INVESTIGASINEWS.CO
SIAK – Kebutuhan es batu kristal di Kota Siak meningkat tajam sejak memasuki bulan Ramadan hingga menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. Tingginya permintaan membuat pasokan kerap terbatas, sehingga para pedagang kesulitan memperoleh stok, Minggu (22/3/2026).
Lonjakan permintaan ini didorong oleh meningkatnya aktivitas pelaku usaha minuman, seperti penjual es boba, es selai, hingga kedai nasi. Es batu kristal dinilai lebih praktis karena berbentuk tabung berlubang dan mudah diserut, sehingga lebih diminati dibandingkan es batu biasa.
Salah seorang pedagang es boba, Arif, yang berjualan di Jalan Raja Kecil, Kota Siak, mengaku sering kesulitan mendapatkan pasokan akibat tingginya persaingan antar pedagang. Ia mengatakan, jumlah pelaku usaha minuman yang terus bertambah turut mendorong kenaikan kebutuhan es kristal secara signifikan.
“Sekarang susah mendapatkannya karena pedagang minuman di Siak sudah banyak. Bukan hanya kami, kedai nasi juga membutuhkan es kristal,” ujarnya.
Dari sisi harga, es batu kristal masih tergolong terjangkau. Untuk ukuran kecil dijual sekitar Rp5.000 per kantong plastik, sedangkan ukuran besar dengan berat sekitar 10 kilogram dibanderol Rp15.000 hingga Rp17.000 per kantong.
Sebelumnya, pasokan es batu kristal di Siak sebagian besar didatangkan dari Pekanbaru. Namun, meningkatnya permintaan membuat peluang usaha produksi es batu kristal di daerah ini dinilai semakin menjanjikan.
Kondisi tersebut membuka peluang bagi pelaku usaha lokal untuk mengembangkan bisnis es batu kristal, terutama pada momen musiman seperti Ramadan dan Idul Fitri yang selalu diiringi lonjakan kebutuhan minuman dingin di masyarakat.***komar
Komentar