Sulap Potensi Lokal Jadi Peluang Usaha, Mahasiswa KKNT GENTASKIN Latih Warga Nenowea Produksi Minyak Urut Tradisional

InvesBoleh diganti atau hapus

InvesBoleh diganti atau hapus

HU-KRIM


Sulap Potensi Lokal Jadi Peluang Usaha, Mahasiswa KKNT GENTASKIN Latih Warga Nenowea Produksi Minyak Urut Tradisional

Jumat, 31 Juli 2026
Foto: Sulap Potensi Lokal Jadi Peluang Usaha, Mahasiswa KKNT GENTASKIN Latih Warga Nenowea Produksi Minyak Urut Tradisional.

INVESTIGASINEWS.CO
Nenowea – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) GENTASKIN Desa Nenowea menggelar pelatihan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) berbasis potensi lokal di Aula Serba Guna Dusun Faobata, Kamis (30/7/2026).
 
Kegiatan ini bertujuan meningkatkan keterampilan masyarakat dalam mengolah hasil alam desa menjadi produk bernilai ekonomi, salah satunya minyak urut tradisional berbahan dasar kemiri, pala, dan jahe.

Pelatihan yang dimulai pukul 14.00 WITA tersebut diikuti masyarakat Dusun Faobata, khususnya ibu-ibu PKK, serta mendapat dukungan dari pemerintah desa. 

Program ini menjadi salah satu agenda unggulan KKNT GENTASKIN dalam mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui pemanfaatan potensi lokal.

Materi pelatihan disampaikan oleh mahasiswa bidang ekonomi, yakni Lesta Purnama Sari dari Universitas Flores (Uniflor) Ende, Ina Kewa dari Institut Filsafat dan Teknologi Kreatif (IFTK) Ledalero, serta Mensi dari Universitas Nusa Nipa (UNIPA) Maumere. 
Mereka memaparkan manfaat minyak urut berbahan alami, tahapan pengolahan, teknik produksi, hingga strategi sederhana mengembangkan produk menjadi usaha rumahan yang memiliki nilai jual.

Selain penyampaian materi, peserta juga mengikuti praktik langsung pembuatan minyak urut, mulai dari proses pengolahan bahan baku hingga menghasilkan produk siap pakai. Antusiasme peserta terlihat dari tingginya partisipasi dalam sesi diskusi maupun praktik.

Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi mahasiswa dari sejumlah perguruan tinggi, yakni Universitas Flores Ende, Universitas Katolik Indonesia Santu Paulus Ruteng, IFTK Ledalero, Universitas Nusa Nipa Maumere, Universitas Citra Bakti Ngada, STIPER Bajawa, dan Universitas Santa Ursula Ende. 

Sinergi lintas kampus tersebut diwujudkan melalui program pengabdian kepada masyarakat yang berorientasi pada pembangunan ekonomi desa.

Pelaksanaan program juga melibatkan Orang Muda Katolik (OMK) serta ibu-ibu PKK Dusun Faobata sebagai mitra dalam mendukung keberlanjutan pengembangan UMKM berbasis potensi lokal. 

Keterlibatan berbagai unsur masyarakat diharapkan dapat menjaga keberlangsungan program setelah masa pengabdian mahasiswa berakhir.

Melalui pelatihan ini, masyarakat diharapkan mampu memanfaatkan ketersediaan kemiri, pala, dan jahe di Desa Nenowea menjadi produk unggulan yang memiliki nilai tambah dan daya saing. 

Selain membuka peluang usaha baru, program ini juga diharapkan dapat berkontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat serta mendorong terwujudnya ekonomi desa yang mandiri dan berkelanjutan.***

Penulis: Lesta Purnama Sari
Program Studi Ekonomi Pembangunan, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Flores.

Most Popular

Video InvestigasiNews.co

https://www.youtube.com/@investigasinewsredaksi/featured

Video Terpopuler

https://www.youtube.com/@DwiPurwanto-kd4uf

Berita Terkini

Maintenance X-Ray 3D System Dilaksanakan, Lapas Pasir Pangarayan Pastikan Sarana Keamanan Tetap Prima

Foto: Maintenance X-Ray 3D System Dilaksanakan, Lapas Pasir Pangarayan Pastikan Sarana Keamanan Tetap Prima.  INVESTIGASINEWS.CO...