Bangun Puskesmas Pembantu, Akses Jembatan Jalan Masuk Tidak Dibangun. Warga Mengeluh

InvesBoleh diganti atau hapus

InvesBoleh diganti atau hapus

Iklan Semua Halaman | Masukkan kode iklan di sini. Direkomendasikan iklan ukuran 970px x 250px.

HU-KRIM

Bangun Puskesmas Pembantu, Akses Jembatan Jalan Masuk Tidak Dibangun. Warga Mengeluh

Kamis, 29 Oktober 2020
INVESTIGASINEWS.CO 
SIAK. Kamis 29/10/2020. Seharusnya pembangunan puskesmas pembantu, langkah awalnya adalah akses masuk jalan utamanya menuju gedung disiapkan.

Dikarenakan, tidak dibangun jembatan, warga lakukan swadaya membangun jembatan jalan masuk  puskesmas pembantu di kampung Sungai Tengah Kecamatan Sabak Auh Kabupaten Siak, Riau

Hal itu dikatakan salah satu warga setempat, Wardanai kepada wartawan INVESTIGASINEWS.CO

"Kalau bisa setelah pembangunan gedungnya sudah selesai, jembatan masuk tentu dibangun, ini malah jembatan akses masuknya belum dibuat. Jadi kalau pasiennya ibuk hamil sakit melahirkan, digotonglah ke puskeamas, karena jembatannya belum dibuat, atau mobil tidak bisa masuk sampai ke halaman puskesmas", ungkap Wardani, Rabu 28/10/2020.

Sepengetahuannya, pemerintahan mana pun biasanya, jika membangun, pasti mengutamakan akses jalan masuknya.
"Jadi hal ini pemerintah lebih memperhatikan pembangunan, khususnya sarana dan pasarana pemerintah khusus kantor yang sipatnya pelayanan bagi masyarkat. Mestinya, jika ada akses jalan mengunakan jembatan, ya jadi itulah prioritas yang harus diutamakan dibangun, agar memudahkan warga  yang berobat", jelas Wardani.

Wardani berharap kepada pemerintah, agar pembangunan jembatan puskemas itu direalisasikan.

"Jadi masyarakat tidak lagi harus swadaya membuat jembatan yang rusak setiap tahunnya", tutupnya.

Sementara, terkait hal ini, media konfirmasi kepada Penghulu terkait.

"Warga membangun jembatan pukesmas dengan swadaya iuran. Ada yang seratus ribu, ada dua ratus dan tiga ratus ribu yang menyumbang", ungkap Penghulu Sungai Tengah, Supri, melalui seluler kepada INVESTIGASINEWS.CO Rabu 28/10/2020.

Lebih lanjut penghulu mengatakan, kemaren dibangun jembatan mengunakan batang kelapa, jadi itu sudah rusak dan sekarang kita bangun lagi dengan swadaya.

Penghulu Kampung juga berharap kepada perintah dapat mengerjakan pembuatan jembatan jalan masuk ke puskemas itu.
"Warga yang menyumbang ada 200 ribu dan 300 ribu. Kalau menggunakan angaran desa tidak ada lagi. Jadi, pembangunan jembatan itu seharusnya dari dinas lah. Kami sudah mengusulkan pembuatan jembatan dan untuk realisinya mungkin tahun 2021 besok", tutup Penghulu Kampung Tengah, Supri.***

Reporter: Komar
Editor: Redaktur INVESTIGASINEWS.CO