INVESTIGASINEWS.CO
SIAK. Kebijakan dan kepiawaian dalam memimpin oleh para Kepala Bidang (Kabid) di Dinas Lingkungan Hidup (DLH) kembali menjadi sorotan. Hal ini terungkap kala pemberitaan melalui media ini dengan tudingan salah satu pihak dugaan adanya salah satu Kabid bermain mata dengan PT TKWL, selengkapnya di link
http://www.investigasinews.co/2018/04/ketua-pac-pp-jon-pangaribuan-dlh-siak.html?m=1
Dedi Susanto ST selaku Staf DLH yakni selaku Kabid Penataan, Penaatan dan Peningkatan Kapasitas Lingkungan Hidup dan Kehutanan pada awak media ini nyatakan keberatannya dan tidak terima jika dipojokan.
"Sudah jelas tim DLH turun dipimpin oleh bidang pengendalian pencemaran yakni Ardayani tapi kok saya yang disudutkan, dibilang main mata lagi dasarnya apa," ungkap Dedi Susanto ST.
Dedi Sutanto ST pada saat turlap diketahui bersama Ardayani yang juga menjabat sebagai Kabid Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Hidup di DLH Siak, yang hal ini juga diakui oleh Ardayani.
"Ya, kami sesama Kabid dan saat itu kami sama turun lapangan ke PT TKWL," ucap Arda.
Arda sendiri saat dikirimi link berita sebelumnya, sematkan ucapan Sip dan terimakasih. Tanpa menjelaskan lebih lanjut.
Dedi Sutanto ST atas berita sebelumnya juga nyatakan sudah masuk kategori pencemaran nama baik walau tidak ingin terlalu menanggapi dan pewarta media ini sudah menjelaskan bahwa pihak terkait memiliki hak jawab.
"Untuk saat ini, saya masih nggak terlalu nanggapin, entah kalau lain waktu, meskipun ini sudah masuk dalam ranah pencemaran nama baik saya. Saya heran lihat media sekarang, media zaman Now kayaknya," ujar Dedi pula.
Ketua PAC PP Kandis, Jon Pangaribuan sendiri saat dikonfirmasi terkait saling tuding dari para Kabid DLH Siak ini, merasakan kembali bahwa dugaan adanya saling bermain mata semakin menguat.
"Kenapa mesti kebakaran jenggot, ini ada apa?," ujarnya.
Lebih lanjut Jon Pangaribuan berharap agar kiranya DLH Siak dapat bertindak profesional.
"Ya kalau melanggar silahkan ditindak, jangan ada alibi alibi pembenaran apalah lagi saling menyalahkan toh mendapatkan jabatan juga dengan Sumpah. Apa mereka tak takut dan tak ingat akan sumpah jabatannya masing masing?," tambah Jon Pangaribuan.
PT TKWL sebelumnya diketahui dan dilaporkan membuang limbah ke anak sungai dan beberapa waktu lalu pihak DLH Siak sendiri telah melakukan kunjungan.***pendy
Most Popular
-
Foto: Diduga Larang Warga Hadiri Maulid Nabi, Ratusan Warga Bandar Kumbul Desak Pj Kades Mundur. INVESTIGASINEWS.CO | LABUHAN...
-
Foto: Proyek Rp27 Miliar Gedung PN Siak Disorot: APD K3 Kalah oleh Sandal Jepit? INVESTIGASINEWS.CO | SIAK – Proyek pembangunan...
-
Foto: HIPMMATIM Ende Rayakan Ulang Tahun ke-11. INVESTIGASINEWS.CO | Ende, Flores NTT – Himpunan Mahasiswa Manggarai Timur (...
-
INVESTIGASINEWS.CO Jepara – Aksi demo oleh warga masyarakat desa Sengonbugel, Kecamatan Mayong, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah ...
-
Foto: Bupati Anton Turun Langsung Cek Progres MPP Rohul: Pastikan Pekerjaan Berjalan, Pelayanan Publik Segera Terintegrasi. IN...
-
Foto: Kasus Penganiayaan di Labuan Bajo Naik Babak Baru, Puspom Ende Periksa Korban dan 2 Saksi. INVESTIGASI NEWS.CO | LABUAN BA...
-
Foto: MTQ XV Bungaraya Ditutup, Kampung Jayapura Raih Juara Umum. INVESTIGASINEWS.CO | SIAK — Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ)...
-
Foto: Sektor Perkebunan Jadi Penopang Ekonomi Rohul Dengan Luas Perkebunan Mencapai 500.000 Hektar. INVESTIGASINEWS.CO | Rohu...
-
Foto: Lapas Pasir Pangarayan Gelar Shalat Istisqa’ dan Doa Bersama, Perkuat Pembinaan Kepribadian dan Kepedulian Lingkungan. I...
-
Foto : Resbob tersangka ujaran kebencian Suku Sunda saat ditangkap Polisi di Kota Semarang. INVESTIGASINEWS.CO Jawa Barat - Al...
Video InvestigasiNews.co
https://www.youtube.com/@investigasinewsredaksi/featured
Video Terpopuler
https://www.youtube.com/@DwiPurwanto-kd4uf
Berita Terkini
Melon Golden dan Rock Melon Rp20 Ribu per Kg, Poktan Cilimus Mulya Sejahtera Beri Jaminan Penggantian
Foto: Melon Golden dan Rock Melon Rp20 Ribu per Kg, Poktan Cilimus Mulya Sejahtera Beri Jaminan Penggantian. LEBAK, INVESTIGAS...
Komentar