PT. Ivo Mas Tunggal Gelar Apel Siaga Api Tahun 2020

InvesBoleh diganti atau hapus

InvesBoleh diganti atau hapus

Iklan Semua Halaman | Masukkan kode iklan di sini. Direkomendasikan iklan ukuran 970px x 250px.

HU-KRIM

PT. Ivo Mas Tunggal Gelar Apel Siaga Api Tahun 2020

MEDIA DETIL 1
Kamis, 20 Februari 2020

Imvestigasinews.co
Kandis. Kamis 20/02/2020. Sosialisasi dan simulasi kebakaran hutan dan lahan PT.Ivo Mas Tunggal berkerja sama dengan Upika serta masyarakat peduli api Kecamatan Kandis Kabupaten Siak, Riau dilaksanakan di lapangan sepak bola Kampung Pencing Bekulo, Rabu pagi (19/02/2020).

Pada sambutan Kanit Sabara Iptu Edi Susanto SH mewakili Kapolsek Kandis mengatakan, bahwa ditahun 2020 semoga kedepannya tidak terjadi lagi kebakaran diwilayahnya.

"Kegiatan ini sudah menjadi wacana atau perencanaan dari pimpinan yang harus kita laksanakan kegiatan simulasi ini kepada kita semua diharapkan dapat bersemangat sekaligus mempererat silaturahmi didalam pergerakan pemadaman apabila nantinya ada ditemukan titik api yang harus diberantas jadi dengan demikian kami dari pihak Kepolisian mengucapkan banyak terima kasih kepada PT.Ivo Mas Tunggal dan juga kepada Pemerintah Pencing Bekulo selaku tuan rumah juga kepada rekan rekan masyarakat peduli api atas semangat dan partisipasinya," paparnya.

Sementara, Peltu AP. Pakpahan juga mewakili Danramil Kandis juga mengucapkan, terimakasihnya.

"Terima kasih atas waktu dan tempat yang diberikan kepada kita sehingga kita dapat melaksanakan kegiatan ini dalam rangka mengantisifasi api yang sampai detik ini yang menjadi momok khususnya diwilayah Kampung Pencing Bekulo. Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat marilah kita sama sama menjaga untuk menghindari perbuatan yang kurang bertanggung jawab melakukan suatu pembakaran dengan sengaja maupun tidak sengaja dan ini tidak terlepas dari kita semua bukan dari TNI maupun pihak Kepolisian maupun pihak Pemerintah dan Perusahaan intinya dari kita kekita kalau kita mau sehat dan aman marilah kita sama sama menjaga", ujarnya.

"Terima kasih kepada Pak Penghulu Kampung Pencing Bekulo yang telah menyediakan tempat untuk kegiatan ini dan juga Bapak penyelenggara Rc, Manager serta Staff maupun masyarakat peduli api yang telah besusah payah untuk membuat kegiatan ini sampai terlaksana semoga kegiatan ini bisa memberikan pengalaman bagi kita yang belum pernah melaksanakan hal semacam ini," ujarnya.

Menurut Regional Controler RC Kabupaten Siak Septianus Harianja beliau jelaskan, berdasarkan rapat koordinasi Nasional yang dilakukan di Jakarta pada 6 Februari 2020 terkaid dengan api yang pertama apabila ditemukan titik api sekecil apapun si suatu wilayah segera dipadamkan.

"Jangan sampai meluas sehingga sulit untuk dipadamkan itu yang pertama yang kedua penataan ekosistem gambut dalam kawasan hitrologi gambut jadi seperti yang disampaikan oleh Pak Danramil diwilayah Kampung Pencing Bekulo ini memang rentan tanah gambut", harapnya.

Jadi diharapkan Penghulu Kampung agar menyiapkan tempat untuk pembuatan embung karna ada hubungannya dengan mobilisasi alat kemudian melewati areal masyarakat lalu ada tanaman yang rusak lalu minta ganti rugi lantas bagaimana,itu yang kami hindari makanya butuh dukungan untuk mobilisasi nantinya oleh para Penghulu itu terkaid dengan hidrolit gambut karena percuma kita lakukan siaga api hari ini

Tetapi sebenarnya ada hal hal yang sebenarnya belum kita lakukan terkaid dengan peraturan itu sendiri dan yang ketiga carikan solusi yang permanen untuk pembakaran hutan dan lahan bermotif ekonomi seperti membuka kebun membuka ladang artinya kita bersama sama untuk mencarikan alternatif bagaimana caranya sehingga mereka tidak melakukan pembakaran lahan yang beralasan ekonomi supaya lebih jelas kita inprarisir apa yang kita lakukan terkaid dengan kegiatan yang mereka lakukan tersebut

"Yang keempat penegakkan hukum secara tegas agar memberikan efek jera bagi para pelaku jadi kemudian prekwensi patroli dan pemeriksaan dilapangan agar lebih ditingkatkan itu poin yang di sampaikan oleh Bapak Jokowi jadi yang terpenting bukan melakukan pemadaman tetapi bagaimana cara kita untuk mencegah supaya tidak terjadi kebakaran dengan adanya kegiatan simulasi hari ini sampai seterusnya Kampung Pencing Bekulo tidak ada lagi kebakaran ditempat ini," harapnya.***JM.Tampubolon