Foto: Puluhan Tahun Jalan Rusak di Sei Bingai Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Inisiatif Patungan Bangun Jalan.
INVESTIGASINEWS.CO
LANGKAT, SUMUT — Warga di sejumlah dusun di Kecamatan Sei Bingai, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, mengeluhkan kondisi jalan yang rusak parah dan disebut belum mendapat perbaikan secara menyeluruh dari pemerintah daerah, Rabu 12/08/2026.
Keluhan tersebut, menurut warga, telah disampaikan berulang kali selama puluhan tahun.
Jalan yang dikeluhkan warga antara lain berada di Dusun Buah Raja, Dusun Raja Berneh, serta wilayah Desa Belinteng. Warga berharap pemerintah daerah memberikan perhatian dan pembangunan infrastruktur yang merata di wilayah tersebut.
Menurut warga, kondisi jalan yang rusak telah mengganggu aktivitas sehari-hari, termasuk mobilitas anak-anak sekolah dan kegiatan perekonomian masyarakat.
“Pemerintah Kabupaten Langkat terkesan tutup mata dan telinga, walaupun kami sudah berulang kali menyampaikan kondisi jalan ini,” ujar salah seorang warga setempat, sebut saja Polan (nama asli minta disamarkan-red).
Karena merasa belum mendapatkan perhatian yang diharapkan, masyarakat kemudian berinisiatif memperbaiki sebagian jalan secara swadaya. Dana dikumpulkan dari rumah ke rumah, kemudian digunakan untuk memperbaiki dan mengecor jalan secara bergotong royong.
Dari hasil swadaya tersebut, warga mengaku telah berhasil memperbaiki jalan sepanjang sekitar dua kilometer. Namun, menurut mereka, masih terdapat sekitar empat kilometer jalan yang kondisinya rusak parah.
Selain menghambat aktivitas warga, kondisi jalan tersebut dinilai berdampak terhadap perekonomian masyarakat. Warga menyebut wilayah mereka merupakan salah satu daerah penghasil kelapa sawit, dengan hasil yang disebut mencapai ratusan ton setiap pekan.
Selain kelapa sawit, masyarakat juga menghasilkan komoditas perkebunan dan pertanian lainnya, seperti pinang, getah rambung, serta palawija.
Warga juga mengungkapkan bahwa kerusakan jalan tersebut telah beberapa kali menyebabkan kecelakaan. Anak-anak sekolah disebut menjadi salah satu kelompok yang rentan mengalami kecelakaan ketika melintasi jalan tersebut.
“Di jalan ini sudah sering terjadi kecelakaan, terutama anak-anak sekolah saat berangkat ke sekolah,” tambah Polan.
Keluhan warga lainnya semakin memuncak karena mereka merasa kondisi infrastruktur tersebut belum mencerminkan pemerataan pembangunan.
“Katanya Indonesia sudah 81 tahun merdeka, tetapi kami belum merasa merdeka karena masyarakat di sini terkesan belum mendapatkan keadilan dari pemerintah,” ujar seorang warga lainnya dengan nada haru.
Warga berharap kedatangan awak media yang melihat langsung kondisi jalan tersebut dapat menjadi perhatian bagi pemerintah.
Mereka meminta Bupati Langkat, Gubernur Sumatera Utara, dan pemerintah pusat mempertimbangkan penanganan terhadap kerusakan jalan yang selama ini mereka keluhkan.
Warga Kecamatan Sei Bingai berharap pemerintah segera memberikan perhatian terhadap kondisi jalan yang mereka sebut telah rusak selama puluhan tahun.
Selain menyangkut akses pendidikan dan mobilitas masyarakat, perbaikan jalan dinilai penting untuk mendukung aktivitas ekonomi warga yang bergantung pada sektor perkebunan dan pertanian.***h
Pengirim berita: Hermansyah
Komentar