INVESTIGASINEWS.CO
Langkat – Kepala Desa Secanggang, T. Syaiful Anhar, membangun fasilitas kamar mandi dan ruang salat di Gedung Kesenian Ibunda Bertuah, Dusun Tanah Tinggi, Kecamatan Secanggang, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, tanpa menggunakan dana desa (DD). Pembangunan tersebut dilakukan dengan memanfaatkan sisa bahan bangunan serta dukungan swadaya masyarakat.
Seorang warga Dusun Tanah Tinggi yang menyaksikan langsung kegiatan tersebut mengatakan bahwa pembangunan itu menjadi bukti komitmen pemerintah desa dalam memperbaiki fasilitas umum meskipun nilai dana desa tahun ini menurun.
“Walaupun dana desa berkurang, kepala desa tetap berupaya membangun fasilitas yang dibutuhkan masyarakat,” ujar warga tersebut saat ditemui di lokasi pembangunan, Sabtu (7/3/2026).
Wakil Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Secanggang, Erdianto, juga mengapresiasi langkah yang dilakukan kepala desa. Menurutnya, inisiatif tersebut dapat menjadi pembelajaran bagi masyarakat dan aparatur desa agar tidak selalu bergantung pada dana desa dalam setiap kegiatan pembangunan.
“Ini menjadi pembelajaran bagi warga dan aparat desa. Tidak semua urusan harus dibebankan kepada dana desa. Pekerjaan tertentu bisa dilakukan melalui gotong royong masyarakat,” kata Erdianto.
Ia menilai kebiasaan lama yang selalu mengandalkan dana desa untuk berbagai kebutuhan masyarakat perlu diubah dengan meningkatkan partisipasi warga dalam pembangunan desa.
Sementara itu, Kepala Desa Secanggang, T. Syaiful Anhar, mengatakan ide pembangunan ruang salat dan kamar mandi tersebut berasal dari sejumlah kepala dusun yang peduli dengan kondisi Gedung Kesenian Ibunda Bertuah yang sebelumnya tidak memiliki fasilitas sanitasi.
“Ide ini muncul dari beberapa kepala dusun yang melihat gedung kesenian belum memiliki kamar mandi. Dari ide positif itu, saya memutuskan untuk mulai mengerjakannya tanpa menggunakan dana desa,” ujarnya saat ditemui wartawan di lokasi pembangunan.
Menurutnya, pembangunan fasilitas tersebut dilakukan dengan memanfaatkan sisa material bangunan yang masih tersedia serta bantuan dari masyarakat setempat.
Ia berharap pembangunan ruang salat dan kamar mandi tersebut dapat selesai sesuai rencana sehingga dapat dimanfaatkan masyarakat yang menggunakan gedung kesenian.
“Kami berharap pekerjaan ini dapat selesai sesuai jadwal dan bisa digunakan oleh masyarakat,” tutupnya.***h
Komentar