Gerbang Kantor Bupati Langkat Jebol Didorong Massa Pendemo

InvesBoleh diganti atau hapus

InvesBoleh diganti atau hapus

HU-KRIM


Gerbang Kantor Bupati Langkat Jebol Didorong Massa Pendemo

Selasa, 21 April 2026
Foto: Gerbang Kantor Bupati Langkat Jebol Didorong Massa Pendemo. 

INVESTIGASINEWS.CO
Langkat — Aksi unjuk rasa ribuan warga korban banjir di Kabupaten Langkat, Provinsi Sumatera Utara, berujung ricuh pada Senin (20/4/2026). Massa yang memadati Kantor Bupati Langkat dilaporkan merobohkan gerbang utama setelah terjadi aksi saling dorong dengan aparat keamanan.

Massa pendemo yang diduga berasal dari Dusun Pantai Kadung, Ras Napal, dan Kodam Bawah di Desa Bukit Mas, Kecamatan Besitang, mendatangi kantor bupati untuk menyuarakan kekecewaan terkait penyaluran bantuan pascabencana banjir. 

Situasi memanas ketika warga berusaha menerobos masuk ke area kantor. Aparat keamanan yang berjaga tidak mampu membendung desakan massa yang jumlahnya lebih besar, hingga gerbang utama akhirnya jebol.

Dalam aksinya, warga menuntut keadilan dalam penyaluran bantuan stimulan dari pemerintah, khususnya bantuan dari Kementerian Sosial yang dinilai tidak merata. Sejumlah warga mengaku belum menerima bantuan, sementara sebagian lainnya telah mendapatkannya.
Salah seorang warga mengatakan bahwa dirinya hingga kini belum memperoleh bantuan. Ia menyebut kondisi tersebut tidak adil karena ada warga lain yang sudah menerima bantuan lebih dulu.

Sebelumnya, Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, sempat meninjau langsung wilayah terdampak banjir di Kabupaten Langkat beberapa bulan lalu.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Pemerintah Kabupaten Langkat terkait insiden tersebut maupun tuntutan warga.***hr

Most Popular

Video InvestigasiNews.co

https://www.youtube.com/@investigasinewsredaksi/featured

Video Terpopuler

https://www.youtube.com/@DwiPurwanto-kd4uf

Berita Terkini

Mahal Dibeli, Murah Manfaat: “Mesin Penyedot Sampah” Rp8,8 Miliar Diduga Jadi Monumen Kegagalan DLH Siak

Foto: Mahal Dibeli, Murah Manfaat: “Mesin Penyedot Sampah” Rp8,8 Miliar Diduga Jadi Monumen Kegagalan DLH Siak.  INVESTIGASINEWS...