Camat Bungaraya, Soimin: 'Urus IMB Dulu Baru Bangun, Jangan Sebaliknya'

InvesBoleh diganti atau hapus

InvesBoleh diganti atau hapus

Iklan Semua Halaman | Masukkan kode iklan di sini. Direkomendasikan iklan ukuran 970px x 250px.

HU-KRIM

Camat Bungaraya, Soimin: 'Urus IMB Dulu Baru Bangun, Jangan Sebaliknya'

MEDIA DETIL 1
Rabu, 10 Juni 2020
INVESTIGASINEWS.CO 
SIAK. Camat Bungaraya Amin Soimin didampingi Kapolsek Bungaraya AKP Amarllulah beserta Satpol-PP Bungaraya datangi Pembangunan Kilang Padi  UD.Siak Subur Sejahtera di Dusun II, Kampung Temusai dalam rangka sosialisasi New Normal dan sekaligus menegaskan kepada pihak perusahaan untuk segera mengurus Izin Mendirikan Bangunan (IMB) dan sekaligus menghentikan aktifitasnya sampai dikeluarnya IMB.

Dalam kunjungan itu, pemilik UD.Siak Subur Sejahtera tidak ada ditempat , hanya ada  Koordinator Lapangan Tjien Yu atau yang sering dipanggil Pak Ken dengan beberapa kariawan yang terus melanjutkan pekerjaannya membangun kantor atau perumahan perusahaan.
  
Camat Bungaraya Amin Soimin dalam arahannya menyampaikan beberapa hal terkait new normal sekaligus terkait IMB perusahaan yang sampai saat ini belum dimiliki oleh perusahaan atau UD.Siak Subur Sejahtera, dengan suara yang keras dan tegas beliau menyampaikan kepada pemilik perusahaan agar segera mengurus IMB dan menghentikan aktifitasnya sampai IMB itu keluar.

"Saya meminta kepada pihak perusahaan agar bisa menaati pelaturan yang berlaku, jangan melanjutkan aktifitas ini kalau IMB nya belum dimiliki oleh pihak perusahaan. Silahkan bapak mengurus perizinan dulu, setelah IMB nya  keluar baru bapak boleh melanjutkan kegiatan ini," jelas Camat Bungaraya Amin Soimin kepada pihak perusahaan yang diwakili oleh Pak Ken, Selasa 09/06/2020.

Camat juga mengaku sangat prihatin, sekelas perusahaan atau UD kok tidak bisa mematuhi pelaturan pemerintah dalam hal memenuhi persyaratan untuk mendirikan bangunan.

"Sebenarnya kalau izinnya sudah keluar tentu pekerjaan ini tidak akan terkendala dan tentu tidak membuat resah masyarakat, karena berdasarkan pelaturan, urus dulu izinya baru membangun,bukan malah sebaliknya seperti ini," tegasnya.

Lebih lanjut Camat juga menegaskan kepada pihak perusahaan agar benar-benar mematuhi protokol kesehatan dengan menyediakan tempat cuci tangan dan sabun, wajib pakai masker dan lain-lainnya serta segera menyampaikan laporan baik kepada pemerintah kecamatan maupun kepada pemerintah kampung sudah sejauh mana proses pengurusan izin yang sudah dilakukan oleh pihak perusahaan

"Sekali lagi saya meminta pihak perusahaan agar dapat mematuhi peraturan, jangan malah melanggar peraturan yang sudah berlaku, karena kalau tetap dilanggar, bukan tidak mungkin pihak pemerintah akan membongkar pembangunan ini karena tak sesuai dengan IMB-nya," ungkapnya.

Sementara itu, salah satu Satpol-PP Bungaraya Muhd. Zulfachri juga menegaskan kepada pemilik perusahaan agar memahami aturan dalam mendirikan bangunan.

Menurutnya, bangunan pagar yang baru saja dibangun itu sudah menyalahi aturan, karena jarak dengan jalan besar sangat dekat sekali.

"Ini apa fungsi dari bangunan tembok yang menghalang itu? Kalau kita hitung (ukur) dari MJ, bangunan ini kena atau menyalahi aturan dan sangat menganggu", katanya sambil menunjukan pagar yang baru saja dibangun oleh pihak perusahaan didepan camat dan pihak perusahaan.

Pantauan wartawan dilapangan, pihak perusahaan yang diwakili oleh  Koordinator Lapangan Tjien Yu ketika diberikan arahan oleh camat dan Satpol-PP hanya diam saja sambil mengangguk-angguk kepala, tak sedikitpun memberikan sagahan atau perlawan dalam berbicara.

Pantauan wartawan, terlihat para karyawan tak gunakan masker dalam bekerja, dan sepertinya pihak perusahaan belum mengindahkan himbauan dan teguran dari pemerintah dan aparat setempat. Walau tak mengantongi IMB, mereka masih terus melanjutkan pekerjaannya bangun pagar, kantor dan perumahan karyawan.***Sugianto