Polresta Bandung Berhasil Ungkap Peredaran Miras dan Obat Terlarang

InvesBoleh diganti atau hapus

InvesBoleh diganti atau hapus

Iklan Semua Halaman | Masukkan kode iklan di sini. Direkomendasikan iklan ukuran 970px x 250px.

google.com, pub-6268007456478727, DIRECT, f08c47fec0942fa0

HU-KRIM

Polresta Bandung Berhasil Ungkap Peredaran Miras dan Obat Terlarang

Senin, 31 Oktober 2022
Foto: Kapolresta Bandung Kombes Pol Kusworo Wibowo menggelar acara Jumat Curhat di Desa Parungserab.

INVESTIGASINEWS.CO
JABAR. Jumat pekan lalu, Kapolresta Bandung Kombes Pol Kusworo Wibowo menggelar acara Jumat Curhat di Desa Parungserab, Kecamatan  Soreang, Kabupaten Bandung, Senin 31/10/2022.

Acara ini digelar supaya masyarakat terbuka kepada polisi dan mau melapor kepada polisi terkait kondisi keamanan daerahnya.

Dalam acara yang dihadiri oleh tokoh masyarakat dan tokoh agama, Kapolresta menerima laporan terkait peredaran minuman keras (miras) dan juga obat keras terlarang, dan berdasarkan laporan tersebut, jajaran Polresta Bandung pun langsung melakukan pendalaman.

Kombes Pol Kusworo mengungkapkan, terkait miras ilegal dan obat keras terlarang tersebut pihaknya langsung mendalami hal tersebut.

"Bersama-sama dengan masyarakat, kami turun langsung Sat Narkoba Polresta Bandung dan kami bisa mengamankan 1.479 obat-obatan terlarang jenis excimer dan trimadol," ungkapnya saat memberikan keterangan pers di Mapolresta Bandung hari ini Senin 31/10/2022.

Selain itu puluhan botol miras ilegal dan 8 jerigen tuak berhasil diamankan polisi dalam operasi yang berasal dari laporan masyarakat itu.

Kombes Pol Kusworo menyampaikan, pengedar obat keras terlarang itu dijerat dengan undang-undang kesehatan dengan ancaman hukuman 10 tahun, dan bagi penjual miras ilegal kami tindak dengan tindak pidana ringan (tipiring)," ungkapnya.

Dengan adanya capaian ini Kombes Pol Kusworo ingin menegaskan jika masyarakat tak percuma lapor polisi, bahkan dia mengaku akan merutinkan kegiatan Jumat Curhat dengan berkeliling ke tempat lain di Kabupaten Bandung untuk menerima laporan langsung dari masyarakat, poinnya adalah masyarakat tak percuma lapor polisi.

"Kegiatan ini kegiatan Jumat Curhat ini akan kami lakukan berkesinambungan setiap Jumat," tutupnya.***Nur