Tidak Terima Dituding Lakukan Pungli, Kades Meranti Paham, Polisikan Oknum Wartawan. Kades: 'Akan Kami Tempuh Jalur Hukum'

InvesBoleh diganti atau hapus

InvesBoleh diganti atau hapus

Iklan Semua Halaman | Masukkan kode iklan di sini. Direkomendasikan iklan ukuran 970px x 250px.

HU-KRIM

Tidak Terima Dituding Lakukan Pungli, Kades Meranti Paham, Polisikan Oknum Wartawan. Kades: 'Akan Kami Tempuh Jalur Hukum'

Kamis, 11 Maret 2021

INVESTIGASINEWS.CO 
LABUHANBATU. Bermula dari timbulnya permasalahan mengenai turunnya bantuan sembako yang dikucurkan melalui kucuran dana APBD Provinsi Sumatera Utara TA 2020 lalu, dan telah disalurkan pada 448 orang masyarakat Desa Meranti Paham, Kamis 11/03/2021.

Akan tetapi dalam proses penyalurannya pihak Penyelenggara Desa menghadapi persoalan terbentur anggaran dana guna membiayai pengadaan transportasi dan lain sebagainya. Atas dasar keputusan musyawarah dan mufakat, pihak penyelenggara desa jalankan keputusan mengutip dana sedikit sumbangan dari warga.  

Namun, diluar dugaan dan tidak disangka sangka, timbul praduga negatip yang dialamatkan langsung pada salah satu oknum Kepala Desa yang ada di Kecamatan Panai Hulu Kab. Labuhan Batu, Provinsi Sumatera Utara, dan berujung pada pemeriksaan oleh pihak Inspektorat atau Bawasda dan bahkan Institusi Kejaksaan Negri Kab. Labuhan Batu

Bahkan, problem ini juga berdampak terjadinya pertikaian mulut antara oknum wartawan dengan Pegawai Kejaksaan Negri Labuhan Batu

Kepala Desa Meranti Paham, SH, ketika dikonfirmasi wartawan Media Online Investigasinews.co Kamis 11/03/2021 menjelaskan masalahnya.
"Permasalahan ini sangatlah membebani kami selaku pihak penyelenggara Desa. Kami sudah menombokin, malah timbul masalah yang begitu pelik dan mengancam integritas dan nama baik kami sebagai penyelenggara Desa", ujarnya.

Hal itu dirasakan karena adanya praduga negatip yang dialamatkan padanya, yakni telah dituding melakukan Pengutipan Liar.

"Semua yang dituduhkan oleh sekolompok kecil masyarakat yang diboncengi oknum wartawan, dan  itu semua tak lain hanya hendak menebar fitnah pada kami", sanggah Kades.

Ia berharap, agar permasalahan yang terjadi, tidak ada pihak pihak yang hendak mengambil kesempatan atau memanfaatkan situasi yang ada , dan tidak diboncengi kepentingan politik.
"Terkait tuduhan yang dilontarkan semoga dapat dipertanggung jawabkan secara moral dan hukum. Untuk itu semuanya perlu dibuktikan. Maka demi menjaga marwah dan nama baik Desa Meranti Paham yang tercoreng yang disebabkan oleh sekolompok kecil oknum yang diduga tidak bertanggung jawab, dan dikatakan terkait permasalahan ini telah layak dan dipandang perlu untuk tempuh jalur hukum", sambungnya.

Kades juga mengatakan dan merasa miris menyayangkan hal ini dapat terjadi.

"Atas tindakan dan perbuatan yang dilakukan oleh oknum tersebut dalam menjalankan fungsi dan tugasnya yang dilakukan dengan tidak secara profesional, karena diduga telah menyerang kehormatan dan Integritas saya selaku puncak pimpinan di Desa Meranti Paham ini, maka berdasarkan musyawarah dan telah mempertimbangkan segala sesuatunya, dengan terpaksa akan membawa persoalan ini keranah hukum dan akan membuat Laporan secara resmi ke Penyidik Kepolisian Mapolres Labuhan Batu", ungkapnya.

Pantauan Investigasi yang berhasil dirangkum oleh awak Media Investigasinews.co Kamis 11/03/2021, diketahui adanya dugaan pungli yang dialamatkan pada Kades Meranti Paham telah dapat disanggah dan diklarifikasi atau telah didudukkan, bahwa terkait tuduhan yang dilontarkan telah dituangkan dalam Berita Acara Rapat dan ditandatangani sebanyak 448 warga yang menerima bantuan sembako.

Dokumen juga dilengkapi dengan surat pernyataan yang terdiri dari pernyataan warga yang menyatakan tidak keberatan dan juga menampik dugaan pungli yang disangkakan  pada Kepala Desa Meranti Paham Kec.Panai Hulu Kab.Labuhan Batu.

Sementara, Camat Panai Hulu Camat Panai Hulu, Abdul Kholik Lubis SE, saat dikonfirmasi awak Media Nasional Investigasinews.Co melalui seluler Kamis 11/03/2021 juga memberi keterangannya.

“Ketemulah kita dulu dan duduk bersama dengan Kades. Mengenai permasalahan yang terjadi, mudah mudahan dengan dilakukannya duduk bersama dapat menemukan  solusi yang paling baik, agar menjadi pembelajaran buat kita semua", ujarnya.
Laporan: Fr
Editor: Redaktur INVESTIGASINEWS.CO