Berawal dari Modal Rp50 Ribu, Kelompok Tani Damang Ame di Manggarai Timur Kini Kelola Dana Lebih dari Rp1 Miliar

InvesBoleh diganti atau hapus

InvesBoleh diganti atau hapus

HU-KRIM


Berawal dari Modal Rp50 Ribu, Kelompok Tani Damang Ame di Manggarai Timur Kini Kelola Dana Lebih dari Rp1 Miliar

Sabtu, 11 Juli 2026
Foto: Berawal dari Modal Rp50 Ribu, Kelompok Tani Damang Ame di Manggarai Timur Kini Kelola Dana Lebih dari Rp1 Miliar. 

INVESTIGASINEWS.CO
Manggarai Timur – Kelompok Tani Damang Ame di Kampung Selek, Desa Kaju Wanggi, Kecamatan Elar, Kabupaten Manggarai Timur, berhasil berkembang menjadi lembaga simpan pinjam dengan total dana yang dikelola mencapai lebih dari Rp1 miliar. 

Keberhasilan tersebut berawal dari modal sederhana berupa iuran sebesar Rp50.000 dan 1 belek padi dari masing-masing anggota saat kelompok didirikan pada tahun 2008.

Salah satu pengelola keuangan Kelompok Tani Damang Ame, Riky, menyampaikan hal tersebut kepada Media Investigasinews.co pada Sabtu (11/7/2026). 

Menurutnya, kelompok tersebut awalnya dibentuk oleh para tokoh masyarakat dengan jumlah anggota sebanyak 20 orang.

"Dahulu setiap anggota hanya menyetor iuran sebesar Rp50.000 dan 1 belek padi sebagai modal awal kelompok. Dari modal sederhana itu, kami terus membangun komitmen bersama hingga kelompok ini berkembang seperti sekarang," ujar Riky.

Ia menjelaskan bahwa saat ini Kelompok Tani Damang Ame telah mengembangkan usaha simpan pinjam dengan menerapkan suku bunga sebesar 4 persen. 

Jumlah anggota yang memanfaatkan layanan pinjaman kini telah mencapai sekitar 250 orang.

Berdasarkan data yang disampaikan pengelola, saldo dana kelompok saat ini telah mencapai sekitar Rp1.545.480.000. 
Pencapaian tersebut menunjukkan perkembangan yang signifikan dibandingkan dengan modal awal ketika kelompok pertama kali didirikan.

Riky juga menegaskan bahwa hingga saat ini Kelompok Tani Damang Ame belum menjalin kerja sama dengan pihak mana pun, baik pemerintah maupun swasta. 

Menurutnya, perkembangan kelompok sepenuhnya didorong oleh komitmen, disiplin, dan kebersamaan seluruh anggota dalam mengelola organisasi.

Selain melayani masyarakat di Kampung Selek, peminjam dana juga berasal dari berbagai wilayah di Kecamatan Elar. 

Hal ini menunjukkan meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan keuangan Kelompok Tani Damang Ame.

Keberhasilan Kelompok Tani Damang Ame menjadi contoh bahwa pengelolaan keuangan yang transparan, disiplin, dan berlandaskan semangat gotong royong mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat secara mandiri.***fr

Penulis: Feribertus Raja

Most Popular

Video InvestigasiNews.co

https://www.youtube.com/@investigasinewsredaksi/featured

Video Terpopuler

https://www.youtube.com/@DwiPurwanto-kd4uf

Berita Terkini

Wabup Rohul Syafaruddin Poti Hadiri Haul Alm. Syekh Haji Muhammad Noer Rokan Ke-66

Foto: Wabup Rohul Syafaruddin Poti Hadiri Haul Alm. Syekh Haji Muhammad Noer Rokan Ke-66.  INVESTIGASINEWS.CO Rohul - Wakil Bup...