Baru Berapa Hari Pekerjaan Kelar, Sudah Ambles (Turun)

InvesBoleh diganti atau hapus

InvesBoleh diganti atau hapus

Iklan Semua Halaman | Masukkan kode iklan di sini. Direkomendasikan iklan ukuran 970px x 250px.

HU-KRIM

Baru Berapa Hari Pekerjaan Kelar, Sudah Ambles (Turun)

Rabu, 08 Januari 2020

InvestigasiNews.co
Muara Enim. Pekerjaan Kabupaten Muara Enim Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Muara Enim, dipertanyakan warga.

Dimana pekerjaan yang di tunggu - tunggu hasilnya oleh masyarakat Kabupaten Muara Enim, pembangunan Pedestrian dan Fasilitas penunjang gerbang selamat datang yang berlokasi di Jalan Raya Muara Enim - Palembang, Rabu (08/01/2020), terlihat amblas.

Dengan nilai proyek Rp 8.257.549.000.00 (Delapan Milyar Dua Ratus Lima Puluh Tujuh Juta Lima Ratus Empat Puluh Sembilan Ribu Rupiah) dengan lama pekerjaan  75 ( tujuh puluh lima ) hari kalender, dengan pelaksana CV. Karya Nusantara, tidak maksimal dan mengecewakan.

Pantauan Awak Media InvestigasiNews.co di lapangan, pekerjaan tersebut yang baru berapa hari, sudah mengalami kerusakan, ambles, turun di salah satu tempat tersebut, ada apa?

Hal ini tentu sangat disayangkan, padahal anggaran tersebut milyaran rupiah.

Seharusnya pekerjaan tersebut menjadi salah satuh contoh pekerjaan yang patut diacungi jempol yang di tunggu - tunggu oleh masyarakat Kabupaten Muara Enim namun tidak sesuai yang diharapkan.

Ketika di confirmasi di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Muara Enim, di ruang kerjanya, Alek, sebagai Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) adalah pejabat yang bertanggung jawaba atas pelaksanaan pengadaan barang atau jasa mengatakan kepada InvestigasiNews.co membenarkan adanya penurunan tanah timbunan tersebut.

"Yang mengakibatkan Trotoar turun, ambles disebabkan resapan dari air hujan yang turun beberapa hari ini, yang membuat kondisi tanah timbunan memadat", kata Alek.

Lanjutnya, timbunan itu hanya berjarak satu bulan, sedangkan kalender pekerjaan 75 (Tujuh Puluh Lima Hari) tentu akibat dari curah hujan yang tinggi mengkibatkan tanah timbunan memadat.

"Sebenarnya dari bulan Desember 2019 disaat pekerjaan sudah terlihat penurunan tanah timbunan, namun saya mengatakan untuk dibiarkan dulu, nanti masih ada masa perawatan pemeliharaan pekerjaan," ucap Alek.

Alex juga menjelaskan, Pihak Kontraktor CV. Karya Nusantara masih bertanggung jawab sepenuhnya dalam pekerjaan tersebut, karena masih pemeliharaan.

"Untuk sementara itu, kalau untuk lampu taman memang sengaja belum kita pasang, karena takut hilang, nanti kita pasang setelah pekerjaan pemeliharan memang benar - benar selesai," tuturnya.

Saat diminta statement Video, Alek Menolak.

"Jangan dulu kalau Video, nanti saya dimarah atasan (Kadin Perkim) coba langsung ke Kadin saja," tutup Alek.

Sementara warga sekitar, sebut saja Danu dan Rawal, bertanya gimana ini masak baru berapa hari pekerjaan kelar, sudah ambles (turun).

"Apakah pekerjaan tersebut tidak sesuai dengan standar pekerjaan, atau mengejar hari kalender sehingga pekerjaan tersebut terburu - buru dan belum pas perhitungan," sesal mereka.

Takutnya nanti pembangunan Pedestrian dan Fasilitas penunjang gerbang selamat datang yang dibuat dengan dana milyaran ini, tidak akan bertahan lama.

"Kita lihat saja nanti sampai atau tidak habiskan 6 (enam) bulan kedepan," tutup Danu dan Rawal kepada InvestigasiNews.co ***Aji