Terkait Kekerasan di Palestina, Solidaritas ACT Babel Angkat Bicara

InvesBoleh diganti atau hapus

InvesBoleh diganti atau hapus

Iklan Semua Halaman | Masukkan kode iklan di sini. Direkomendasikan iklan ukuran 970px x 250px.

HU-KRIM

Terkait Kekerasan di Palestina, Solidaritas ACT Babel Angkat Bicara

Senin, 17 Mei 2021
INVESTIGASINEWS.CO 
Bangka - Ketua Masyarakat Relawan Indonesia Cabang Kabupaten Bangka Mengutuk Keras penyerangan Israel di Palestina, (Senin, 17 Mei 2021).

Kendedi Selaku Ketua Masyarakat Relawan Indonesia Cabang Kabupaten Bangka  mengutuk keras penyerangan Israel terhadap warga Palestina di Yerusalem.

"Pertama, mengutuk keras serangan zionis Israel terhadap Masjid Al-Aqsa yang telah mengakibatkan banyak jamaah ibadah mengalami luka-luka", ujarnya. 

Ia mengatakan juga, serangan Israel terhadap warga Palestina selain menodai kesucian tempat ibadah, sekaligus menunjukkan pelanggaran secara terang-terangan prinsip-prinsip hukum internasional yang terkandung dalam piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Terutama keputusan Badan PBB untuk Pendidikan, Ilmu Pengetahuan dan Budaya (UNESCO) tahun 2016 yang menetapkan Masjid Al-Aqsa sebagai situs suci umat Islam.

"Kami mendesak PBB segera mengambil tindakan nyata agar Israel menghormati hukum internasional, termasuk melindungi tempat ibadah dan HAM warga yang berada di wilayah pendudukan. Meminta PBB menempatkan pasukan perdamaian untuk melindungi rakyat Palestina dari serangan Israel", sambungnya. 

Dalam kesempatan itu, juga mengapresiasi Aksi Cepat Tanggap (Act) Indonesia Di Palestina yang telah berperan penting dalam membantu perjuangan rakyat dan bangsa Palestina. juga meminta umat Islam di seluruh dunia, termasuk di Indonesia untuk berdoa kepada Allah SWT bagi keselamatan Masjid Al-Aqsa dan jamaahnya dari serangan Israel, serta memanfaatkan media sosial untuk menggalang dukungan bagi pembebasan Masjid Al-Aqsa dan Palestina dari penjajahan Israel.

"Mari panjatkan terus doa, terutama doa Qunut untuk Palestina. Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah berkata: “Disunnahkan untuk melakukan Qunut Nazilah ketika ada musibah, dan disunnah pula padanya mendoakan kaum muslimin yang sedang diperangi (musuh)” [Majmu’ Fatawa]", tutupnya.***

Laporan: Mul
Editor: Redaktur INVESTIGASINEWS.CO