Rokip, Anggota Dewan Siak Kunjungi Atlit PON Lempar Cakram Asal Bungaraya di RS Santa Maria Pekanbaru

InvesBoleh diganti atau hapus

InvesBoleh diganti atau hapus

Iklan Semua Halaman | Masukkan kode iklan di sini. Direkomendasikan iklan ukuran 970px x 250px.

HU-KRIM

Rokip, Anggota Dewan Siak Kunjungi Atlit PON Lempar Cakram Asal Bungaraya di RS Santa Maria Pekanbaru

Rabu, 12 Februari 2020


INVESTIGASINEWS.CO PEMKAB
SIAK. Rabu 12/02/2020. Merasa prehatin terhadap Reni Ariyanti, salah satu atlit Cabang Olehraga lempar cakra Binaan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) sebagai Pemusatan Latihan Daerah (Pelatda) untuk PON Riau yang menjadi korban laka lantas di Siak, Rokip anggota DPRD Siak, Komisi II melakukan kunjungan untuk memberikan semangat dan motivasi kepada Reni agar bisa tabah menjalani musibah ini.

Namun yang lebih ironis, ketika anggota dewan ini membesut Reni, ternyata biayanya sangat mahal hingga mencapai 90 juta, dan masih belum ada bantuan dari pihak manapun termasuk  Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI).

"Saya kemarin membesuk Reni, atlit PON asal Bungaraya yang sekarang lagi dirawat di Rumah Sakit Santa Maria kerena kecelakaan yang keadaanya sangat memprehatinkan. Akibat laka lantas itu, atlit terbaik kita ini terpaksa kehilangan kakinya dan patah tangannya yang sekarang mau dioperasi lagi", ungkap Rokip, kepada media nasional INVESTIGASINEWS.CO, Rabu 12/02/2020.

Menurut Rokip ketika membesuk atlit itu, ternyata biaya untuk operasi dan berobat dirumah sakit itu sangat mahal, hingga mencapai 90 juta lebih, dan sampai saat itu belum ada bantuan dari manapun untuk membayar biaya itu.

"Biayanya sangat mahal hingga 90 juta lebih, dan ternyata masih belum ada bantuan dari manapun khususnya dari Komite Olahraga  Nasional Indonesia. Untuk itu kami berharap dari pihak KONI baik Kabupaten, Propinsi ataupun Pusat agar dapat membantu atlit ini yang lagi terkena musibah", harapnya.

"Saya berharap, semoga adik kita yang berprestasi dan membawa nama baik daerah ini, bisa tabah dan mendapatkan bantuan dari dinas terkait maupun dari pihak-pihak tertentu agar beban mereka tidak terlalu berat, karena keluarga adik kita ini bisa dikatakan pas-pasan atau kurang mampu, yang sangat membutuhkan uluran tangan dari kita untuk biaya pengobatannya," harapnya

Sementara itu, Pihak KONI Kabupaten Siak yang ditwakili oleh Seketaris KONI Kabupaten Siak, Poniman, membesuk Reni Aryanti pada hari ini, Rabu 12/02/2020, menurut Poniman, Reni sekeluarga sangat membutuhkan bantuan untuk biaya pengobatannya.

"Kita hari ini sedang membesuk atlit kita yang sedang terkena musibah lakalantas di Siak beberapa hari yang lalu. Ternyata memang biayanya cukup besar untuk operasi dan pengobatan atlit kita ini, sehingga bantuan yang kita berikan ini secara bertahap, jadi KONI tidak menutup mata begitu saja," ungkapnya dengan tegas.

Menurut Poniman, selama ini pihak KONI Kabupaten Siak sudah menggalang dana untuk membantu atlitnya yang sedang terkena musibah dan masih dalam perawatan di RS. Santa Maria.

"Kita sampai hari ini masih menggalang dana untuk membantu atlit kita ini, dan bahkan dari cabang olahraga lain seperti Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Siak, juga ikut menggalang dana untuk meringankan beban atlit kita," tegasnya.

Poniman juga mengatakan bahwa,  bukan KONI Kabupaten saja yang memperhatikan atlitnya yang terkena musibah, tapi juga KONI Propinsi maupun pusat juga ikut membantu biaya pengobatan atlit ini.

"InsyaAllah, besok KONI Propinsi ataupun Pusat akan membesuk atlit kita ini, dan pastinya akan dibantu untuk biaya pengobatannya. Kita berharap semoga Reni bisa diberikan kesehatan dan selalu tabah dalam menjalani cobaan ini," pungkasnya.***Sugianto

Ket: Anggota DPRD Siak Rokip Besut Atlit cabor Lempar Cakram di RS Santa Maria