INVESTIGASINEWS.CO
Lebak - Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Lebak, Yosep, menjelaskan bahwa tujuan utama kegiatan sarasehan budaya Baduy adalah untuk menguraikan, memaparkan, dan mendiskusikan suatu topik atau permasalahan dalam suasana santai, kekeluargaan, dan nonformal, Kamisn 23/04/2026.
Yosep mengatakan bahwa kegiatan tersebut bertujuan menjadi ruang bertukar pikiran, menghimpun masukan, serta mencapai kesepakatan bersama terkait isu yang dibahas. Menurutnya, sarasehan budaya memiliki sejumlah tujuan penting.
Pertama, sebagai wadah bertukar pendapat secara informal. Dalam forum ini, peserta dapat menyampaikan opini atau gagasan tanpa terikat aturan formal yang kaku. Kedua, meningkatkan wawasan. Peserta diberi kesempatan berbagi pengalaman, baik positif maupun negatif, sekaligus memperluas perspektif melalui pandangan pihak lain.
Ketiga, memecahkan masalah bersama.
Sarasehan menjadi sarana untuk mengidentifikasi, menguraikan, serta mencari solusi atas berbagai kendala dalam suatu program atau topik tertentu. Keempat, mempererat silaturahmi. Kegiatan ini juga mendorong terbangunnya komunikasi yang santai, terbuka, dan harmonis antarpeserta, baik dari kalangan akademisi maupun antarlembaga.
Selain itu, Yosep menambahkan bahwa sarasehan juga berperan dalam merumuskan gagasan. “Kegiatan ini membantu peserta menyusun ide-ide kreatif maupun karya ilmiah yang bermanfaat,” ujarnya.
Dengan berbagai tujuan tersebut, sarasehan budaya Baduy diharapkan tidak hanya menjadi forum diskusi, tetapi juga mampu menghasilkan pemikiran konstruktif, memperkuat hubungan antarpihak, serta mendukung pengembangan budaya dan pariwisata di Kabupaten Lebak.***
@Farid
Kaperwil Banten
Komentar