Berakhir Damai. Pengeroyokan Oknum Petugas SPBU di Cipadung Bandung, Viral di Media Sosial Akibat Diduga Singgung Ras

InvesBoleh diganti atau hapus

InvesBoleh diganti atau hapus

Iklan Semua Halaman | Masukkan kode iklan di sini. Direkomendasikan iklan ukuran 970px x 250px.

HU-KRIM

Berakhir Damai. Pengeroyokan Oknum Petugas SPBU di Cipadung Bandung, Viral di Media Sosial Akibat Diduga Singgung Ras

Selasa, 31 Agustus 2021
INVESTIGASINEWS.CO 
Jabar - Bandung. Polsek Panyileukan mengungkapkan oknum petugas SPBU yang dikeroyok massa di Pom Bensin Cipadung, Kota Bandung, Jawa Barat, hari ini Selasa 31 Agustus 2021 sudah damai. Sudah saling menyampaikan permohonan maafnya, dan damai.

Berdasarkan penuturan pihak Polisi, masalah perselisihan antara salah satu oknum petugas SPBU dan penjual jajanan itu sebelumnya sudah diselesaikan secara musyawarah/ kekeluargaan pada Minggu 29-08-2021.

"Pada hari Minggu Tanggal 29 Agustus 2021 sekitar pukul 22.00 WIB, di Kantor RW 06 Komplek Manglayang, Kelurahan Palasari, Kecamatan Cibiru, Kota Bandung, berlangsung musyawarah antara Pihak Manajemen Pom Bensin Cipadung dengan Perwakilan Suku Sunda serta Pedagang Kaki Lima yang berada di sekitar Pom Bensin Cipadung", terang petugas.

Dari hasil musyawarah itu didapati bahwa petugas SPBU harus menyampaikan permohonan maaf di Media Sosial yang harus diunggah di Media Sosial pula.

"Saya memohon maaf karena saya terbawa emosi pada saat saya melakukan tugas dan pada akhirnya saya membawa-bawa nama ras, mohon maaf atas pihak yang tersinggung", ungkap petugas SPBU.

Kronologis:
VIdeo yang terekam di SPBU Cipadung Kota Bandung dan viral di Media Sosial pada sabtu 28 Agustus 2021 lalu, yang bermula dari salah satu oknum petugas/ karyawan pom bensin menegur warga yang merokok di sekitar SPBU.

Namun, warga yang tak terima mendapat teguran petugas SPBU, yang diduga penjual makanan itu, bersitegang dengan petugas SPBU dan keluar kata-kata yang menyinggung beberapa perwakilan suku Sunda.

"Kalau berani, berantem diluar, jangan disini" ujar penjual jajanan.

"Kamu mah palingan bawa teman, sudah tau saya tipikal orang sunda mah", kata Petugas SPBU.

Ada beberapa Perwakilan Suku Sunda yang meminta agar oknum karyawan pom bensin yang dianggap menyinggung meminta agar Pihak Manajemen Pom Bensin Cipadung untuk meminta maaf secara resmi kepada masyarakat sunda guna mengantisipasi terjadinya hal-hal yang tidak di inginkan.
Akhirnya, dari musyawarah tersebut Pihak Manajemen Pom Bensin pada intinya meminta maaf secara resmi kepada masyarakat Sunda atas kejadian tersebut dan berjanji tidak akan mengulangi hal yang sama.

Dengan demikian, masalah sudah dianggap selesai dan tidak ada tuntutan dari kedua belah pihak.***Nur.