Jembatan Diblokir Dengan Mobil, Warga Heboh dan Protes

InvesBoleh diganti atau hapus

InvesBoleh diganti atau hapus

Iklan Semua Halaman | Masukkan kode iklan di sini. Direkomendasikan iklan ukuran 970px x 250px.

HU-KRIM

Jembatan Diblokir Dengan Mobil, Warga Heboh dan Protes

Rabu, 02 Januari 2019
INVESTIGASINEWS.CO
PALI-SUMSEL. Jembatan penghubung Kabupaten PALI dan Kota Prabumulih yang terletak didesa Tanjung Dalam Kecamatan Tanah Abang Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) SUMSEL, ditutup mobil, akibatkan akses terblokir.

Jembatan yang merupakan akses penghubung tersebut ditutup dengan menggunakan satu Unit Mobil Truk.
salah satu warga masyarakat yang hendak melintas, Mulyadi KR, menduga perbuatan tersebut dipelopori kepala desa (kades) setempat.

"Memang benar saya di lokasi tadi siang sengaja ingin melintas tiba-tiba ada mobil truck terpalang di jembatan itu. Lalu saya bertanya kepada salah satu warga Desa Tanjung Dalam, kenapa mobil itu di palangin hingga menutupi  jembatan ini jawab nya, itu mobil pak Kades kata warga. Lalu saya kembali bertanya apa alasannya pak Kades perintahkan orang menutup jembatan, jawabnya alasan Pak Kades jembatan tersebut belum diresmikan. Kemudian saya jawab itu kan bukan urusan Pak Kades", ujar Mulyadi KR menirukan percakapannya dengan masyarakat di sekitar jembatan tersebut.

INVESTIGASINEWS.CO langsung lakukan mengkonfirmasi hal tersebut kepada Baharni, selaku Kepala Desa Tanjung Dalam, saat dikonfirmasi Baharni mengatakanbahwa ia tidak tahu.

"Ini bukti aku tidak ada di desa. Aku lagi di Kaliandak Lampung Selatan berkunjuk di tempat stunami sambil memberikan bantuan. Jadi Aku tidak tau masalah penutupan jembatan itu, yang tau dari semalam sudah dibuka. Tapi yang aku sesali, kenapa kamu tidak menghubungi aku, seharusnya kamu hubungi aku jadi aku bisa menyikapinya. Telpon dari masarakat yang merasa tergangu lewatnya tidak ada,  jadi aku tidak tau sama sekali." ujarnya dalam keterangan tertulis sambil mengirim video pendek kunjungannya di Lampung,

Baharni juga menambahkan jika mobil truk yang melintangi jalan tersebut miliknya, namun dirinya tidak mengetahui siapa yang memarkirkan mobil tersebut.

"Memang benar mobil aku itu, tapi aku tidak tau masyarakat yang ndudukkenye-(menaruhnya-red) di situ. Jembatan itu baru selesai hari sabtu tanggal 30 bulan 12 tahun 2018 dan belum diresmikan. Cuma walaupun itu belum diresmikan, dari hari  minggu kemaren sudah di buka sampai seterusnya walaupun belum di resmikan." sambungnya, Selasa malam 01/01/2019.

Guna menggali informasi lebih detail, INVESTIGASINEWS.CO mencoba mengkonfirmasi hal itu Ke Ir.Etty Murniaty Selaku Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga (DPU-BM)PALI, di No kontak 
0813-68XX-XXX7, namun hingga berita ini diterbitkan tidak ada jawaban.

Kekesalan masyarakat akan hal tersebut sampai sempat hingga diunggah oleh pengguna medsos (facebook) yang namanya minta disamarkan. Ia mengunggah 3 foto dan yang bertuliskan "KEPALA DESA, DESA TANJUNG DALAM PRINTAHKAN MASAYARAKATNYA KANDANGI JEMBATAN PENGHUBUNG KAB PALI PRABUMULIH. UNTUK MENGGIRING ORANG TETAP MENGGUNAKAN KETEK UNTUK MENYEBRANG. AGAR TETAP MEMBAYAR."

INVESTIGASINEWS.CO mencoba mengkomunikasikan hal tersebut dengan A Gani Ahcmad, selaku Kepala DPMD, PALI yang mengomandoi seluruh Kades Di PALI,

A, Gani Mengatakan, "Jembatan itu dibangun untuk kelancaran transportasi masyakat umum, jadi siapapun dapat melintasi jembatan tersebut. Kalau pun kepala desa melarang masyarakat menutup jembatan tersebut dengan alasan demikian saya kira tidak benar. Namun demikian perlu diteliti kembali kalau mungkin ada alasan lain karena kerusakan dari jembatan tersebut. Untuk itu saya menyarankan kiranya dinas terkait perlu melakukan survie terhadap jembatan tersebut agar mengetahui kebenarannya, terima kasih", terang A Gani.***md