Produksi Sampah di Kabupaten Belitung Timur Meningkat

InvesBoleh diganti atau hapus

InvesBoleh diganti atau hapus

Iklan Semua Halaman | Masukkan kode iklan di sini. Direkomendasikan iklan ukuran 970px x 250px.

HU-KRIM

Produksi Sampah di Kabupaten Belitung Timur Meningkat

Selasa, 03 Maret 2020

INVESTIGASINEWS.CO
BELTIM. Manggar. Selasa 03/03/2020. Setiap hari setidaknya volume sampah yang dihasilkan oleh Penduduk Kabupaten Belitung Timur mencapai 49.907,2 kilogram. Sampah mayoritas berasal dari rumah tangga dan unit usaha, baik organik maupun anorganik.       

Kepala Bidang Persampahan dan Peningkatan Kualitas Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Belitung Timur, Wahyudin mengatakan setidaknya setiap penduduk menghasilkan rata-rata 0,4 kilogram sampah setiap harinya.

“Pertahun sekitar 18.216,128 ton. Kalau dikonversi menjadi 55.200,387 meter kubik pertahun itu untuk tahun 2019,” kata Wahyudin saat dikonfirmasi media nasional INVESTIGASINEWS.CO di ruang kerjanya, Senin (02/03/2020).   

Jumlah itu meningkat dibanding tahun 2018 lalu yang hanya mencapai 49.631 kilogram perhari atau 18.155,315 ton pertahun. Terjadi peningkatan volume sampah sebesar 0,5 persen.   

“Peningkatan jumlah sampah karena adanya penambahan populasi. Yang otomatis membuat penanganan sampah juga meningkat,” ujar Mandor sapaan akrab Wahyudin.

Namun Mandor menekankan tidak semua sampah warga langsung dibawa ke TPA. Hanya 60 persen residu sampah yang diolah di TPA, mengingat sampah sebelumnya sudah dipilah di Tempat Penampungan Sementara (TPS) atau pun di Bank Sampah.

“Yang kita kelola atau masuk ke TPA 33.199,7 meter kubik per tahun. Dari jumlah itu yang kemudian masuk ke landfill hanya sekitar 33.124,4 meter kubik,” ungkap Mandor.

Mandor mengakui cukup terbantu dengan adanya TPS dan Bank Sampah, dengan begitu penanganan sampah oleh Dinas Lingkungan Hidup dapat lebih ringan. Sayangnya baru tiga desa di Kabupaten Beltim yang dapat menangani sampah dengan baik.

“Yang jalan TPS itu hanya di Desa Padang sama Desa Mempaya. Sedangkan Bank Sampah hanya di Desa Lalang Jaya. Mudah-mudahan nanti Bank Sampah di tempat lain dapat berjalan,” harap Mandor.***Mulyadi/Nur