Realisasi PAD Kabupaten Lembata Triwulan I Meningkat

InvesBoleh diganti atau hapus

InvesBoleh diganti atau hapus

HU-KRIM


Realisasi PAD Kabupaten Lembata Triwulan I Meningkat

Kamis, 23 April 2026
Foto: Realisasi PAD Kabupaten Lembata Triwulan I Meningkat. 

INVESTIGASINEWS.CO
Lembata — Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Lembata hingga 17 April 2026 menunjukkan peningkatan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Hingga pertengahan April, PAD tercatat sebesar Rp5.901.420.453 atau 13,41 persen dari target Rp44 miliar.

Hal tersebut disampaikan Bupati Lembata, Kanis Tuaq, saat memimpin rapat evaluasi capaian realisasi PAD triwulan I tahun anggaran 2026 di ruang rapat Sekretariat Daerah, Senin (20/4/2026). 

Rapat tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Paskalis Ola Tapobali serta para pimpinan 30 organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lembata.

Dalam paparannya, bupati menjelaskan bahwa capaian tersebut menunjukkan tren positif dibandingkan periode yang sama tahun 2025. Pada tahun sebelumnya, realisasi PAD tercatat sebesar Rp5.640.763.646 atau 11,61 persen dari target Rp48.695.493.517.

Secara nominal, terjadi peningkatan sebesar Rp260.656.807 atau tumbuh 4,62 persen dibandingkan tahun lalu. Menurut Kanis Tuaq, meskipun target PAD tahun 2026 lebih rendah, peningkatan realisasi ini menjadi sinyal positif dalam upaya memperkuat kemandirian fiskal daerah.

Ia menegaskan pentingnya percepatan (akselerasi) program-program unggulan serta optimalisasi sumber-sumber PAD. 

“Keberhasilan program pemerintah tidak hanya diukur dari dokumentasi kegiatan, tetapi harus tercermin dalam data ekonomi yang riil dan dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujarnya.

Bupati juga meminta seluruh OPD, khususnya Dinas Pertanian dan Perikanan, untuk menyampaikan laporan rutin berbasis data terkait perkembangan ekonomi di sektor masing-masing. Selain itu, setiap OPD diminta segera menyusun rencana aksi konkret guna mencapai target PAD yang telah ditetapkan.

Dalam rapat tersebut, turut dibahas langkah optimalisasi sumber pendapatan melalui penggalian potensi baru, penguatan pengawasan dan evaluasi kinerja OPD, serta perbaikan fasilitas pendukung sektor peternakan. Bupati juga menyoroti kondisi kandang ruminansia kecil yang dinilai perlu segera dibenahi.

Pemerintah daerah berencana memulai pembelian ternak dari masyarakat pada awal Mei 2026, dengan tetap menyesuaikan hasil koordinasi teknis lanjutan sebagai bagian dari upaya mendukung penguatan ekonomi lokal.***(tvbw)

Most Popular

Video InvestigasiNews.co

https://www.youtube.com/@investigasinewsredaksi/featured

Video Terpopuler

https://www.youtube.com/@DwiPurwanto-kd4uf

Berita Terkini

Targetkan Penerimaan PBB-P2 Rp18 Miliar. Bupati Anton: "Semua Akan Kembali Ke Masyarakat Melalui Pembangunan, Kesehatan Dan Pendidikan"

Foto; Targetkan Penerimaan PBB-P2 Rp18 Miliar. Bupati Anton: "Semua Akan Kembali Ke Masyarakat Melalui Pembangunan, Kesehat...