Diskusi Dengan Dirjen Kebudayaan Kemendikbud, Bupati Lebak: Keberagaman Adalah Modal Wujudkan Visi Bangsa Indonesia 2045

InvesBoleh diganti atau hapus

InvesBoleh diganti atau hapus

Iklan Semua Halaman | Masukkan kode iklan di sini. Direkomendasikan iklan ukuran 970px x 250px.

HU-KRIM

Diskusi Dengan Dirjen Kebudayaan Kemendikbud, Bupati Lebak: Keberagaman Adalah Modal Wujudkan Visi Bangsa Indonesia 2045

Selasa, 25 Agustus 2020
INVESTIGASINEWS.CO 
Lebak. Selasa 25/08/2020. Bupati Lebak,  Iti Octavia Jayabaya, menjadi salah satu narasumber pada diskusi daring melalui zoom meeting, tema: 'Menuju Seabad Kita Merdeka. Angkatan Muda Membayangkan Indonesia 2045' yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Kebudayaan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. Bertempat di Lebak Data Center, Senin 24/08/2020.

Kegiatan diskusi ini bermaksud untuk meningkatkan kesadaran bersama tentang sikap nasional yang perlu diambil untuk mengantisipasi masa depan dan menyusun tatanan baru sebagai strategi menggapai masa depan.

Direktur Jenderal Kebudayaan Hilmar Farid menyampaikan narasi pembukanya dengan menjelaskan tentang latar belakang dan konteks historis gerakan angkatan muda dalam upaya mendorong terjadinya proklamasi 17 Agustus 1945.

Hilmar juga mengatakan kegiatan ini bertujuan untuk menggali dan menyebarluaskan sejarah proklamasi kemerdekaan dan peran angkatan muda di dalamnya, menggali imajinasi kaum muda tentang realisasi visi bangsa Indonesia di masa depan, serta menggali peran angkatan muda dalam mengkontekskan dan mewujudkan visi Bangsa Indonesia.

"Tentunya saya sangat berharap ide ide cemerlang pada sore hari ini bisa bermunculan dan menjadi landasan dalam berbangsa dan bernegara kita untuk sampai di Indonesia 2045", ngkap Hilmar.

Selain itu Bupati Lebak dalam diskusinya menjelaskan sekilas tentang gambaran Kabupaten Lebak secara umum dan menyampaikan bahwa keberagaman budaya adalah modal sosial yang sangat berharga bagi seluruh warga dan Pemerintah Kabupaten Lebak untuk bersama-sama membangun kehidupan yang lebih baik di segala bidang.

"Kehidupan masyarakat ke depan diharapkan adanya perpaduan antara modernitas dan tradisional yang mengedepankan nilai-nilai luhur bangsa", ucap Bupati.

Bupati juga mengatakan ke depan Kabupaten Lebak akan mensinergikan seluruh kelompok masyarakat untuk menciptakan model pembangunan partisipatif dan demokratis, sehingga tercipta sebuah tatanan masyarakat yang memiliki solidaritas, toleran dan terbuka terhadap berbagai perubahan di masa depan.***

Laporan Kepala Biro Lebak: FARID PRANATA 
Editor: Redaksi INVESTIGASINEWS.CO