INVESTIGASINEWS.CO
Lembata – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lembata menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027. Kegiatan ini menjadi ruang konsolidasi untuk menghasilkan dokumen perencanaan yang terukur, realistis, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Bupati Lembata, Kanis Tuaq, saat membuka kegiatan tersebut di Aula Anton Enga Tifaona, Sekretariat Lembata, pada 19 Maret 2026, menegaskan bahwa musrenbang bukan sekadar kegiatan seremonial.
“Musrenbang bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi menjadi ruang konsolidasi untuk menghasilkan dokumen perencanaan yang terukur, realistis, dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujarnya.
Kegiatan Musrenbang tersebut dihadiri oleh Sekretaris Daerah Paskalis Ola Tapobali, para asisten Sekda, Ketua DPRD Lembata, pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), para camat se-Lembata, serta pemangku kepentingan lainnya.
Dalam sambutannya, Bupati Kanis Tuaq menyampaikan bahwa dengan kondisi keuangan daerah yang terbatas, seluruh program harus disusun secara realistis dan tepat sasaran. Hal ini penting untuk menghindari perencanaan yang ambisius tanpa dukungan kapasitas anggaran yang memadai.
Ia menjelaskan, terdapat 20 program prioritas yang menjadi fokus kebijakan pembangunan daerah, terutama pada penguatan sektor nelayan serta pertanian dan peternakan sebagai tulang punggung ekonomi masyarakat.
Program-program tersebut meliputi pembangunan infrastruktur pertanian dan perikanan, pengembangan klaster komoditas unggulan, penyediaan sarana produksi dan alat mesin pertanian, serta jaminan pemasaran hasil produksi. Selain itu, pemerintah juga mendorong hilirisasi sumber daya alam dan pengembangan food estate lahan kering terintegrasi guna meningkatkan nilai tambah ekonomi daerah.
Bupati juga menambahkan bahwa pembangunan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Nelayan (SPBN), penguatan UMKM dan koperasi, serta pengembangan sektor pariwisata akan terus diupayakan sebagai sektor pendukung.
Pada aspek sosial, pemerintah daerah menaruh perhatian pada peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui sektor pendidikan dan kesehatan, penanganan stunting, perlindungan perempuan dan anak, serta penguatan ketenagakerjaan.
Selain itu, Pemkab Lembata juga memasukkan agenda penataan kota, pengelolaan persampahan, program ekologi berkelanjutan, serta pembangunan infrastruktur konektivitas antarwilayah sebagai respons terhadap perubahan iklim.
Musrenbang RKPD Tahun 2027 ini diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat sinkronisasi antara usulan masyarakat dengan kebijakan strategis pemerintah daerah.
“Musrenbang ini diharapkan mampu memperkuat sinkronisasi antara usulan masyarakat dengan kebijakan strategis pemerintah daerah,” tutup Bupati.***tvbw
Komentar