Tragedi Stadion Kanjuruhan Malang, DPC GRIB Jaya Malang Turut Berkabung

InvesBoleh diganti atau hapus

InvesBoleh diganti atau hapus

Iklan Semua Halaman | Masukkan kode iklan di sini. Direkomendasikan iklan ukuran 970px x 250px.

HU-KRIM

Tragedi Stadion Kanjuruhan Malang, DPC GRIB Jaya Malang Turut Berkabung

Minggu, 02 Oktober 2022

Foto: Ketua Dewan Pengurus Cabang (DPC) Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Jaya Malang Raya (kanan) bersama H. Hercules Rosario Marshal.

INVESTIGASINEWS.CO
MALANG - Dewan Pengurus Cabang (DPC) Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Jaya Malang Raya, sampaikan rasa berkabung dan duka yang mendalam atas tragedi yang terjadi di Stadion Kanjuruhan Malang. Minggu, (02/10/2022).

Sebelumnya, sempat dikabarkan ratusan orang dinyatakan meninggal dunia dalam tragedi yang terjadi di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jawa Timur, pascapertandingan antara Arema FC melawan Persebaya Surabaya.

Ketua DPC GRIB Jaya Malang Raya,  Damanhury Jab megungkapkan rasa prihatin dan duka yang mendalam atas musibah ini.

"Mewakili rekan-rekan pengurus DPC GRIB Jaya Malang Raya, kami mengucapkan rasa turut berbelasungkawa atas meninggalnya ratusan orang di Stadion Kanjuruhan Kabupaten Malang," katanya.

Menurutnya kejadian ini adalah sebuah musibah yang tidak diinginkan oleh seluruh pihak.

"Kami berharap kiranya keluarga yang ditinggalkan senantiasa diberikan ketabahan oleh Allah, Tuhan Yang Maha Esa. Siapa yang ingin musibah seperti ini terjadi," kata Daman.

Tak hanya itu, pimpinan Organisasi Masyarakat (Ormas) yang didirikan oleh H. Hercules Rosario Marshal di wilayah Malang Raya ini berharap agar tidak ada reaksi-reaksi yang menjurus ke tindakan anarkis agar masyarakat di Malang Raya tetap beraktifitas sebagaimana mestinya.

"Kami berharap semoga tidak ada reaksi-reaksi yang berdampak pada terganggunya keamanan dan ketertiban masyarakat di Malang Raya," bebernya.

Pria kelahiran Alor NTT ini juga menyampaikan, GRIB Jaya Malang Raya dalam kesempatan ini akan mengambil peranan guna mendukung pihak yang terdampak musibah ini.***Red