Raih Presentase Gemilang Ditengah Pandemi, Bank NTT Bantah Pemberitaan Tak Berimbang Tentang Data BPK 2020

InvesBoleh diganti atau hapus

InvesBoleh diganti atau hapus

Iklan Semua Halaman | Masukkan kode iklan di sini. Direkomendasikan iklan ukuran 970px x 250px.

HU-KRIM

Raih Presentase Gemilang Ditengah Pandemi, Bank NTT Bantah Pemberitaan Tak Berimbang Tentang Data BPK 2020

Kamis, 08 Juli 2021
INVESTIGASINEWS.CO
Kupang - Kinerja manajemen PT. Bank Pembangunan Daerah Nusa Tenggara Timur (BPD NTT) untuk semester I Tahun Buku 2021 menunjukkan angka yang sangat menggembirakan. Ini menjadi sebuah catatan terbaik dalam sejarah, karena kita tahu bersama bahwa kondisi bangsa yang sedang dilanda Pandemi Covid-19, dan ekonomi tidak begitu baik. Seluruh sektor mengalami goncangan, terlebih sektor ekonomi. Dari sini bisa disimpulkan bahwa walau di tengah hantaman badai Covid yang luar biasa dampaknya bagi industri perbankan, namun kinerja Bank NTT masih bertumbuh secara positif. Kupang, (7 Juli 2021)

Aset juga mengalami pertumbuhan yakni 4,41 % (yoy), Rp 14,7 Triliun menjadi Rp 17,1 Triliun pada akhir Juni 2021. Peningkatan aset ini bersumber dari peningkatan Dana Pihak Ketiga (DPK), kredit dan aset lainnya. Dana Pihak Ketiga bertumbuh 5,55% (yoy) Rp. 12,7 Triliun menjadi Rp 13,4 Triliun di akhir Juni 2021. Tabungan dan deposito pun tumbuh 4,29% dan 24,40% sedangkan giro 15,42% akibat menurunnya Giro pemerintah daerah untuk penanganan Covid 19.

Sementara itu akibat dari penataan secara menyeluruh baik manajemen di Kantor Cabang dan Kantor Pusat, maka laba tercatat hingga akhir Juni 2021, mencapai Rp 190 Miliar. Tentu ini adalah pencapaian yang sangat luar biasa karena di sisi lain ada Pandemi yang mempengaruhi kinerja perbankan secara keseluruhan, namun ada catatan menggembirakan di Bank NTT. Pertumbuhan kredit pun menunjukkan angka yang luar biasa. Dalam setengah tahun, Bank NTT berhasil mencapai ekspansi Rp 1 Triliun. Padahal sebenarnya situasi sangat sulit untuk penyerapan kredit.

Penghimpunan dana pun memiliki catatan yang sangat siginifikan. Manajemen Bank NTT mampu menghimpun dana sebesar Rp 13 Triliun. Ini tercapai karena Bank NTT memiliki pemegang saham yang hebat dan luar biasa dalam hal komitmen. Juga dalam hal kemajuan Bank NTT. Karena itu manajemen berterimakasih kepada pemegang saham atas komitmen yang tinggi untuk membesarkan Bank NTT sehingga mampu mencatatkan angka-angka spektakuler dalam semester I Tahun Buku 2021. Kiranya saran, teguran dan nasehat terus diberikan kepada manajemen sebagai motivasi untuk terus meningkatkan kinerja kedepan. Juga, semoga dengan kontribusi ini berdampak pada peningkatan PAD.

SUPER SMART BANK
Bank NTT di tahun ini membuat gebrakan besar. Dalam melaksanakan fungsi utamanya yakni intermediasi keuangan, dihadirkanlah layanan-layanan baru yang serba digital. Layanan ini akan diluncurkan pada 17 Juli 2021 nanti, tepat di ulang tahun Bank NTT yang ke-59. Hal ini pantas dilakukan, karena Bank NTT ingin mempertegas statusnya sebagai Super Smart Bank. Akan ada beberapa fitur layanan m-Banking baru seperti setiap nasabah bisa melakukan inisiasi pinjaman, mengecek nilai rekening baik itu giro, tabungan maupun deposito. Kemudian ada virtual account, belanja online karena sudah terkoneksi dengan super aps.

Pada M-Banking yang baru, sertiap nasabah bisa membayar tagihan Samsat, PBB, BPJS, serta uang sekolah. Ada juga akses pembayaran dengan menggunakan QRIS yang semula plafonnya Rp 2,5 juta naik menjadi Rp 5 juta. Untuk layanan serba digital ini, Bank NTT baru menerapkannya di dua kantor yakni di Kantor Cabang Utama (KCU) dan Kantor Cabang Khusus (KCK). Selanjutnya akan bertahap di kantor-kantor cabang yang lain.

Seluruh SDM yang ditempatkan di dua kantor ini melalui tahapan seleksi ketat. Mereka diantaranya security, cusstomer service (CS), teller, serta supervisor. Konsep berikutnya yakni digital lounge. Ini masih pada tahapan develop dan mencari format yang pas. Dalam digital lounge, Bank NTT akan mewujudkan layanan jasa perbankan yang ada kafe, ekonomi kreatif dan aktif selama 24 jam.

Dengan layanan-layanan seperti itu, Bank NTT seolah menemukan blue ocean strategi yang baru, dan tidak lagi bersaing di bisnis yang konvensional di laut yang merah, melainkan diciptakannya laut biru yang baru sehingga bisnis kreatif bank bisa bertumbuh.

Tema yang diusung saat HUT ke-59 tahun ini adalah ‘Bank NTT Super Smart Bank menuju NTT Maju’. Tema ini sebagai tindaklanjut dari tema tahun 2020 di usia yang ke-58, yakni Bangkit, Bertumbuh, Berubah menjadi Smart Bank.

Sementara, manajemen perlu mengklarifikasi adanya pemberitaan beberapa media online mengenai temuan BPK RI Perwakilan NTT tanggal 14 Januari 2020 terkait investasi di PT. Sunprima Nusantara Pembiayaan Finance. Kami memberi apresiasi atas keterbukaan informasi saat ini. Namun keterbukaan informasi, mestinya diimbangi dengan mekanisme pemberitaan yang berimbang, cover both side, sesuai dengan etik jurnalistik agar tidak menyebabkan fitnah dan pembohongan terhadap publik.
Kami perlu meluruskan bahwa terkait temuan ini, sudah ada putusan dari Pengadilan Niaga, yang bertanggungjawab memeriksa, mengadili dan memberi putusan terhadap perkara kepailitan dan penundaan kewajiban dan pembayaran utang. Bahwa diserahkan ke kurator untuk penyelesaian masalah tersebut dan sejauh ini, kurator sedang bekerja, mengidentifikasi aset dan juga piutang untuk penyelesaian kewajiban.

Besar harapan manajemen, agar masalah ini segera tuntas. Kiranya dengan kesamaan visi dan misi, mari kita membangun dan membesarkan Bank NTT, menuju Super Smart Bank untuk NTT Maju.***Hum/Jab