INVESTIGASINEWS.CO
BUNGA RAYA. Ahad 06/01/2019. Petani tanaman padi di awal tahun 2019, panen tanaman padinya mengalami penurunan produksi. Pasalnya tanaman padi petani mengalami penyakit jamur atau semacam busuk leher. Akibatnya padi yang dipanen isi padinya banyak yang kosong, alias tak berisi.
Padi yang ditanam oleh petani di Kecamatan Bungaraya bervariasi, ada padi legowo, padi serang, padi impary 42. Padi yang berdampak terkena serangan penyakit jamur atau busuk leher rata-rata yaitu padi impary atau IR 42.
Rusnan petani asal Bungaraya, saat ini menanam tananam padi label 07 yang termasuk juga padi 42 IR lebih kurang 1 hektar, dan tak lama lagi akan panen. Ia merasa cemas dengan hasil panen padinya tahun ini, sebab padinya sudah banyak yang terkena busuk leher.
Rusnan menilai tanaman padinya saat ini jika di panen, ia perkiraan sekitar 3 ton. Artinya, jauh meleset dari sebelumnya yang sudah- sudah, yaitu panen padinya mencapai 7 ton perhektar.
"Saya sudah melakukan berbagai upaya pengobatan, penyemprot hama pada tanaman padi saya yang diserang hama. Namun pun demikian tak juga teratasi hingga sampai menunggu panen saja nanti, berapa hasilnya yang didapat", keluh Rusnan.
Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan oleh INVESTIGASINEWS.CO dari petani, petani yang baru panen dalam 1 hektar hanya mendapapat 2 ton padi basah.
NASIR PPL bungaraya ketika dikonfiermasi INVESTIGASINEWS.CO, membenarkan bahwa tanaman padi Kecamatan Bungaraya saat ini mengalami serangan hama. Ini disebabkan oleh faktor alam karena tingginya curah hujan yang turun menerus, sehingga tanaman padi berdampak rentan penyerangan hama penyakit.
"Tanaman padi yang banyak diserang oleh hama itu bukan ajuran dari pemerintah dan tanaman yang kita ajurkan itu kepada petani yaitu padi legowo", kilah Nasir.***komar
Most Popular
-
Foto: Dedi Kusnadi SH, Kembali Maju Menjadi Calon Ketua MPC Pemuda Pancasila Siak. INVESTIGASINEWS.CO SIAK - Dedi Kusnadi SH a...
-
Foto: Inovasi Eco-Breakwater FABA Bambu untuk urgi si Mitigasi Abrasi di Kepulauan Meranti. INVESTIGASINEWS.CO | Meranti Selat P...
-
Foto: Junaidin Hadirkan Rumah Singgah di Borong, Ringankan Beban Keluarga Pasien dari Pelosok. INVESTIGASINEWS.CO | MANGGARAI...
-
Foto: BREAKING NEWS: Pensiunan ASN Ditemukan Tewas di Siak, Anak Kandung Diamankan. SIAK | INVESTIGASINEWS.CO – Seorang ibu r...
-
Foto: DPRD Siak Gelar Hearing Bahas Kewajiban FPKM PT TKWL bagi Masyarakat. INVESTIGASINEWS.CO | SIAK – DPRD Kabupaten Siak ...
-
Foto: Revitalisasi SMPN 12 Elar Disorot, Dugaan Adanya Pelanggaran Juknis dan Lainnya. INVESTIGASINEWS.CO | GOLO LEBO – Pelak...
-
Foto: Forum Pemuda Manggarai Timur Desak Transparansi Dana Gempa Rp40 Miliar: Pemprov Ntt Diminta Segera Buka Audit Publik. KU...
-
Foto: BREAKING NEWS: Pipa Air Bersih 50 Meter Terbakar, Warga Desa Legur Lai Terancam Krisis Air. MANGGARAI TIMUR, INVESTIGASI...
-
Foto: Revitalisasi 273 Sekolah di Manggarai Timur Anggaran Rp165,8 Miliar, Wabup Tekankan Akuntabilitas MANGGARAI TIMUR – Peme...
-
Foto: Diikuti 1.190 Pesilat, Indonesia Pencak Silat Santri Championship 2026 Resmi Ditutup di Lebak. LEBAK, INVESTIGASINEWS.CO...
Video InvestigasiNews.co
https://www.youtube.com/@investigasinewsredaksi/featured
Video Terpopuler
https://www.youtube.com/@DwiPurwanto-kd4uf
Berita Terkini
Marudut Pakpahan Kenang Arwin AS sebagai Bapak Pembangunan Kabupaten Siak
Foto: Marudut Pakpahan Kenang Arwin AS sebagai Bapak Pembangunan Kabupaten Siak. INVESTIGASINEWS.CO | SIAK – Ketua Fraksi PD...
Komentar