Mahasiswa KKN Dampingi Pelaku UMKM Kedung Cowek dalam Optimalkan Pemanfaaan Media Sosial untuk Branding

InvesBoleh diganti atau hapus

InvesBoleh diganti atau hapus

Iklan Semua Halaman | Masukkan kode iklan di sini. Direkomendasikan iklan ukuran 970px x 250px.

HU-KRIM


Mahasiswa KKN Dampingi Pelaku UMKM Kedung Cowek dalam Optimalkan Pemanfaaan Media Sosial untuk Branding

Senin, 13 Juni 2022
Foto: Kelompok 64 bersama pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Cibuyam.

Penulis: Fibra Zelviana Gita/Roziana Febrianita.

INVESTIGASINEWS.CO 
JAWA TIMUR - Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur sudah memasuki bulan ke-3, yang mana di bulan ini kelompok 64 melakukan kegiatan Branding Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) sebagai wujud kesadaran merek atau Brand Awareness mahasiswa terhadap produk Usaha Mikro Kecil Menengah yang terdapat di Kelurahan Kedung Cowek.

Menurut data rekapitulasi, terdapat 436 pelaku usaha mikro di Kedung Cowek.

Dari 436 usaha mikro tersebut, diantaranya adalah UMKM Cibuyam dan Fresh Seafood Surabaya.

Di UMKM Cibuyam terdapat produk seperti keripik bakiak, bulu ayam, kerupuk kerang, stik ebi, mie tulang ikan, dan suca.

Sedangkan di UMKM Fresh Seafood Surabaya menjual berbagai hasil laut seperti aneka kerang, aneka kepiting, aneka ikan, dan aneka cumi.

Kedua contoh UMKM yang berada di Kedung Cowek sendiri sebenarnya sudah memiliki nama yang cukup dikenal masyarakat. Bahkan UMKM tersebut baik Cibuyam maupun Fresh Seafood Surabaya, dapat mengirim usaha mereka ke luar pulau Jawa seperti ke Papua ataupun Sumatera. 

Hal ini tentu saja merupakan wujud dari pemanfaatan sosial media dalam penjualan UMKM baik dari Cibuyam maupun Fresh Seafood Surabaya. 
Foto: Dokumentasi KKN Kelompok 64 saat mengobservasi UMKM Fresh Seafood Surabaya.

Kegiatan Branding UMKM melalui kegiatan membantu promosi yang dilakukan oleh kelompok 64 merupakan sebagai wujud dari Brand Awareness atau kesadaran akan merek dari sebuah usaha untuk membangun citra dari sebuah brand agar dapat lebih dikenal masyarakat. 

Kegiatan ini juga bertujuan untuk mempromosikan kepada khalayak umum dengan memanfaatkan platform media sosial sebagai bentuk dari digitalisasi sebuah usaha.

Kegiatan ini dilakukan selama 3 hari berturut turut yaitu pada tanggal 30 Mei s/d 1 Juni 2022 dengan memanfaatkan media sosial instagram dan tiktok karena pengguna dari kedua sosial media tersebut yang masif tentunya juga akan berdampak pada keberhasilan kegiatan promosi UMKM tersebut.***

Penulis: Fibra Zelviana Gita/Roziana Febrianita.

Most Popular

Video InvestigasiNews.co

https://www.youtube.com/@investigasinewsredaksi/featured

Video Terpopuler

https://www.youtube.com/@DwiPurwanto-kd4uf

Berita Terkini

Aksi Solidaritas Wartawan Banten Tolak RUU Penyiaran

Foto: Aksi Solidaritas Wartawan Banten Tolak RUU Penyiaran.  INVESTIGASINEWS.CO Banten - Solidaritas Wartawan Provinsi Banten ya...