INVESTIGASINEWS.CO
Labuhanbatu – Keseriusan Dinas Peternakan Kabupaten Labuhanbatu dalam menjalankan program pengembangan sapi potong mulai dipertanyakan. Pasalnya, hingga kini belum terlihat langkah konkret terkait tindak lanjut program yang sebelumnya telah dibahas bersama Dinas Peternakan Provinsi Sumatera UtaraUtara, Kamis 21/05/2026.
Diketahui, Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu pada beberapa lalu melakukan kunjungan kerja ke Dinas Peternakan Provinsi Sumatera Utara. Kunjungan tersebut dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Labuhanbatu, H. Jamri, ST, guna membahas kesepakatan program pengembangan ternak sapi potong di Kabupaten Labuhanbatu.
Dalam pertemuan itu, Wakil Bupati H. Jamri, ST menyampaikan bahwa kondisi geografis Kabupaten Labuhanbatu, ditambah luasnya area perkebunan rakyat, dinilai sangat mendukung pengembangan usaha peternakan sapi potong. Selain itu, aspek pemasaran juga dianggap memiliki peluang yang cukup baik.
“Program ini juga sejalan dengan program nasional sebagaimana diatur dalam Peraturan Presiden Nomor 25 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029, serta selaras dengan program pembangunan Provinsi Sumatera Utara,” ujar Jamri.
Namun demikian, program yang telah dibahas tersebut dinilai belum menunjukkan keseriusan dalam pelaksanaannya.
Kondisi itu menimbulkan kekhawatiran bahwa program hanya sebatas wacana tanpa realisasi yang jelas. Masyarakat juga menilai hal serupa kerap terjadi pada sejumlah program di Labuhanbatu.
Keraguan tersebut muncul lantaran Kepala Dinas Peternakan Labuhanbatu, Ahmad Tarmiji Nasution, ST, belum memberikan penjelasan rinci saat dikonfirmasi melalui aplikasi WhatsApp terkait kesiapan pelaksanaan program sapi potong tersebut.
Beberapa hal yang dipertanyakan antara lain kesiapan identifikasi dan penetapan lokasi peternakan, kesiapan kelompok peternak sapi, pengolahan pakan ternak, hingga berbagai kebutuhan pendukung lainnya.
Saat dimintai keterangan, Ahmad Tarmiji Nasution hanya memberikan jawaban singkat dengan mengatakan bahwa dirinya baru pulang dari Medan.
Masyarakat berharap program pengembangan sapi potong tersebut tidak berhenti pada tahap perencanaan semata, melainkan dapat direalisasikan secara nyata demi mendukung peningkatan ekonomi peternak dan pembangunan sektor peternakan di Kabupaten Labuhanbatu.***kw
Pengirim berita: Kader Wahyu.
Komentar