Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Muaro Jambi, Usman Halik: 'Program di Kabupaten Muaro Jambi Belum Tuntas'

InvesBoleh diganti atau hapus

InvesBoleh diganti atau hapus

Iklan Semua Halaman | Masukkan kode iklan di sini. Direkomendasikan iklan ukuran 970px x 250px.

HU-KRIM

Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Muaro Jambi, Usman Halik: 'Program di Kabupaten Muaro Jambi Belum Tuntas'

Senin, 16 November 2020
INVESTIGASINEWS.CO 
Muaro Jambi. Senin 16/11/2020. Dalam video yang berdurasi 1menit 17 detik yang di-share-kan di grup WhatsApp Gerbang Informasi Kabupaten Muaro Jambi, menurut Usman Halik, program unggulan dalam kampanye sebelum menjadi Bupati Muaro Jambi dengan slogan (MUARO JAMBI TUNTAS) saat ini diduga tidak ada yang dibanggakan.

"Ada program unggulan yang saat kampanye dengan slogan MUARO JAMBI TUNTAS. Nah sekarang menurut saya gak ada satu pun unggulan di Muaro Jambi yang kita banggakan, semuanya, semuanya tidak ada yang kita banggakan", jelas Usman.

Anggota Dewan dari fraksi PDI-P, sekaligus Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Muaro Jambi ini juga mengatakan bahwa masih banyak dari sektor pendidikan guru- guru yang masih berstatus guru honorer ketimbang PNS.

"Masih banyak di daerah-daerah itu yang guru PNS-nya cuma satu, pegawai negrinya hanya kepala sekolah. Kemudian kita ada yang beberapa bulan dan sampai bertahun Kepala Dinas dijabat oleh Pjs. Dan juga sekelasnya kepala sekolah saja masih banyak yang di jabat oleh Plt. Nah ini apanya yang tuntas", tambah Usman dalam Vidio tersebut.

Dalam Vidio juga dikatakannya, dari bidang keagamaan Muaro Jambi baru mengangkat sekitar kurang lebih 70 orang untuk Guru Tahfidz. Sedangkan Muaro Jambi memiliki 156 desa termasuk kelurahan. Jadi menurutnya Muaro Jambi belum tuntas sedangkan jabatan Bupati tinggal satu tahun setengah lagi.

"Di bidang keagamaan, kita baru mengangkat sekitar kurang lebih 70 orang guru da'i, guru Tahfidz. Sedangkan Desa kita 156 termasuk kelurahan, berati satu desa saja guru Tahfidz kita belum cukup. Jadi dari mana tuntasnya. Menurut saya Muaro Jambi belum tuntas untuk tahun 2020 ini, sedangkan kepemimpinan tinggal satu tahun setengah", tutupnya.***

Sementara, menyikapi video yang tayang pada group tersebut, pihak terkait sampai berita ini dinaikkannya, belum ada yang mengomentarinya.

Reporter: Nurdin
Editor: Redaktur INVESTIGASINEWS.CO