Acara Colorfull Festival 2020, Warga Komplain Banyak Sampah dan Lapangan Rusak

InvesBoleh diganti atau hapus

InvesBoleh diganti atau hapus

Iklan Semua Halaman | Masukkan kode iklan di sini. Direkomendasikan iklan ukuran 970px x 250px.

HU-KRIM

Acara Colorfull Festival 2020, Warga Komplain Banyak Sampah dan Lapangan Rusak

Sabtu, 29 Februari 2020

InvestigasiNews.co
Muara Enim. Sabtu 29/02/2020. Colorfull Festival, kali ini pada tahun 2020 Kabupaten Muara Enim laksanakan Colorfull Agro Ekspo, di lapangan Merdeka Muara Enim Kecamatan Muara Enim Kabupaten Muara Enim, Jumat 28/02/2020.

Acara tersebut dilaksanakan Rabu 26 Februari - Jumat 28 Februari 2020 untuk memperkenalkan Produk - produk unggulan Kabupaten Muara Enim, dalam rangka meningkatkan agrowisata dan agro budaya Kabupaten Muara Enim.

Acara ini dibuka oleh Gubernur Provinsi Sumatera Selatan H Herman Deru yang diwakilkan oleh Asisten 3 Pemerintah Sumsel Prof.Edwar, yang didampingi oleh Plt Bupati Muara Enim H Juarsah SH.

Leading Sektor pada kegiatan ini adalah Dinas Tanaman Pangan, Holtikultura dan Peternakan Kabupaten Muara Enim.

Namun dibalik acara yang meriah dan megah tersebut meninggalkan keluhan warga akibat sampah yang berserak dan Lapangan.

Sayang seribu kali sayang, lapangan Merdeka yang menjadi kebanggaan Masyarat Kabupaten Muara Enim meninggalkan luka yang mendalam.

Warga Kabupaten Muara Enim, Agus S, Agus Verianto, danu dan Karel saat duduk santai dipinggir lapangan tersebut mengatakan, sungguh sangat kecewa atas banyaknya dan berseraknya sampah-sampah di lapangan yang tidak ditangani dengan baik. Kenapa?

Lapangan tersebut bukan saja tempat menggelar acara even besar, namun sering dipakai juga untuk kegiatan - kegiatan masyarakat Kabupaten Muara Enim sendiri, baik untuk melaksanakan upacara, ajang pertandingan Sepak Bola dan latihan Sepak bola bagi remaja, pelajar dan warga kabupaten Muara Enim.

Mereka sebagi masyarakat Kabupaten Muara Enim mendukung penuh program Pemerintah Kabupaten Muara Enim dan intansi yang terkait dalam acara tersebut. Kegiatan tersebut bertujuan untuk memperkenalkan Produk - produk unggulan Kabupaten Muara Enim, namun pihak panitia atau intansi terkait terkesan tidak sigap dan siap atas permasalahan sampah.

"Salah satu bukti, lapangan Merdeka hancur, rusak dan di temukan sampah yang berserakan di tengah lapangan," keluh Agus S, Agus Verianto, danu dan Karel.

Mereka berharap kepada Pemerintah Kabupaten Muara Enim, khususnya Panitia dan intansi terkait agar kedepanya untuk lebih siap dan sigap mengatasi baik awal acara dan usai acara.

"Tolong diperhitungkan lagi yang lebih matang, banyak untung dari acara tersebut atau dampak dari acara tersebut," kata mereka yang kecewa.

Apalagi lapangan Merdeka ini rumput dan tanah, kalau untuk memperbaikinya butuh proses yang panjang, bukan hanya membalikan telapak tangan.

"Kami sebagai warga Kabupaten Muara Enim, agar Panitai penyenggara dan intansi terkait untuk bertanggung jawab atas rusak lapangan Merdeka ini ditambah lagi sampah berserakan," tegas mereka.

Pantauan awak media InvestigasiNews.co, acara pembukaan tersebut sangat meriah, tak tanggung - tanggung hadir pada acara ini Gubernur Sumsel yang diwakili oleh Prof Dr. H.M Edward Juliartha MM, Kajari Kabupaten Muara Enim, Dandim 0404 Muara Enim, Kapolres Muara Enim, Sekda Kabupaten Muara Enim, Kepala Kantor Imigrasi Muara Enim, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Muara Enim, Kepala Lapas Muara Enim, Kepala BNN kabupaten Muara Enim, Asisten 2 bidang ekonomi dan pembangunan serta ratusan peserta dari Kecamatan yang ada di Kabupaten Muara Enim.

Sampai saat ini media belum mendapat keterangan dari pihak terkait mengenai banyaknya sampah yang tidak tertangani dengan baik ini.***aji