Foto: Melon Golden dan Rock Melon Rp20 Ribu per Kg, Poktan Cilimus Mulya Sejahtera Beri Jaminan Penggantian.
LEBAK, INVESTIGASINEWS.CO – Kelompok Tani (Poktan) Cilimus Mulya Sejahtera, Desa Prabu Gantungan, Kabupaten Lebak, menghadirkan buah Golden Melon dan Rock Melon dengan harga Rp20.000 per kilogram dalam Bazar Hari Tani Nasional (HTN) 2026 tingkat Kabupaten Lebak.
Pembina Poktan Cilimus Mulya Sejahtera, H. Agus R. Wisas, mengatakan keikutsertaan kelompoknya dalam bazar tersebut merupakan bentuk partisipasi sekaligus upaya memperkenalkan hasil budidaya melon kepada masyarakat, khususnya di Rangkasbitung.
“Poktan kami merupakan binaan langsung Kadin Provinsi Banten. Tahun ini kami ikut serta dalam bazar dengan membawa dua varietas unggulan hasil kebun kami, yakni Golden Melon dan Rock Melon. Kami jual dengan harga terjangkau, Rp20.000 per kilogram, untuk masyarakat Lebak, khususnya Rangkasbitung,” ujarnya saat ditemui di stan bazar.
Menurut Agus, harga yang ditawarkan dalam bazar tersebut lebih rendah dibandingkan kisaran harga pasar yang disebutnya dapat mencapai Rp27.000 hingga Rp50.000 per kilogram, bergantung pada varietas dan sistem budidaya, termasuk metode hidroponik maupun konvensional.
Ia menjelaskan, Golden Melon merupakan salah satu komoditas hortikultura yang memiliki potensi ekonomi. Dengan teknik budidaya yang tepat, melon jenis ini umumnya dapat dipanen sekitar 60–75 hari setelah tanam.
Agus juga memaparkan bahwa proses budidaya melon diawali dengan persiapan benih, penyemaian, hingga pemindahan bibit ke lahan setelah tumbuh beberapa helai daun. Menurutnya, tahapan budidaya yang baik menjadi salah satu faktor penting dalam menghasilkan buah berkualitas.
Selain menawarkan harga terjangkau, Agus menyatakan pihaknya memberikan jaminan penggantian bagi pembeli yang merasa buah melon yang dibeli kurang memuaskan.
“Jika buah melon yang dibeli masyarakat terbukti kurang memuaskan, silakan dibawa langsung ke stan kami. Nanti akan kami berikan kompensasi,” pungkasnya.
Kehadiran Poktan Cilimus Mulya Sejahtera dalam Bazar HTN 2026 diharapkan dapat memperkenalkan hasil pertanian lokal sekaligus membuka peluang pemasaran produk petani kepada masyarakat yang lebih luas.***f
(Farid/Kaperwil Banten)
Komentar