Polbeng dan PHR Serahkan Tekhnologi Pengaduk Kompos kepada Kelompok Peternak Sapi Fajar Pagi Bathin Tongonong Pinggir

InvesBoleh diganti atau hapus

InvesBoleh diganti atau hapus

Iklan Semua Halaman | Masukkan kode iklan di sini. Direkomendasikan iklan ukuran 970px x 250px.

HU-KRIM


Polbeng dan PHR Serahkan Tekhnologi Pengaduk Kompos kepada Kelompok Peternak Sapi Fajar Pagi Bathin Tongonong Pinggir

Jumat, 26 Januari 2024
Foto: Polbeng dan PHR Serahkan Tekhnologi Pengaduk Kompos kepada Kelompok Peternak Sapi Fajar Pagi Bathin Tongonong Pinggir. 

INVESTIGASINEWS.CO
BENGKALIS - Tahun 2023 Polbeng dan Pertamina Hulu Rokan (PHR) melanjutkan Kerjasama di bidang Pemberdayaan Warga Tempatan Binaan PHR. Kali ini targetnya adalah kelompok Peternakan Sapi Fajar pagi Bathin Tongonong di Kecamatan Pinggir, Jum'at 26/01/2024.

Kegiatan pembinaan ini merupakan binaan lanjutan tahun ketiga dalam peternakan penggemukan sapi. Pendanaan dalam kegiatan ini merupakan kolaborasi antara Polbeng dan PHR. Dalam kegiatan ini Polbeng sebagai stakeholder dalam pembinaan peternak sapi kearah pengembangan pengolahan kotoran sapi menjadi pupuk.

Langkah pertama adalah dengan membuatkan satu unit alat teknologi tepat guna untuk pengaduk kotoran dan memberikan pelatihan pengolahan pengaduk kotoran dari narasumber binaan Bank Indonesia, Alex.

"Yang kita undang sebagai narasumber adalah pelaku usaha pembuat pupuk dari kotoran sapi yang sudah berpengalaman lebih kurang 5 tahun dalam pengolahan kotoran sapi. “kotoran sapi ini merupakan pupuk organic yang sangat bagus untuk tanaman apa saja, dan sangat mudah pengolahannya” ucap Alex. 

Pengolahan kotoran sapi ini dicampurkan dengan bahan organic lainnya seperti tanah dan sisa-sisa sayuran dengan takaran campuran 40% kotoran sapi dan 60% limbah organic lainnya. Setelah diaduk merata kemudian di fermentasi selama lebih kurang satu minggu menggunakan campuran cairan M11 sebagai bakteri pengurai.

Dalam kesempatan ini pelatihan penggunaan alat juga diberikan kepada peternak dan perawatan mesin agar dalam penggunaan alat sesuai dengan SOP yang sudah ditetapkan. 
"Kami bersyukur sekali telah diberikan teknologi dan pelatihan pengolahan kotoran sapi ini menjadi pupuk, kami berharap ini bisa menjadi tambahan penghasilan bagi kelompok peternak kami", ungkap Rahmat.***robi

Most Popular

Video InvestigasiNews.co

https://www.youtube.com/@investigasinewsredaksi/featured

Video Terpopuler

https://www.youtube.com/@DwiPurwanto-kd4uf

Berita Terkini

Caleg Terpilih Partai Gerindra Terduga Politik Uang, Siap Tempuh Jalur Hukum

Foto: Caleg Terpilih Partai Gerindra Terduga Politik Uang, Siap Tempuh Jalur Hukum.  INVESTIGASINEWS.CO Manado - Buntut dari pen...