Diduga Proyek Tak Sesuai Spesifikasi, Warga Minta Drainase Dibongkar

InvesBoleh diganti atau hapus

InvesBoleh diganti atau hapus

Iklan Semua Halaman | Masukkan kode iklan di sini. Direkomendasikan iklan ukuran 970px x 250px.

HU-KRIM


Diduga Proyek Tak Sesuai Spesifikasi, Warga Minta Drainase Dibongkar

Kamis, 21 September 2023
Foto: Hasil Pengerjaan Proyek Drainase di Kelurahan Madyopuro yang diduga tak sesuai RAB, Kamis (21/09/2023), (Foto:SAN).

INVESTIGASINEWS.CO
KOTA MALANG - Peningkatan Saluran Drainase Perkotaan di Jalan Raya Madyopuro, RT.07/ RW.01, Kelurahan Madyopuro, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang Jawa Timur menuai gelombang protes dari warga sekitar, Kamis (21/09/2023).

Protes ini menyusul proyek yang dianggarkan oleh Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang Perumahan dan Kawasan Pemukiman (DPUPRKP), senilai Rp 2,1 Miliar itu diduga dikerjakan tidak sesuai spesifikasi pekerjaan.

Ketua RT.01 / RW.07 Piyono menyampaikan,  akibat pembangunan drainase yang berada di wilayahnya itu, aliran drainase semakin menyempit. Saluran drainase yang dulunya kedalaman mencapai 3 meter, setelah dibangun tinggal 60 cm.

"Akibat pembangunan drainase di wilayah kami itu, saat ini kedalaman hanya tinggal 60cm, sebelumnya kedalaman sampai 3 Meter. La wong kedalaman 3 meter aja kalau musim hujan banjir, apalagi sekarang hanya tinggal 60 cm pasti akan banjir parah," ungkap Piyono dihubungi awak media Rabu 20/09/23.

Ketua RT ini juga, mewakili warga menyampaikan bahwa, adanya hal itu sudah lama dikeluhkan oleh warga bahkan, warga sudah pernah mengeluhkan kepada pelaksana proyek namun, hingga saat ini belum solusi yang tepat dari pihak kontraktor.

"Pernah keluhan warga ini, disampaikan kepada kontraktor pelaksana proyek, namun hingga saat ini belum ada solusi, oleh sebab itu, warga minta agar pembangunan yang hampir selesai dibangun itu dibongkar, dan diperbaiki lagi sesuai dengan sebelumnya untuk kedalaman," kata dia.

Sementara itu, Lurah Madyopuro Bambang Setiono dikonfirmasi terpisah menyatakan, hal  yang disampaikan oleh RT itu benar, dan dirinya meminta kepada dinas PUPRKP dan kontraktor untuk segera memberikan solusi yang terbaik, bagi warganya agar melakukan pembongkaran terhadap pembangunan drainase di wilayahnya tersebut.

"Harapan kami apa yang disampaikan warga, agar segera dipenuhi dan dilakukan pembongkaran, sesuai kondisi sebelumnya, yang sebelumnya kedalamannya 2 meter lebih," tandasnya.

Perlu diketahui bahwa pembangunan Konstruksi Peningkatan Saluran Drainase Perkotaan Jl. Raya Madyopuro RW 01, Kelurahan Madyopuro, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang Jawa Timur, dianggarkan oleh Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang Perumahan dan Kawasan Pemukiman (DPUPRKP), dianggarkan Pagu senilai Rp 2,1 Miliar dan HPS senilai Rp. 1,8 Miliar dimenangkan oleh CV PP senilai Rp 1,4 Miliar.

Terkait hal itu pun, hingga berita ini dinaikkan kepala dinas PUPRKP bisa dihubungi baik melalui telephon maupun WhatsApp.***(743).

Most Popular

Video InvestigasiNews.co

https://www.youtube.com/@investigasinewsredaksi/featured

Video Terpopuler

https://www.youtube.com/@DwiPurwanto-kd4uf

Berita Terkini

Aksi Solidaritas Wartawan Banten Tolak RUU Penyiaran

Foto: Aksi Solidaritas Wartawan Banten Tolak RUU Penyiaran.  INVESTIGASINEWS.CO Banten - Solidaritas Wartawan Provinsi Banten ya...