DPRD Kepsul Pertanyakan Uang Mami Pegawai

InvesBoleh diganti atau hapus

InvesBoleh diganti atau hapus

Iklan Semua Halaman | Masukkan kode iklan di sini. Direkomendasikan iklan ukuran 970px x 250px.

HU-KRIM

DPRD Kepsul Pertanyakan Uang Mami Pegawai

MEDIA DETIL 1
Senin, 17 Juni 2019

INVESTIGASINEWS.CO
SANANA. Senin 17/06/2019. Uang Makan Minum (MAMI) pegawai di Kepulauan Sula dipertanyakan. Pasalnya, anggaran MAMI sebesar Rp.6 Miliar untuk kantin Pemerintah Daerah tidak sesuai dengan mekanisme yang disepakati oleh Badan Anggaran (Banggar).

Sehingga, Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul) melakukan inspeksi mendadak (idak) ke kantin tersebut pada Senin (17/6) untuk mengetahui MAMI pegawai.

Ketua Komisi II DPRD Kepsul Ilyas Jainahu usai dari sidak mengatakan, Kantin Pemda yang bertempat di sekitaran Desa Pohea sebagai MAMI pegawai, tidak sesuai dengan uang MAMI yang dianggarkan sekitar Rp.6 Miliar. Karena, pegawai di Kepsul tidak semuanya memakan di Kantin Pemda. 

"Yang makan di Kantin Pemda hanyalah pegawai yang berkantor di sekitaran Desa Pohea, sedangkan kantor diluar dari Desa harus memakai absen, dan kita sudah lihat tapi cuman sebagian kantor saja yang mengambil makanan, lain dari itu tidak mengambil makanan mereka," ucap Ilyas.

Lanjut dia, "Makanan yang di siapkan di Kantin Daerah tidak sesuai dengan keinginan pegawai. Begitu juga dengan Kantin yang selama ini tidak di lakukan renofasi. Setidaknya makanan itu harus kelas manusia lah, dan atap kantin juga bocor, berarti harus ada perhatian dari pemerintah," ungkapnya.

Ilyas mengaku, uang MAMI ini sebenarnya sudah di bahas oleh Banggar bahwa, anggaran tersebut lebih baik di uangkan ke pegawai. Sebab, ada warung makan yang di sekitaran Desa Pohea dan Desa lainnya, supaya uang tersebut di belikan langsung oleh pegawai. "Kalau itu kan lebih bagus supaya ekonomi masyarakat juga ada. Kalau cuman di fokuskan ke Kantin Pemda berarti keuntungannya tidak ada," tandasnya.

Anehnya lagi, dia mengatakan, waktu yang dianggarkan sudah terhitung dari Bulan Januari-Mei, namun belum di sediakan MAMI bagi pegawai. Pastinya, pegawai makan di luar. "Tapi anggaran itu di berikan ke pegawai atau tidak? Maka dari itu, kami akan memanggil Bagian Keuangan, Bagian Umum, dan Pengelolaan Kantin untuk  melakukan Rapat Dengar Pendapat (RDP), membahas terkait dengan hal ini," pungkasnya.***umasugi