Terkait Corona, Dinkes Beltim Bantu Pokja Wartawan Beltim, Masker dan Sarung Tangan

InvesBoleh diganti atau hapus

InvesBoleh diganti atau hapus

Iklan Semua Halaman | Masukkan kode iklan di sini. Direkomendasikan iklan ukuran 970px x 250px.

HU-KRIM

Terkait Corona, Dinkes Beltim Bantu Pokja Wartawan Beltim, Masker dan Sarung Tangan

Selasa, 07 April 2020
INVESTIGASINEWS.CO 
BELITUNG TIMUR - Selasa 07/04/2020. Kepala Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana Belitung Timur Yulhaidir bersama jajarannya menyambangi Sekretariat Pokja Wartawan Beltim dengan buah tangan memberikan Masker dan sarung tangan kepada Awak Media yang tergabung di Pokja Wartawan Beltim.

Penyerahan Masker dan sarung tangan yang diterima lansung oleh Ketua dan Sekretaris Pokja Wartawan Beltim dan sejumlah wartawan anggota dan pengurus Pokja. Masker dan sarung tangan langsung dibagikan dan digunakan langsung untuk turun kelapangan peliputan. Selasa (07/04/2020).

Kepala Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana Beltim mengatakan pemberian masker dan sarung tangan walau tak seberapa namun sangat dibutuhkan karna awak media juga termasuk garda terdepan terkait Covid-19.

"Ya saat kita semua harus memakai Masker sebagaimana Instruksi Presiden, sebagaimana juga instruksi WHO tidak saja bagi yang terpapar yang memakai masker akan tetapi kita semua juga harus memakai masker", ujar Yulhaidir.

Ketua Pokja Wartawan Beltim Fendi Kuswandi yang akrab disapa Bang Wawan mengapresiasi terhadap Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana Beltim yang bersimpati membantu Masker dan sarung kepada Pokja Wartawan Beltim.

"Ya tentunya kita apresiasi kepada Yulhaidir selaku Kepala Dinas Kesehatan Beltim, walau hanya masker dan sarung tangan namun ini sangat kita butuhkan, sekali lagi kita ucapkan terima kasih dan apresiasi", ujar Wawan.

Dijelaskan kembali oleh Bang Wawan masker dan sarung tangan ini memang barang sangat bermanfaat mengingat rekan wartawan dalam situasi "Dirumah Aja" namun bagi wartawan tidaklah sepenuhnya dirumah aja, karena wartawan pekerjaannya harus turun ke lapangan berinvestigasi untuk sebuah pemberitaan.

"Kita selaku wartawan tidaklah sepenuhnya di rumah saja, kita kan harus turun kelapangan berinvestigasi demi sebuah pemberitaan yang sangat dibutuhkan bagi semua pihak, edukasi dan informasi masyarakat sebagaimana dengan adanya himbauan dan maklumat juga kita ikut memberitakan sebagai bentuk partisipasi kita awak media", tutup Wawan.***Mulyadi/Nur