DPC Peradi Muara Enim Gelar Raker, Bahas Program Kerja

InvesBoleh diganti atau hapus

InvesBoleh diganti atau hapus

Iklan Semua Halaman | Masukkan kode iklan di sini. Direkomendasikan iklan ukuran 970px x 250px.

HU-KRIM

DPC Peradi Muara Enim Gelar Raker, Bahas Program Kerja

Jumat, 10 Juni 2022

Foto: Rapat Kerja Peradilan Muara Enim.

INVESTIGASINEWS.CO 
MUARA ENIM - DPC Peradi Kabupaten Muara Enim gelar rapat kerja (raker) guna membahas program kerja jangka pendek dan jangka panjang untuk 5 tahun kedepan sehingga kinerja advokasi lebih efektif dan berkualitas pada saat mendampingi klien, khususnya di Muara Enim Sumsel.

Hal tersebut disampaikan Ketua DPC PERADI Kabupaten Muara Enim Hardiansyah HS, SH, MM ketika dibincangi awak media disela-sela rapat kerja saat coffeebrack, kegiatan ini berlangsung di gerai oleh oleh Muara Enim. Kamis (09/06).

"Rapat kerja ini merupakan bagian dari organisasi untuk membahas program kerja PERADI 5 tahun kedepan yang akan kita lakukan, disamping membahas program jangka panjang dan jangka pendek, juga mengevaluasi kinerja advokasi agar lebih efektif," tutur Hardiansyah.

Juga dikatakan Hardiansyah, program kerja ini sangat penting bagi PERADI dan pengacara yang merupakan acuan agar terprogram, terarah, terencana, efektif dan efisien.

"Program kerja organisasi PERADI, ada jangka panjang dan jangka pendek, untuk jangka panjang, kita akan bersinergi dengan fakultas hukum  universitas Serasan, sedangkan jangka pendek PERADI akan melakukan pelatihan advokasi agar masyarakat mempunyai minat menjadi pengacara bagi yang sudah menyandang gelar sarjana hukum, tentunya kita akan berkoordinasi dengan DPN untuk minta persetujuan," ucapnya.

Masih ditempat yang sama, Riasan Sahri juga mengungkapkan, sasaran yang kita lakukan pelatihan tersebut untuk menjaring masyarakat yang sudah lulus starata 1 sarjana hukum. 

"Saya selaku ketua yayasan perguruan tinggi Serasan dan juga sekretaris DPC PERADI Kabupaten Muara Enim, tentu saya mengapresiasi dan mensupport program PERADI untuk bersinergi dengan universitas Serasan dibidang hukum," urainya.

Riasan juga menjelaskan, bahwa universitas Serasan saat ini sudah terakreditasi type B serta memiliki enam fakultas, yakni 1. Fakultas Ekonomi, 2. Fakultas Tehnik, 3. Fakultas hukum, 4. Agrobisnis, 5. Lingkungan dan 6. Pelatihan Olahraga.

"PERADI akan mengadakan MOU dengan universitas Serasan terkait pelatihan khusus profesi advokat (PKPA) karena universitas Serasan sudah terakreditasi type B, ini salah satu syarat untuk kerjasama PKPA yang bertujuan untuk menjaring masyarakat yang berminat menjadi profesi advokat," imbuhnya.

Sementara dikatakan Eko Martha selaku ketua pusat bantuan hukum (PBH) Muara Enim didampingi Jimmy sebagai sekretaris, PBH ini merupakan bagian dari PERADI Muara Enim sebagai perpanjangan tangan dari Peradi untuk memberikan bantuan hukum terhadap masyarakat yang kurang mampu tersandung masalah hukum secara cuma-cuma.

"Bagi masyakarat yang kurang mampu terkena kasus hukum, bisa mengajukan bantuan untuk didampingi PBH Muara Enim dan ini secara cuma- cuma dengan memenuhi persyaratan sesuai kriteria yang sudah ditentukan, namun biaya registrasi tetap dibebankan pada klien," ungkapnya.

Ditegaskan oleh Jimmy selaku sekretaris PBH ini merupakan perpanjangan tangan PERADI untuk menyentuh masyarakat yang tidak mampu guna mendapatkan keadilan bebas biaya.

"Berharap nantinya akan terbentuk masyarakat sadar hukum yang berkeadilan serta beradab, ini merupakan kata kunci," tutup Jimmy.***(M.fajri).