GPEI Jawa Barat, Gelar Seminar bertema "Cara Mudah Export untuk Peningkatan Produk Jawa Barat Terobos Pasar Manca Negara"

InvesBoleh diganti atau hapus

InvesBoleh diganti atau hapus

Iklan Semua Halaman | Masukkan kode iklan di sini. Direkomendasikan iklan ukuran 970px x 250px.

HU-KRIM

GPEI Jawa Barat, Gelar Seminar bertema "Cara Mudah Export untuk Peningkatan Produk Jawa Barat Terobos Pasar Manca Negara"

MEDIA DETIL 1
Minggu, 22 Desember 2019

InvestigasiNews.co
Bandung. Ahad 22/12/2019. Dewan Pengurus Daerah Gabungan Perusahaan Ekspor Indonesia (GPEI) Provinsi Jawa barat mengadakan seminar yang bertempat d hotel sakti Bandung tanggal 21 Desember 2019.

Ketua Umum GPEI provinsi Jawa Barat, Fardah Sambera, SE.SH menyatakan salah satu terobosan program GPEI adalah UKM/ IKM Go ekspor, dengan target 11%.

“Untuk Ekspor UKM/ IKM perlu strategi dan upaya untuk meraih pasar global, karena kunci pertumbuhan indonesia, ada pada ekspor dan investasi,” kata Fardah.

Fardah, mengatakan pasar ekspor khususnya di Provinsi Jawa Barat sangat menjanjikan karena Provinsi Jawa Barat berada tepat berdekatan dengan wilayah ekspor

“Untuk meningkatkan nilai jual ekspor dalam menembus pasar global, kita harus dapat melakukan strategi salah satunya yaitu stimulus pertumbuhan perekonomian Indonesia tidak hanya diharapkan dari APBD melainkan juga peran fungsi ekspor dan investasilah yang perlu diterapkan,” ujarnya.

Karena itu Fardah mengajak kepada anggota GPEI untuk bisa meningkatkan nilai ekspor pada barang-barang yang bernilai tinggi dan bermanfaat bagi pengguna produk.

Menurut Fardah ada tiga hal yang perlu kita perhatikan dalam mendukung program ekspor suatu produk yaitu menurunkan tarif bahan baku dan barang modalIni lagi orang yang melaksanakan perjanjian perdagangan dan misi dagang; serta dapat mengoptimalkan penggunaan teknologi dan internet of things.

Sementara itu Ketua umum DPP GPEI, Khairul Mahalli menyampaikan bahwa setelah terbentuknya GPEI Jawa Barat mampu mencerdaskan para UMKM /IKM baik yang sudah berjalan atau yang masih baru karena tujuan kita mempermudah bukan mempersulit.

"Yang kedua kita memberdayakan semua potensi yang ada di Kabupaten Kota di Jawa barat, yang ke tiga memasarkan. Jadi kita ikut memasarkan produk, baik produk dalam negeri maupun produk luar negeri jadi kita juga ikut membantu memasarkan produknya ada sementara pasarnya tidak ada maka dari itu kita ikut juga membantu dalam hal pemasaran, dan yang ke empat mensejahterakan, bagaimana UMKM ini naik kelas kita akan adakan pelatihan pelatihan lanjutan yang melibatkan para pengusaha, akademisi dan perguruan tinggi" tandasnya.***fendy/@Reniagustina1933