Bupati Nias Barat Survei Rumah Tidak Layak Huni Di Desa Bukit Tinggi Kec. Ulu Moro'ö

InvesBoleh diganti atau hapus

InvesBoleh diganti atau hapus

Iklan Semua Halaman | Masukkan kode iklan di sini. Direkomendasikan iklan ukuran 970px x 250px.

HU-KRIM

Bupati Nias Barat Survei Rumah Tidak Layak Huni Di Desa Bukit Tinggi Kec. Ulu Moro'ö

Sabtu, 12 Juni 2021
INVESTIGASINEWS.CO
Nias Barat - Bupati Nias Barat Khenoki Waruwu survei calon penerima rehab rumah tidak layak huni (RTLH) di Desa Bukit tinggi, Kecamatan  Ulu Moro’o, Kabupaten Nias Barat Bersama Kadis Tarukip B. Daeli, Kabit Perumahan, dan staf lainya , Jumat (11/6/2021).

Survei ini  dilakukan guna memastikan penerima rehab rumah tidak layak huni yang di  peruntukan kepada masyarakat yang  sasaran Fakir miskin atau tidak mampu seperti  atap rumbia, lantai tanah dan papan kayu dll.

Pada survei ini, Bupati Nias Barat Khenoki Waruwu menyampaikan kepada Camat Ulu Moro’o dan Kepala Desa Bukit Tinggi supaya memberi pemahaman kepada masyarakat mengenai rehab rumah tidak layak huni tersebut.

Bupati sampaikan olong Pak camat ulu moro'ö dan Pak kades bukit tinggi agar memberi pemahaman kepada masyarakat kita, jumlah rehab kali ini sangat terbatas, hanya 15 unit khusus Desa Bukit Tinggi Kecamatan  Ulu Moro’o sementara yang membutuhkan jumlahnya lebih banyak,” ujar Khenoki.

Camat Ulu Moro’o Yosefo Laia menyampaikan apresiasi dan ucapan terimakasih kepada Pemerintah Kabupaten Nias Barat atas perhatian dan kepeduliannya terhadap masyarakat yang kurang mampu di wilayah itu.

“Mewakili dan atas nama masyarakat Ulu Moro’o, kami sangat berterimakasih kepada Bapak Bupati atas kepeduliannya kepada masyarakat Ulu Moro’o. semoga tuhan selalu menyertai Pak Bupati dalam menjalankan amanat rakyat Nias Barat," ungkap Yosefo.

Untuk diketahui, rehab RTLH ini bersumber dari dana alokasi khusus (DAK) Bidang Perumahan dan Permukiman Tahun 2021. Untuk tahun ini ada tiga desa yang menerima RTLH di Kabupaten Nias Barat yakni, Desa Bukit Tinggi, Desa Simeasi dan Desa Lologundre.***
Laporan: Sedarius Gulo
Editor: Redaktur INVESTIGASINEWS.CO