Serikat Buruh Bersama Gerakan Rakyat, Lakukan Audensi dengan Disnakertrans, Terkait Hak Buruh

InvesBoleh diganti atau hapus

InvesBoleh diganti atau hapus

Iklan Semua Halaman | Masukkan kode iklan di sini. Direkomendasikan iklan ukuran 970px x 250px.

HU-KRIM

Serikat Buruh Bersama Gerakan Rakyat, Lakukan Audensi dengan Disnakertrans, Terkait Hak Buruh

Rabu, 16 Desember 2020
INVESTIGASINEWS.CO
BANTEN. Rabu 16/12/2020. Bertempat di ruang buruh Kantor Wilayah DisnakerTrans Propinsi Banten, Serikat Buruh BERGERAK (Bersama Gerakan Rakyat) bersama Disnakertrans melakukan audiens.

Hal itu dilakukan terkait persoalan buruh di wilayah kerja SB BERGERAK dengan salah satu perusahan yang beralamat di Cikande Kabupaten Serang, Banten.

Audensi membahas adanya dugaan sebanyak 6 poin pelanggaran terhadap aturan Triparkit yang telah disepakati perusahaan dengan pekerja.

Hal itu dikatakan Sekjen SB BERGERAK Sohari, kepada media INVESTIGASINEWS.CO, Rabu 16/12/2020.

"Ya benar, kami akan terus mengupayakan ke 14 karyawan/ pekerja dimaksud, bisa mendapatkan hak-haknya", ujarnya.

Adapun ke enam poin tersebut adalah:
1.Pengusaha membayar upah buruh harian, borongan dan bagian umum dengan bayaran lebih rendah.

2.Karyawan yang dimaksud poin (1) tidak diikut sertakan dalam kepesertaan BPJS tenaga kerja dan kesehatan.

3.Pengusaha tidak memberikan hak cuti.

4.Pengusaha memerintahkan kerja lembur namun upahnya tidak dibayarkan sesuai ketentuan yang berlaku.

5. Pengusaha tidak memberikan Hak THR (Tunjangan Hari Raya).

6.Pengusaha tidak menjalankan Keselamatan dan Kesehatan Kerja sesuai ketentuan.

Pantauan wartawan, saat audiensi digelar, turut dihadiri oleh pihak Pemerintah, Plt. Kepala Bidang pengawasan dan Pembinaan Banten (Ruli lianto), Rahmat (PPNS) Banten dan Tri (bidang teknis untuk wilayah Lebak, Pandeglang dan Serang).

"Intinya Pemerintah merespon cepat terhadap semua laporan dari kami, dan akan ditindak lanjuti dalam penyelesaiannya", terang Sohari.
Reporter: Farid Pranata
Editor: Redaktur INVESTIGASINEWS.CO