Oknum Kades di Kecamatan Lawang Kidul Dilaporkan Kepada Bupati

InvesBoleh diganti atau hapus

InvesBoleh diganti atau hapus

Iklan Semua Halaman | Masukkan kode iklan di sini. Direkomendasikan iklan ukuran 970px x 250px.

HU-KRIM

Oknum Kades di Kecamatan Lawang Kidul Dilaporkan Kepada Bupati

Jumat, 15 Maret 2019


INVESTIGASINEWS.CO
Salah satu warga atas nama Baitul Ham Bin Ruitab, beralamat di pasar bawah Tanjung Enim Kecamatan Lawang Kidul Kabupaten Muara Enim karena merasa kecewa kepada salah satu oknum Kades, ia akan melaporkannya kepada Bupati.

Pasalnya, ia sudah melaporkan ke Polres Muara Enim, pasal disangkakan 378 dan 372 (Pengelapan dan Penipuan). Sesuai laporan nomor LP/B-153/2018 Dan LP/B-153/2019, Rabu 13 Maret 2019 pukul 09.00 WIB.

Bahwa hasil LP tersebut sampai sekarang belum ada hasil proses hukumnya. Alias aman - aman saja.

"Dugaan saya adanya salah satu pihak dari oknum Kades, yang bermain", ujarnya.
Masalah bermula ketika sebidang lahan dan satu buah rumah dikontrakan kepada orang lain. Bahwa lahan tersebut sangketa.

Bahwa akte notaris atas lahan tersebut bernama Baitul Ham Bin Ruitab, sebagai pemilik sah lahan tersebut.

Asal usul lahan tersebut dari ibu Baitul Ham Bin Ruitab. Kemudian diduga ada yang merampas hak Baitul Ham Bin Ruitab. Diduga sebagai keponakan Baitul Ham Bin Ruitab sendiri.

Ketika lahan ada yang akan mengganti rugi karena ada lahan perluasan jalan di lokasi tersebut, ganti rugi atas lahan tersebut sebesar Rp. 87,431.928,-.

"Saya pada waktu itu hanya dikasih uang Rp.11 juta 300 ribu rupiah tanpa koordinasi dengan saya sebelumnya. Yang sangat dirugikan tentu saya, atas dasar apa rekening oknum Kades yang menerima dalam penyaluran dana tersebut? Tentu saja seharusnya rekening saya. Itulah dugaan saya adanya kerjasama keponakan saya dengan oknum Kades untuk menipu saya", terang Baitul Ham Bin Ruitab.

"Maka dengan ini saya mohon kepada Bapak Bupati Muara Enim untuk memangil oknum Kades itu untuk mempertangung jawabakan atas pegalihan nomor rekening yang seharusnya adalah rekening saya", tutup Baitul Ham Bin Ruitab.***aji