Warga Sungai Apit Heboh, Temukan Granat, Meledak, Memakan Korban Dua Orang

InvesBoleh diganti atau hapus

InvesBoleh diganti atau hapus

Iklan Semua Halaman | Masukkan kode iklan di sini. Direkomendasikan iklan ukuran 970px x 250px.

HU-KRIM

Warga Sungai Apit Heboh, Temukan Granat, Meledak, Memakan Korban Dua Orang

Rabu, 23 Desember 2020
INVESTIGASINEWS.CO 
SIAK. Warga Sabak Auh heboh dengan dugaan penangkapan salah satu warga di Sungai Tengah, Kecamatan Sabak Auh yang diduga memiliki Granat aktif yang disimpan di rumahnya.

"Informasinya, granat itu dibeli oleh inisial SO warga Sungai Tengah dari tukang rosokan mas, karena tak tahu bahwa itu granat, sama pakde dipukulnya itu benda dan meledak mengenai kaki dan tangannya, yang parah bagian kaki, dan yang satunya lagi juga kena karena lagi muat sawit di samping rumah itu. Kabarnya, SO diamankan di Polres Siak sampai sekarang mas," ungkap warga Sungai Tengah yang enggan disebutkan namanya, Selasa 23/12/2021.

Penghulu Kampung Sungai Tengah Supri, membenarkan hal itu, ia menjelaskan bahwa warganya tidak tahu menahu terkait granat yang dibelinya dari tukang rosokan itu, sehingga anggotanya yang sering dipanggil pakde itu memukul benda itu, dikiranya mungkin baja, alhasil malah meledak dan mem

"Sebenarnya ini kejadian sekitar tanggal 02  Desember 2020 kemarin kalau tak salah pak,  akibat dari ledakan itu, pakde pekerjanya SO itu kemarin sempat dilarikan kerumah sakit dan sempat dirawat  ke Medan. Saya sebagai penghulu tentunya berharap agar kepemilikan granat itu diusut, seperti apa pengawasan mereka hingga granat itu bisa dibawa oleh tukang rosokan, dan dijual ke SO. Secara logika, kalau memang warga kami tahu itu granat, tak mungkin dia pukul, jangankan memukul, mendekati saja takut," ungkapnya.

Guna mengungkap masalah ini, wartawan mencoba menghubungi dan konfirmasi kepada Kapolsek Sabak Auh IPDA Cevin, melalui telepon selulernya mengatakan bahwa, pihaknya hanya ikut mengamankan barang bukti (BB) saja, terkait kasus itu yang menangani Polsek Sungai Apit.

"Udah lama itu pak, itukan ditangani oleh Polsek Sungai Apit pak, bukan kami," jelasnya.

Ketika ditanya, TKPnya di Sabak Auh Ndan, ia menjawab lokasinya berbeda, salah satunya di Sabak Auh tapi yang menanganinya Polsek Sungai Apit, dan banyak lokasi menurutnya.

"Intinya, barangnya ada di Sabak Auh, tapi sudah dibawa semuanya beserta orangnya dan sudah tak ada lagi di sini. Jadi untuk lebih jelasnya silahkan hubungi pihak Polsek Sungai Apit," tegasnya.

Sementara, Kapolsek Sungai Apit IPTU Yuda Efiar ketika dikonfirmasi, melalui telpon selulernya mengatakan bahwa, untuk pengungkapan perkara ini, untuk laporan pertama di Polsek Sungai Apit, karena ini masalah besar, maka diambil oleh Polres Siak.

"Laporan pertama di Polsek Sungai Apit, karena wilayah kita, jadi diambil alih oleh Polres, bagusnya mas langsung menghubungi Kasat Reskrim biar lebih jelas. Kalau saya yang menerangkan disini nanti kalau ternyata ada yang tak masuk tak enak, jadi hubungi pak Ari Tonang sebagai Kasat ya," ujarnya.

Kapolres Siak  AKBP Doddy Ferdinand Sanjaya melalui Humas Polres Siak Bripka Dedek Prayoga ketika di konfermasi melalui WhatsApp nya mengatakan, masih belum ada laporan.

"Nngk ada masuk laporannya mas," balasnya dengan singkat.***

Reporter: Sugianto
Ket. Foto: Gambar Illustrasi
Editor: Redaktur INVESTIGASINEWS.CO