Proyek Pembangunan Perkantoran DPRD "Pemkab PALI" Menuai Polemik

InvesBoleh diganti atau hapus

InvesBoleh diganti atau hapus

Iklan Semua Halaman | Masukkan kode iklan di sini. Direkomendasikan iklan ukuran 970px x 250px.

HU-KRIM

Proyek Pembangunan Perkantoran DPRD "Pemkab PALI" Menuai Polemik

Rabu, 24 Februari 2021
INVESTIGASINEWS.CO
PALI SUMSEL - Ditengah wabah COVID-19 pembanguan Perkantoran di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) terus berjalan, salah satunya pembanguan Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) dan diduga bakal Kantor Bupati.

Adapun rencana perkantoran Bupati dan DPRD Kab. PALI ini terletak di daerah Talang Kerangan Kel. Talang Ubi Utara Kec. Talang Ubi dengan menggunakan anggaran APBD dan kini menuai polemik di tengah masyarakat.

Dengan berjalannya pembangunan tersebut pada hari ini Selasa, 23/02/2021 sejumlah tokoh masyarakat dan awak media mendatangi proyek tersebut karena akibat mobilisasi alat berat untuk pengerjaan dua proyek tersebut mengakibatkan jalan aktifitas warga terganggu.

"Yang jelas kami sebagai masyarakat keberatan aset jalan yang ada rusak dan jalan-jalan di penuhi lumpur akibat pembanguan proyek ini. Jadi kami harapkan jika Perusahaan ini mau bergerak di sini silahkan tapi buat jalan lain (sendiri) dan saya sendiri ada tanaman sawit yang rusak akibat pembangunan ini hingga sampai saat ini belum ada tali asih dari pihak terkait. Kami minta kepada pihak DPRD, Pemerintah dan PT. Adhi Pramana Mahogra selaku pelaksana proyek agar permasahan ini segera di selesaikan", ungkap Sultan Amiril tokoh masyarakat Kab. PALI, Selasa 23/02/2021.

Dari pantauan awak media INVESTIGASI NEWS.CO, untuk Proyek Pembangunan kantor DPRD PALI untuk tahap pertama pada tahun 2019 dikerjakan oleh PT. Caro Kito dengan nilai proyek sebesar Rp. 9.790.350.000,- dan untuk tahap kedua pada tahun 2021 ini di kerjakan oleh PT. Adhi Pramana Mahogra dengan nilai Rp. 35.552.673.000,- dengan masa pengerjaan 300 hari kalender yang bersumber dari APBD 2021 (sesuai dengan papan proyek).

"Katanya informasi kontrak pengerjaan proyek perkantoran Bupati ini tidak selesai, sehingga kontrak pengerjaan proyek ini di putus, namun kenyataannya ini masih tetap berjalan, jadi kami sebagai masyarakat mempertanyakan proyek ini, apakah adendum perpanjangan pengerjaan, dan disini tidak ada papan informasi proyeknya", ungkap Kuhon Tokoh Masyarakat PALI, warga lainya yang juga mempertanyakan proyek ini.

Saat dikonfirmasi pihak Dinas Perkim menyatakan proyek di atas menggunakan anggaran APBD, dan untuk permasalahan lain akan disampaikan kepada pejabat PPTK nya.

"Proyek ini mengunakan anggaran APBD, dan untuk pembangunan gedung ini untuk DPRD dan yang disana untuk Kantor Bupati, terkait permasalahan yang lain akan kita sampaikan kepada PPTK nya", ujar Irwan ST selaku Sekdin Perkim Kab. PALI.

PT. Adhi Pramana Mahogra selain mengerjakan proyek lanjutan gedung Perkantoran DPRD ternyata juga mengerjakan pembangunan perkantoran Bupati dengan nilai proyek Rp. 4.648.782.000,- (pernah diberitakan media online investigasinews.co beberapa waktu lalu dengan judul 'Pemuda Pancasila Soroti Dugaan Fiktif Proyek Pembangunan Perkantoran Di PALI') ternyata pembangunan perkantoran tersebut diperuntukan Kantor Bupati PALI.

Selain permasalahan diatas, ternyata PT. Adhi Pramana Mahogra belum membayar gaji pekerja hariannya selama tiga bulan sebanyak sekitar 100 orang pekerja, dan saat ini pekerja hariannya melakukan aksi mogok kerja dan hanya dijanjikan akan dibayar segera oleh pihak perusahaan.

Hal ini terungkap dari saat tokoh masyarakat dan sejumlah awak media mendengar langsung dari pekerja yang sedang melakukan aksi mogok kerja di lokasi proyek pembangunan.

Saat dihubungi awak media perwakilan Perusahan yang ada di lokasi proyek tidak bisa memberikan keterangan lebih lanjut karena yang lebih berhak atasannya.

"Papan Informasi proyek yang lama sudah dilepas, namun papan informasi proyek yang baru segera akan kita pasang. Terkait permasalahan lain, saya tidak bisa memberikan klarifikasi terkait hal ini, karena ada atasan yang berhak, dan sekarang atasan saya tidak ada disini", ujar Vico selaku perwakilan perusahaan, Selasa 23/02/2021.***

Reporter: MD (Kaperwil Sumsel)
Editor: Redaktur INVESTIGASINEWS.CO