani," ujar Aloysius saat berdiskusi bersama mahasiswa KKN di Desa Dile.

Menurut Aloysius, selama ini kemiri sebagian besar hanya dijual sebagai bahan mentah. Melalui pengolahan menjadi minyak kemiri, komoditas tersebut diharapkan memiliki nilai ekonomi yang lebih tinggi dan mampu meningkatkan pendapatan petani.

Perwakilan mahasiswa KKN STPM Program Studi Ilmu Pemerintahan dan Ilmu Sosial, Hilarius S. Amtori, mengatakan pihaknya memiliki komitmen mendukung pengembangan potensi desa melalui program pemberdayaan masyarakat.

"Hari ini kami memiliki misi besar bersama tokoh muda untuk mewujudkan Dile yang maju dan berdaya saing," kata Hilarius.

Dalam program tersebut, mahasiswa KKN STPM berkolaborasi dengan tokoh muda dan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Desa Dile. Pendampingan dilakukan mulai dari proses penyulingan, pengemasan, hingga pemasaran produk agar mampu bersaing di pasar.

Peluncuran Minyak Kemiri Dile akan dirangkaikan dengan kegiatan gotong royong serta bazar produk unggulan desa sebagai bagian dari rangkaian peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan RI.

Aloysius berharap produk tersebut menjadi simbol kemandirian ekonomi masyarakat sekaligus mampu memperkenalkan identitas Desa Dile melalui produk unggulan berbasis sumber daya lokal.

"Ini bentuk kemerdekaan yang nyata. Kita tidak tergantung lagi, tetapi mampu memproduksi sendiri. Semoga minyak kemiri ini dapat menjadi oleh-oleh khas Dile," ujarnya.

Melalui semangat "Berkarya untuk Negeri", kolaborasi antara tokoh muda, mahasiswa KKN STPM, pemerintah desa, BUMDes, dan masyarakat diharapkan menjadi contoh bahwa peringatan Hari Kemerdekaan tidak hanya diisi dengan kegiatan seremonial, tetapi juga diwujudkan melalui inovasi dan pemberdayaan ekonomi desa yang berkelanjutan.***fr

Most Popular

Video InvestigasiNews.co

https://www.youtube.com/@investigasinewsredaksi/featured

Video Terpopuler

https://www.youtube.com/@DwiPurwanto-kd4uf

Berita Terkini

PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA

Foto:  PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA.  INVESTIGASINEWS.CO PEKANBARU - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Prov...