Waspada Rabies, Enam Orang di Bungarya, Siak, Tergigit Binatang

InvesBoleh diganti atau hapus

InvesBoleh diganti atau hapus

Iklan Semua Halaman | Masukkan kode iklan di sini. Direkomendasikan iklan ukuran 970px x 250px.

HU-KRIM


Waspada Rabies, Enam Orang di Bungarya, Siak, Tergigit Binatang

Selasa, 25 Juli 2023
Foto: Waspada Rabies, Enam Orang di Bungarya, Siak, Tergigit Binatang. 

INVESTIGASINEWS.CO
SIAK - Bella (14th) anak Harianto, Warga RT 01 RW 05 Kampung Temusai dan juga beberapa warga di Kecamatan Bungaraya, Kabupaten Siak, Riau beberapa hari ini digigit anjing liar, kucing dan monyet. Untuk mengantisipasi rabies dan hal- hal yang tidak diinginkan, pihak Dinas Peternakan atau Tim URC PMK Kecamatan Bungaraya didampingi Bhabinsa dan Bhabinkamtibmas melakukan pengecekan dan pendataan kepada korban yang digigit anjing, kcing dan monyet.

"Hari ini kami didatangi oleh pihak Dinas Peternakan dan Bhabinsa menanyakan perkembangan kesehatan anak saya yang pada hari Selasa tanggal 18 Juli 2023 kemarin digigit Anjing di dekat sekolahan SMP Kampung Sabak Permai, Kecamatan Sabak Auh. Beliau menanyakan keberadaan anjing itu sekarang, karena anjing itu liar tentu kami tak tahu," ungkap Hariyanto, Senin (24/07/2023).

Hariyanto berharap, putrinya baik-baik saja setelah digigit anjing. Menurutnya, setelah putrinya dilaporkan digigit anjing, langsung dibawa berobat ke dokter dan dilakukan penyuntikan, putrinya sudah bisa beraktifitas seperti biasa.

"Hari ini anak kami sudah kembali bersekolah, dan menurut dokter, akan dilakukan penyuntikan lagi sesuai jadwal yang ditentukan oleh pihak Puskesmas Bungaraya. Kami berharap, anak kami baik- baik saja terhindar dari rabies anjing yang mengigit", harapnya.

Sementara itu, Tim URC PMK Kecamatan Bungaraya, Dokter Hewan Dian mengungkapkan, bahwa kunjungannya ke keluarga korban yang digigit anjing liar untuk memastikan si korban baik-baik saja dan mengontrol perkembangan keberadaan anjing liar yang mengigit korban.

"Di Kecamatan Bungaraya selama satu bulan ini  ada enam orang korban digigit anjing, kucing dan monyet, diantaranya, dua orang digigit anjing liar, satu orang digigit monyet, dan tiga orang digigit Kucing. Untuk itu, kita dari Tim URC PMK Kecamatan Bungaraya melakukan pengecekan atau mengontrol korban untuk memberikan masukan kepada keluarga korban agar mengikuti arahan dokter untuk berobat sesuai jadwal dan memastikan binatang tersebut apakah mengandung rabies atau tidak," ungkapnya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan, kalau binatang itu rabies, biasanya setelah menggigit dia akan mati dengan sendirinya.

"Anjing, kucing, monyet atau binatang lainnya, kalau dia rabies biasanya dua atau tiga hari setelah mengigit korban dia akan mati, bila selama empa belas hari anjing yang mengigit itu tidak mati, itu berarti tidak rabies. Dan terkait kasus ini, kita menunggu masa observasinya sampai tanggal 31 Juli 2023, karena ini anjing liar, jadi ada tak ada harus dikabari informasinya terkait keberadaan Anjing ini," tegasnya.

Dian juga minta tolong kepada keluarga korban, untuk mengkonfirmasi orang yang tinggal disana (TKP) untuk mengawasi anjing liar itu, apakah masih hidup atau tidak, agar pihaknya bisa tahu bagaimana penangananya. 

"Bagaimanapun, untuk kewaspadaan, siapa saja yang tergigit anjing atau sejenisnya, kita tetap mengarahkan ke rabies walaupun dalam observasi dia sudah bebas", tutupnya. 

Most Popular

Video InvestigasiNews.co

https://www.youtube.com/@investigasinewsredaksi/featured

Video Terpopuler

https://www.youtube.com/@DwiPurwanto-kd4uf

Berita Terkini

Polres Rohul Potong 15 Ekor Sapi dan 3 Ekor Kambing

Foto: Polres Rohul Potong 15 Ekor Sapi dan 3 Ekor Kambing.  INVESTIGASINEWS.CO Rohul - Pada momen hari Raya Idul Adha 1445 H tah...